Jalur Rel Cimurah

Pemandangan dari samping Rumah Bambu Cimurah, persawahan luas, sebuah kampung, dan gunung yang tertutup awan. Seorang rekan penggemar kereta api yang penasaran oleh perhitungannya sendiri, berjalan jauh ke arah kampung dan berhasil menemukan jejak rel kereta api. Ternyata memang pernah ada jalur kereta api di situ, jurusan Garut-Cibatu yang sudah tidak beroperasi sejak tahun 1983. … Lanjutkan membaca Jalur Rel Cimurah

Sang Juragan Teh

Oleh : Hevi Fauzan* (@hevifauzan) Buku ini menceritakan perjuangan seorang petani teh, Rudolf Eduard Kerkhoven, yang berhasil membuka lahan di Gambung, sebuah daerah di sebelah selatan kota Bandung. Mula-mula terbit tahun 1992. Dalam bahasa Belanda, buku ini diberi judul “Heren Van de Thee”. Buku biografi ini disusun berdasarkan surat-surat koresponden sekitar pelaku utama, keluarga, dan … Lanjutkan membaca Sang Juragan Teh

Tidak Selamanya Mantan Itu Buruk: Perencanaan Kota Kolonial vs Modern

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) “Mantan adalah seseorang istimewa yang diciptakan Tuhan untuk mengambil uangmu, dan memberimu kenangan buruk sebagai gantinya.” Oke, semoga sedikit joke tentang mantan barusan bisa menjadi pembuka yang menarik untuk tulisan agak serius berikut. Seperti diketahui, ada sebuah kutipan indah yang menyebutkan jika “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum”.  Tidak … Lanjutkan membaca Tidak Selamanya Mantan Itu Buruk: Perencanaan Kota Kolonial vs Modern

Catatan Ngaleut Museum Biofarma

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Berikan satu kata yang tepat dan jujur tentang museum? Tentu saja, kata tersebut adalah membosankan. Kata membosankan menjadi pas saat kita memasuki ruangan museum dengan penerangan yang kurang. Lalu, kita sebagai pengunjung hanya bisa melihat barang – barang jadul dan foto-foto hitam putih saja, tanpa papan informasi. Sungguh membosankan bukan? Tapi … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut Museum Biofarma

Kartini atau Dewi Sartika?

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Aku juga berjuang,” bela Kartini, “ikut melawan tirani budaya yang feodalistis, tiranik dan hegemonis. Sama sepertimu.” “Ya, ya, aku tak hendak mencibirmu atau apa. Maksudku-” “Oke, jujur saja, tak perlu berputar-putar. Kau iri kan?” “Hey!” Muka Dewi Sartika mendadak merah padam. Seakan ada sejuta sumpah serapah tercekat di kerongkongannya, memaksa ingin … Lanjutkan membaca Kartini atau Dewi Sartika?

Ke Bandung-lah Sukarno Akan Kembali…

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Kota Bandung memiliki keterikatan yang sangat erat di dalam diri seorang Sukarno. Ya, meskipun ia lahir dan besar di daerah Jawa Timur, namun di Bandung-lah dirinya ditempa hingga menjadi sosok yang kini kita kenal. Di Kota Bandung ia memulai kiprah politiknya. Awalnya ia dikenal masyarkat sebagai orator yang ulung. Kemudian, … Lanjutkan membaca Ke Bandung-lah Sukarno Akan Kembali…

Nikmatnya Menyantap Lomie Cilie

Oleh: Fathonil Aziz (@aziztony) dan Maya Firmansyah (@Raeki91) Bandung sebagai kota yang terletak di dataran memiliki hawa yang cukup dingin. Hal ini menimbulkan sensasi rasa luar biasa saat kita menikmati makanan atau minuman hangat di tengah dinginnya hawa Kota Bandung, apalagi ketika Kota Bandung diguyur hujan yang cukup deras di bulan November. Lomie, makanan yang … Lanjutkan membaca Nikmatnya Menyantap Lomie Cilie

Bubur Cianjur Rasa Buah Batu

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Nasi telah menjadi bubur nasi, bukan bubur kacang. Tempo kini, fungsi bubur tidak hanya menjadi pengingat seperti orang Tiongkok lakukan tiap hari ke-8 bulan lunar ke-12. Sekarang ini, bubur hanya berfungsi sebagai obat lapar yang dikonsumsi tanpa harus memikirkan filsafat bubur. Terkadang, bubur menjadi makanan utama bagi orang sakit. Lebih … Lanjutkan membaca Bubur Cianjur Rasa Buah Batu

Mang Utuy

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Dina raraga nyanghareupan watés ahir bulan Séptember jeung mimiti bulan Oktober, di mana di dinya aya hiji kajadian anu ahéng, nu pinuh ku rupa-rupa kasieun jeung katineung, kuring alakadarna baris ngabébérkeun hiji tokoh nu ngilu kageutahan, alatan kungsi milu dina orhanisasi hiji partéy nu ceunah mah geus wani-wani arék ngarebut … Lanjutkan membaca Mang Utuy

Kosambi Pernah Jadi Pusat Hiburan di Bandung

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Manusia adalah makkhluk hidup yang spesial. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, manusia membutuhkan hal-hal lain untuk tetap bertahan hidup dalam menjalani kehidupannya. Salah satu kebutuhan tersebut adalah hiburan. Sejak dahulu, manusia menghibur diri mereka dengan berbagai macam hal, seperti musik, drama, dan olahraga. Dengan hiburan, manusia bisa kembali berpikiran jernih … Lanjutkan membaca Kosambi Pernah Jadi Pusat Hiburan di Bandung

ITB sebagai Objek Wisata Alternatif

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Alkisah sekitar seabad yang lalu, tepatnya pada 4 Juli 1919, empat gadis mewakili empat bangsa secara simbolis menanam empat batang pohon di tengah lahan persawahan Dago, menandai pembangunan sekolah tinggi teknik pertama di Hindia Belanda – Technische Hogeschool – yang akan didirikan di lahan tersebut. Beberapa tahun sebelumnya, niat pendirian sekolah … Lanjutkan membaca ITB sebagai Objek Wisata Alternatif

Obrolan di Pasar Cihaurgeulis

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Seorang anak kecil terlihat tidak tenang. Beberapa kali ia merengek kepada ibunya yang sedang asik berbelanja. Pertanyaan “Mah, kapan kita pulang?” terus menerus ia lemparkan sambil menutup hidung. Satu-dua kali ibu muda ini masih menjawab pertanyaan anaknya, lalu kemudian tak lagi menggubris rengekan yang terus datang tanpa henti. “Berapa umurnya, … Lanjutkan membaca Obrolan di Pasar Cihaurgeulis

Pertempuran Cihaurgeulis

Pada tanggal 3 Desember 1945, seorang pemuda bekas Heiho bernama Slamet memimpin penyerangan ke sekitar Cihaurgeulis sampai ke depan Gedung Sate. Musuh menangkis penyerangan itu hingga terjadi pertempuran yang seru. Pertempuran itu berlangsung hingga tentara sekutu didesak mundur. Rumah - rumah yang mereka tempati dibakar habis oleh para pejuang. Akhirnya, pertempuran berhenti karena persediaan peluru … Lanjutkan membaca Pertempuran Cihaurgeulis

Berkenalan dengan Realisme Magis

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Saat kita menemukan dunia ini terlalu buruk,” sabda novelis Gustave Flaubert, “kita butuh mengungsi ke dunia lain.” Maka Gabriel Garcia Marquez menemukan dunia lain itu dalam fiksi. Ya, kita bakal menikmati keasyikan akan penemuan sebuah dunia yang hilang, petualangan masa silam lewat pengembaraan sebuah semesta dari novel-novelnya penulis kelahiran Kolombia ini. Begitu … Lanjutkan membaca Berkenalan dengan Realisme Magis

Lampu Merah Pertama di Bandung

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Tanggal 30 Januari 1934 selayaknya diperingati sebagai hari lahir lampu merah di Bandung. Mengapa ? Karena tepat pada tanggal tersebut Bandung akhirnya memiliki tanda Stop-Vrij Otomatis yang kini dikenal sebagai lampu merah, untuk pertama kalinya. Sebelum menggunakan lampu merah otomatis, lalu lintas di beberapa persimpangan yang ramai di Bandung diatur … Lanjutkan membaca Lampu Merah Pertama di Bandung