Jalan-jalan Aleut: 124 tahun Biofarma

Jumat 7 Maret saya bergabung dengan komunitas Aleut. Ini komunitas sejarah, kerjaannya jalan-jalan mendatangi tempat bersejarah. Kadang-kadang gak jalan-jalan melulu, tapi juga berkumpul di satu tempat dan bedah buku juga atau bedah musik.

Nah jumat lalu, jam 2 siang, kami diijinkan masuk ke gedung Biofarma. Buat yang bingung ngapain ke gedung Biofarma, kami kesana dalam rangka melihat peninggalan sejarah yang masih ada disana. Mulai dari penampakan gedungnya, interiornya, sampai ke museumnya juga.

 

lagi merhatiin ceritanya Pemandu dari Biofarma

 

Iya, ternyata Biofarma punya museum! Baru tau saya, nih. Walo cuma satu ruangan, tapi tetep aja rasanya sejarah panjang Biofarma lengkap ada disini. Saya bisa liat peralatan bikin vaksin tahun 1930-an! Widiiih jadul banget.

Pihak Biofarma menyambut kedatangan kami dengan ramah banget. Mereka juga nganterin kami keliling Biofarma. Kami diajak keliling gedung di bagian yang utama aja. Yang detil-detil sih tertutup buat umum. Di beberapa titik dalam gedung kami gak diperkenankan motret.

Biofarma adalah lembaga (BUMN) vaksin yang diakui dunia. Kita ini udah ngimpor vaksin-vaksin sendiri. Di dunia ini cuma ada 23 negara yang boleh ngimpor vaksin, salah satunya Biofarma. Dan tempat ini cuma satu-satunya di Indonesia.

Biofarma yang ada di Jalan Pasteur ini berdiri tahun 1920-an. Karena udah ada sejak dulu, gak heran bentuk bangunannya tempo dulu banget. Gagah dan megah, detil dan unik. Saya sukaaaaaaaaaa banget sama detil jendela-jendelanya. Kadangkala suka mikir gimana caranya itu tukang-tukang kuli bangunan ngebangun tempat ini, Mana detil juga.

Ventilasi kan gampang ya tinggal bolongin dinding. Tapi mereka, Belanda, bisa bikin ventilasi keliatan kayak ukiran. Ihik… bagusnya…

Sebentar, saya ikut mejeng ya. Hahaha. Duh Belanda, buat bikin ‘monumen’ pendiri aja bagus gini ya. Kayak prasasti.

Di bawah ‘prasasti’ Nyland,
salah seorang sesepuh Biofarma

Seneng deh bisa masuk kesini. Bisa liat sejarah Bandung yang lain. Sejarah dunia malahan 🙂

Makasih Aleut, hatur nuhun Biofarma.

foto keluarga

Gedung Biofarma ada di Jalan Pasteur. Tepatnya sebelah Rumah Sakit Hasan Sadikin, pas banget di bawah Jalan Layang Pasupati. Buat masuk ke tempat ini agak-agak ribet kalau bukan pegawai Biofarma-nya. Bukan birokratif, tapi emang gak bisa sembarang orang keluar masuk ke tempat pembuatan vaksin ini. Jadi kalau mau jalan-jalan liat gedungnya, kudu izin ke pihak humasnya yak. Cek di webnya http://www.biofarma.co.id/

Iklan

2 pemikiran pada “Jalan-jalan Aleut: 124 tahun Biofarma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s