Jalan-jalan Aleut: 124 tahun Biofarma

Oleh:  Nurul Wachdiyyah Jumat 7 Maret saya bergabung dengan komunitas Aleut. Ini komunitas sejarah, kerjaannya jalan-jalan mendatangi tempat bersejarah. Kadang-kadang gak jalan-jalan melulu, tapi juga berkumpul di satu tempat dan bedah buku juga atau bedah musik. Nah jumat lalu, jam 2 siang, kami diijinkan masuk ke gedung Biofarma. Buat yang bingung ngapain ke gedung Biofarma, kami … Lanjutkan membaca Jalan-jalan Aleut: 124 tahun Biofarma

Komunitas Aleut, mengenalkan Bandung lewat jelajah jalan kaki

Merdeka.com | Reporter : Andrian Salam Wiyono | Sabtu, 11 Januari 2014 16:01   Merdeka.com - Bandung dari masa ke masa bergerak begitu dinamis. Kota yang disebut nyaman, aman dan harmonis bisa menjadi bom waktu jika pertumbuhan penduduk tak mampu dibendung.   Sebagai ibu kota Jawa Barat, secara ideal kota ini harusnya hanya ditinggali 500 … Lanjutkan membaca Komunitas Aleut, mengenalkan Bandung lewat jelajah jalan kaki

Jejak Masa Lalu “Yang Terlupakan”

Oleh: Wisnu Setialengkana (@naminawisnu) Ironis. Satu kata yang terucap bila melihat tempat ini. Tempat yang merupakan situs sejarah. Salah satu jejak masa lalu 'yang terlupakan" Mungkin masih banyak yang tidak tahu mengenai bangunan di foto yang ada diatas itu. Yakin tidak mengetahuinya ? Ironis. Kembali harus saya ucapkan bila tidak mengetahuinya. Terlebih bila orang Bandung. … Lanjutkan membaca Jejak Masa Lalu “Yang Terlupakan”

Menggali Sejarah Perkembangan Kota dari Permakaman di Kota Bandung

Oleh: Ariyono Wahyu Permakaman merupakan salah satu fasilitas/perlengkapan sebuah kota yang penting. Bila mereka yang hidup membutuhkan kompleks permukiman sebagai tempat tinggal untuk bernaung, maka mereka yang telah “berpulang ke keabadian” juga membutuhkan tempat untuk move on menuju kehidupan selanjutnya. Ternyata, melalui permakaman, kita juga dapat menggali sejarah perkembangan sebuah kota. Berikut ini adalah cerita … Lanjutkan membaca Menggali Sejarah Perkembangan Kota dari Permakaman di Kota Bandung

Bandungers in Yogya : Bagian 2

Oleh : R.Indra Pratama (@omindrapratama) Dari Pakualaman, saya lanjut jalan untuk mengeksplorasi daerah Bintaran. Daerah ini terkenal dengan arsitektur indis-Jawa yang khas. Kawasan Bintaran merupakan kawasan hunian alternatif bagi orang Belanda yang menetap di Yogyakarta. Merupakan perluasan dari kawasan hunian di Malioboro. Nama Bintaran dikenal karena kawasan ini adalah tempat berdirinya Ndalem Mandara Giri, kediaman … Lanjutkan membaca Bandungers in Yogya : Bagian 2

Bandungers in Yogya : bagian 1

Oleh : R.Indra Pratama (@omindrapratama) Sebagai mantan social scientist, saya benar-benar benci dengan sistem feodal yang sedikit banyak masih berlaku di Yogyakarta. Tapi di cabang lain lidah saya, sedikit keterjebakan Yogyakarta di masa lalu ini menjadikan kondisi yang lebih kondusif bagi banyak artefak masa lalu di daerah ini (Yogyakarta kota maupun DIY). 2009 merupakan perjalanan … Lanjutkan membaca Bandungers in Yogya : bagian 1

Ngaleut Inhofftank, 01.12.13

Oleh: Ridwan Hutagalung Minggu, 1 Desember 2013, adalah hari yang cukup istimewa. Hari ini kami akan berkenalan dengan satu kawasan di bagian selatan Bandung, yaitu Inhoftank. Walaupun cukup sering melewati kawasan ini dalam berbagai kesempatan, tetapi mengunjunginya secara khusus belum pernah dilakukan. Lagipula sering terpikir, apa perlunya berkunjung ke tempat ini selain karena namanya yang … Lanjutkan membaca Ngaleut Inhofftank, 01.12.13

Ngaleut Ci Kapayang 10.11.13

Oleh: Ridwan Hutagalung RAA Martanagara (1845-1926) adalah Bupati Bandung periode 1893-1918. Karena bukan berasal dari trah Bandung, maka ia mendapat julukan Dalem Panyelang. 27 Juni 1893, seorang Patih yang bertugas di Afdeling Sukapura Kolot diangkat menjadi Bupati Bandung yang kesepuluh, Raden Adipati Aria Martanagara. Ia menggantikan Bupati Bandung kesembilan, Raden Adipati Kusumadilaga, yang wafat dua … Lanjutkan membaca Ngaleut Ci Kapayang 10.11.13

Menyusuri Houtmanstraat

Oleh : Indra Rha “Houtmanstraat ?” Mendengar kata tersebut saya diliputi rasa penasaran. Di mana kawasan itu? Pengumuman @KomunitasAleut menyebutkan akan menjelajah sudut kota dengan nama Houtmanstraat pada hari Minggu, 24 November 2013. Pagi-pagi saat udara terasa segar dan cerah, saya sudah siap di lokasi berkumpul yang ditentukan, yaitu di halaman PUSDAI. Seperti pada kegiatan-kegiatan … Lanjutkan membaca Menyusuri Houtmanstraat

Catatan Ngaleut Inhofftank, 1 Desember 2013

Oleh: Vecco Suryahadi Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke. Pepatah Sunda di atas tetap terpatri dalam pikiran setiap kali mengikuti kegiatan @KomunitasAleut: “Ada masa lalu, ada masa kini, tidak ada masa lalu maka tidak ada pula masa kini.” Pukul 07:30, kami sudah berkumpul di depan Museum Sribaduga untuk melaksanakan kegiatan ngaleut … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut Inhofftank, 1 Desember 2013

Jalan Inhofftank dan Instalasi Pengolahan Air Limbah Satu Abad yang Lalu

Oleh : Indra Rha Berikut ini catatan dari kunjungan saya bersama @KomunitasAleut ke kawasan Inhofftank pada hari Minggu, 1 Desember 2013. Menurut catatan kami tidak ada nama Jalan Inhofftank  di kota lain selain Bandung, tentu saja hal ini ada riwayatnya, nah kegiatan Aleut! hari ini mencoba mencari riwayat penamaan jalan Inhofftank. Jalan Inhofftank terletak tak … Lanjutkan membaca Jalan Inhofftank dan Instalasi Pengolahan Air Limbah Satu Abad yang Lalu

Kenal Kanal Cikapayang

@A13Xtriple Hari Minggu, 10 November 2013, bertepatan dengan Hari Pahlawan, @KomunitasAleut mengadakan “Ngaleut Kanal Cikapayang”. Mungkin ini sebagai apresiasi dari para penggiat @KomunitasAleut bagi pahlawan lokal Bandung, Raden Adipati Aria Martanagara. Walaupun hanya bersifat lokal, Bupati Martanagara memiliki banyak jasa bagi kemajuan kabupaten yang dipimpinnya. Kabupaten yang menjadi Kota Bandung kini, sedikit banyak masih merasakan … Lanjutkan membaca Kenal Kanal Cikapayang

#ngaleutjkt : Sebuah Cerita di Sisi Timur Gambir

Oleh : Anggi Aldila (@anggicau) Sekitar pukul 7.40 saya sudah duduk manis nunggu teman - teman dari @komunitasaleut yang bekerja di Jakarta. Satu demi satu teman yang memang sudah lama pengen ngerasain ngaleut di Jakarta sudah mulai berdatangan di meeting point, sebuah restoran cepat saji di kawasan Tugu Tani Jakarta. Teman yang paling jauh dateng … Lanjutkan membaca #ngaleutjkt : Sebuah Cerita di Sisi Timur Gambir

Si Cantik, Dago 141

Oleh: Hani Septia Rahmi (@tiarahmi) dan Atria Dewi Sartika (@atriasartika) “Perlu keberanian besar untuk menemukan sebuah keberuntungan kecil.” Kalimat itu mungkin cocok dengan penemuan kami hari itu, 4 November 2013, di saat hujan menyapa. Langit memang tertutup awan gelap, namun tidak membuat sekitar kami menjadi terlalu gelap. Kondisi itu yang mendorong keberanian kami untuk melangkah … Lanjutkan membaca Si Cantik, Dago 141

Villa-Villa di Tengah Kota

Oleh : Nandar Rusnandar (@nandarali) Pagi ini Minggu,3 November 2013, saya sudah siap untuk mengikuti kegiatan @KomunitasAleut. Air minum, alat tulis, dan sweater pun sudah masuk tas. Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 wib. Saya masih di dalam angkot, meeting point kegiataan hari ini di Jl. Dago, tepatnya di pertigaan tugu pengeboran (PDAM). Jam 07.45 akhirnya … Lanjutkan membaca Villa-Villa di Tengah Kota