Merindukan Bulan Puasa di Kampung Gombong

Aku lahir dan besar di sebuah kampung bernama Gombong, salah satu kampung padat penduduk di Kabupaten Cianjur. Selepas lulus sekolah setingkat menengas atas, aku pindah ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yakni universitas. Selama hidup di perantauan banyak cerita yang aku rindukan tentang suasana kampung, terlebih di moment ramadan seperti sekarang. Rindu itu semakin menjadi, apalagi pada tahun ini satu bulan puasa aku habiskan di perantauan, keinginan untuk mudik terpaksa aku pendam karena situasi yang tidak memungkinkan akibat pandemi Covid-19.

Semasa aku masih kecil ada kebiasaan yang sering dilakukan ketika ramadan, yakni kami lebih sering bermain bersama dengan teman-teman. Selepas sahur dan sholat subuh berjamaah, biasanya aku beserta teman Baca lebih lanjut

Ngabuburit Keur Mangsa Kuring Alit

Keur kuring mah Bandung teh bali geusan ngajadi. Sanajan Bapa urang wetan, kuring mah ti mangsa keur jadi bali keneh na jero beuteung Indung tug nepi ka danget bisa kasebut tara incah ti Bandung. Nya jamak we atuh lamun kuring rek nabeuh maneh nyebutkeun yen kuring teh urang kota Bandung. Enya Bandung teh kota, apan katelahna oge ibu kota Priangan. Tapi da naha keur leutik mah rarasaan teh kuring mah urang kampung we bau lisung.

Sanajan cicing di komplek tapi da meunang kasebut aya di pasisian kota Bandung. Cijerah teh ayana di Bandung beh kulon, ngaran kacamatan na oge apan Bandung Kulon. Ti Alun-alun nu jadi puseur dayeuh Bandung kurang leuwih genep setengah kilo nepi ka buruan imah teh. Gampang we saenyana mah neang jalan ka Cijerah teh. Moal matak sasab. Ti Alun-alun tuturkeun we jalan gede nu katelah Jl. Asia-Afrika. Baheula mah saacan Konprensi Asia-Afrika taun 1955 ngaran jalan ieu teh Jalan Raya Barat bagian tina Jalan Raya Pos. Baca lebih lanjut

Gunung Mandalawangi dan Pesona Tersembunyinya

Dibandingkan Gunung Manglayang, Gunung Puntang, atau sederet nama gunung kondang lainnya, Gunung Mandalawangi tidaklah terlalu dikenal orang. Gunung yang menjulang di perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut ini sebenarnya memiliki cerita-cerita yang jarang diketahui, utamanya terkait pesona magisnya. Setidaknya itu yang saya baca dari sumber-sumber di dunia maya. Baca lebih lanjut

Kisah Dua Rumah di Cimahi & Kiprah Penghuninya

Kisah Dua Rumah di Cimahi

Cerita ini saya mulai dari salah seorang kawan SMA saya yang namanya diawali dengan huruf R. Mudah menduga huruf tersebut menandakan gelar dari kalangan bangsawan. Kadang kawan-kawan SMA dulu berkelakar menyebut huruf R itu kependekan dari Rojali. Nah R ini beberapa waktu lalu, di grup whatsapp SMA, bercerita tentang latar belakang keluarganya. Dalam ceritanya terselip kisah sebuah rumah yang bersejarah.

Menak Sumedang

Kakek Buyut kawan saya ini adalah seorang Patih Sumedang, namanya Hardjawinata. Hardjawinata memiliki banyak anak, dua di antaranya adalah Rangga Hardjadibrata dan Hardjakusumah. Baca lebih lanjut

Urban Legend, Kisah yang Tak Terlupakan

Oleh: Aozora Dee (@aozora_dee)

Manusia selalu punya rasa ingin tahu yang besar terhadap sesuatu yang tidak tampak.

Itulah kesan yang saya dapatkan dari perjalanan “Tour Urban Legend” bersama teman-teman Komunitas Aleut dan mooibandoeng. Hal-hal berbau mistis memang menarik. Tapi motivasi saya untuk ikut jalan-jalan malam Baca lebih lanjut

Melihat Stasiun Baru, Pasir Jengkol dan Wanaraja

Proyek pembangunan reaktivasi jalur Cibatu Garut mulai mendekati tahap akhir. Semua rel di antara dua kota yang berjarak 19 km itu sudah terpasang sempurna. Beberapa kali, rel di jalur ini sudah bisa dilalui oleh plasser, lokomotif tunggal, dan Kereta Inspeksi 3 yang membawa Direktur PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI) Baca lebih lanjut

Menapaki Kenangan Bersama Aleut dan Pidi Baiq

Oleh: Aozora Dee (@aozora_dee)

“Kok nyeri ya bacanya”

Seorang kawan meninggalkan sebuah komentar di unggahan di Instagram saya. Sebuah penggalan tulisan dari novel karya Pidi Baiq.

Dia yang ada di dalam hatiku maka itu adalah keabdian. Meskipun dia pergi, kenangan tidak akan pernah benar-benar meninggalkan”.

Itu kalimat yang saya unggah pada Instagram saya beberapa hari yang lalu. Saya membayangkan bagaimana rasanya mempunyai ingatan Baca lebih lanjut