Perkebunan Teh Gunung Rosa

Oleh: Deuis Raniarti Dalam rangkaian perjalanan Momotoran Gunung Padang hari Minggu lalu, kami menyempatkan pula mampir ke beberapa tempat yang sebelumnya cukup jarang dikunjungi oleh Komunitas Aleut, salah satunya adalah Perkebunan dan Pabrik Teh Gunung Rosa. Jarak sekitar 6 kilometer dari Gunung Padang ke Pabrik Teh Gunung Rosa kami tempuh santai dalam waktu 40 menit. … Lanjutkan membaca Perkebunan Teh Gunung Rosa

Mengenal Bangunan-bangunan Cagar Budaya Kota Bandung bersama Komunitas Aleut dan Disbudpar Kota Bandung.

Oleh : Taurina Putri Ayumi Komunitas Aleut  merupakan komunitas apresiasi wisata dan sejarah di kota Bandung yang berdiri sejak 20 Mei 2006. Tujuan didirikan Komunitas Aleut adalah menyebarkan pengetahuan sejarah dan meningkatkan pariwisata Bandung. Komunitas ini hadir karena saat ini sejarah masih sering dipandang sebagai suatu hal yang membosankan, akibatnya masih banyak masyarakat yang belum … Lanjutkan membaca Mengenal Bangunan-bangunan Cagar Budaya Kota Bandung bersama Komunitas Aleut dan Disbudpar Kota Bandung.

Menelusuri Jejak KAR Bosscha (Edisi momotoran)

Oleh: Nurul Menelusuri berbagai tempat sejarah selalu menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan. Kita seperti bisa menyaksikan bagaimana suatu tempat berproses menjadi tempat yang bisa kita lihat sekarang. Cerita, perjuangan, pengorbanan, hingga akhir hayat tokoh tersebut seolah-olah seperti sebuah film yang diputar kembali. Hari itu, tanggal 15 April 2022, saya memutuskan untuk menghabiskan akhir pekan di … Lanjutkan membaca Menelusuri Jejak KAR Bosscha (Edisi momotoran)

Menapaki Jejak Van Oort dan Muller

Ditulis oleh: Annisa Almunfahannah Minggu, 06 Februari 2022. Cuaca cukup cerah ketika kita berangkat dari Sekre Komunitas Aleut. Matahari pagi memberikan rasa hangat kepada kami dalam perjalanan menuju Cililin. Agenda kami hari itu adalah untuk menghadiri pernikahan salah satu rekan Komunitas Aleut yang berlokasi di Kelurahan Bongas, Cililin. Tapi, tentu saja kita tidak melewatkan kesempatan … Lanjutkan membaca Menapaki Jejak Van Oort dan Muller

Daftar Nama Jalan di Kota Bandung Dulu dan Sekarang Bagian 1 (A-M)

DAFTAR NAMA JALAN DI KOTA BANDUNG DULU DAN SEKARANG Nama Lama (Oude Naam)Nama Baru (Nieuwe Naam) A A. B. C. StraatA. B. C. Straat, verlengdeAcht KooienlaanAjoediawegAksanwegAlaniwegAloon2 OostAltman, GangAmbonstraatAmhertsialaanAnanaslaanAngandarawegAngsanalaanAntennestraatArdjoenawegAstanaanjarwegAstinawegAtelierlaanAtjehstraatJl. A.B.C.Jl. A.B.C.Jl. NeglasariJl. AyudiaJl. AksanJl. AlaniAlun-Alun TimurGg. JakinJl. AmbonJl. KarangarumJl. NanasGg. AngandaraJl. SirnagalihJl. TasikmalayaJl. ArjunaJl. AstanaanyarJl. AstinaJl. BengkelJl. Aceh B Babakan TjiamisBabatanwegBalistraatBalonggedewegBandastraatBandjaranwegBangkastraatBantjeujwegBaratawegBarendszstraatBaroswegBaweanwegBazelweg, deBeatrix BoulevardBengawanlaanBerg en DalsewegBerlagewegBernhardlaanBilderdijkstraatBilitonstraatBlanakstraatBlimbinglaanBoeahbatoewegBoekitdjarianwegBoekit ToenggoellaanBoengoerlaanBoengsoewegBoerangrangwegBoissevainwegBorgerwegBorneostraatBorromeuslaanBoschlaanBosschaboulevardBougainvillelaanBothstraatBoumanlaanBrabantiastraatBragawegBrantasstraatBroeckeweg, … Lanjutkan membaca Daftar Nama Jalan di Kota Bandung Dulu dan Sekarang Bagian 1 (A-M)

Catatan Momotoran Tendjonagara

Ditulis oleh: Inas Qori Aina Momotoran Tendjonagara ini menjadi perjalanan kami berikutnya setelah beberapa minggu lalu perjalanan kami terhenti sampai di Pabuntelan. Berbekal informasi dari buku Pak E. Suhardi Ekadjati yang berjudul “Ceritera Dipati Ukur; Karya Sastra Sejarah Sunda” dan informasi tambahan dari sebuah channel Youtube yang membahas sejarah Cirebon Girang dan Pabuntelan, maka kami … Lanjutkan membaca Catatan Momotoran Tendjonagara

Mengunjungi Jejak Dipati Ukur di Tenjonagara

Ditulis oleh: Aditya Wijaya (@adityanism) Jalan menuju Curug Roda. Foto: Deuis Raniarti Catatan ini merupakan lanjutan rangkaian tapak tilas dan kunjungan lapangan menemui jejak tokoh-tokoh sejarah Bandung. Untuk perjalanan hari ini, 29 Januari 2022, kami beri judul “Momotoran Tendjonagara.” Tenjonagara adalah nama administratif sebuah desa untuk semua kawasan yang kami kunjungi hari ini. Singkatnya, pagi … Lanjutkan membaca Mengunjungi Jejak Dipati Ukur di Tenjonagara

Keadaan Pabuntelan Sekarang (Jejak Dipati Ukur)

Ditulis oleh: Deuis Raniarti Belakangan ini di grup whatsApp kami agak banyak membahas tokoh Dipati Ukur dan berbagai tinggalannya, terutama beberapa nama tempat yang tertulis di buku Ceritera Dipati Ukur karya E. Suhardi Ekajati (1982). Salah satu nama tempat yang cukup penting adalah Pabuntelan yang disebut sebagai ibu kota Tatar Ukur, namun tak banyak orang … Lanjutkan membaca Keadaan Pabuntelan Sekarang (Jejak Dipati Ukur)

Mengunjungi Jejak Dipati Ukur – Episode Kesekian

Dalam obrolan sehari-hari di Komunitas Aleut ada banyak sekali topik yang dibahas berulang-ulang, seakan tidak pernah ada habisnya. Selain soal sejarah Bandung secara umum, biasanya juga tentang permuseuman, percagarbudayaan, kampung-kampung, kuliner tempo dulu, atau tokoh-tokoh masa lalu, baik dari kalangan pribumi ataupun bangsa lain. Salah satu yang sangat sering dibicarakan adalah tokoh Dipati Ukur. Kebetulan … Lanjutkan membaca Mengunjungi Jejak Dipati Ukur – Episode Kesekian

Catatan Perjalanan Ngaleut Bojongsoang (2)

Ditulis oleh: Inas Qori Aina Lokasi Ngaleut kami berikutnya adalah Makam Luluhur Bupati Bandung yang ada di Dayeuhkolot. Sebelum lanjut, MagLex mengusulkan supaya kami mampir dulu ke rumah salah satu keturunan H. Rahmat Adam yang terletak tidak jauh dari komplek pemakaman. Kawan-kawan Aleut angkatan lama memang sebelumnya sudah pernah mampir untuk bersilaturahmi ke rumah ini … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan Ngaleut Bojongsoang (2)

Catatan Perjalanan Ngaleut Bojongsoang (1)

Ditulis oleh: Inas Qori Aina Sabtu pagi yang cukup cerah untuk mengawali Ngaleut kali ini. Tidak seperti Ngaleut biasanya yang dimulai dari mulai pukul tujuh, pada Ngaleut Bojongsoang, saya dan beberapa kawan Aleut berangkat dari sekretariat Komunitas Aleut pukul sepuluh kurang sebelas menit. Kami berangkat agak siang karena rute serta tempat yang akan kami singgahi … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan Ngaleut Bojongsoang (1)

Mausoleum Keluarga Ursone: Orate Pro Nobis – Doakanlah Kami

Ditulis oleh: Deuis Raniarti Rumah Keluarga Ursone di Lembang. Foto: Reza Khoerul Iman Minggu lalu saya dan teman-teman mengunjungi bekas rumah tinggal keluarga Ursone di Jalan Baruajak, Lembang. Sedikit flashback ke tulisan saya sebelumnya yang berjudul Momotoran Lembang, kami mengunjungi rumah ini setelah Ngaleut ke beberapa tempat di kawasan Lembang. Rumah ini tampak bagus dan … Lanjutkan membaca Mausoleum Keluarga Ursone: Orate Pro Nobis – Doakanlah Kami

Momotoran Gas Tipis ke Lembang

Ditulis oleh: Deuis Raniarti Agenda Momotoran Komunitas Aleut kali ini dibuka untuk umum, namun pesertanya dibatasi. Temanya Momotoran Lembang dan sekitarnya, jadi di kawasan dekat-dekat saja. Poster diposting tiga hari sebelum hari H dan ada google form yang harus diisi oleh peserta yang mendaftar, dengan catatan: “Apabila mendadak tidak dapat hadir, sila konfirmasi maksimal H-1 … Lanjutkan membaca Momotoran Gas Tipis ke Lembang

Ngaleut 90 Tahun Makam Pandu: 1932-2022

Ditulis oleh: Aditya Wijaya (@adityanism) Para peserta Ngaleut di depan gerbang Ereveld Pandu. Foto: Deuis Raniarti Hari Kamis 13 Januari 2022, Komunitas Aleut mengadakan kegiatan Ngaleut Makam Pandu. Ngaleut ini dihadiri oleh sepuluh peserta dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Ngaleut dimulai pukul 09.30 pagi dengan Mang Alex menjelaskan latar belakang berdirinya Makam Pandu, dilanjut … Lanjutkan membaca Ngaleut 90 Tahun Makam Pandu: 1932-2022

Ngaleut Cidadap: Mata Air di Kota Bandung Kini (2)

Ditulis oleh: Aditya Wijaya Penampungan air di Setiabudhi tahun 1920. Foto: Leiden University Tulisan ini adalah lanjutan dari bagian pertama Ngaleut Cidadap: Mata Air di Kota Bandung Kini (1). Bagian pertama adalah rangkaian perjalanan dan cerita saat mengunjungi Gedong Cai Cidadap dan Gedong Cai Tjibadak, sedangkan pada bagian ini saya ingin bercerita ketika kami mengunjungi … Lanjutkan membaca Ngaleut Cidadap: Mata Air di Kota Bandung Kini (2)