Oleh: Rulfhi Alimudin (@rulfhi_rama) Malam hari itu udara Kota Bandung tak terlampau dingin. Mungkin udara dingin enggan untuk bercengkrama dengan Kota Bandung saat itu. Malam itu Bandung dipenuhi dengan beberapa kegiatan yang memanjakan wisatawan dan warganya. Salah satu kegiatan yang mengisi malam tersebut adalah city tour Legenda Urang Bandung yang diselenggarakan oleh Komunitas Aleut dengan … Lanjutkan membaca Malam Mencekam dalam Wisata Legenda Urang Bandung
Komunitas Aleut
S.H. Autobus Dienst, Perusahaan “travel” Milik Tuan Sato Shigeru
Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tahun 1924, koran Jepang berjudul Jawa Nippo menerbitkan sebuah iklan perusahaan "travel" baru bernama S.H. Autobus Dienst yang didirikan di Garut. Pendiri sekaligus pemilik "travel" baru ini ialah Tuan Sato Shigeru yang sebelumnya telah menjadi pemilik Perkebunan Sato Noen. Rute pertama yang dibuka ialah Bandoeng-Garoet. Lambat laun perusahaan ini memperluas jaringannya … Lanjutkan membaca S.H. Autobus Dienst, Perusahaan “travel” Milik Tuan Sato Shigeru
Perusahaan Rokok di Hindia Belanda: N.V. Faroka
Oleh: Vecco Suryahadi (@VSS) Pada tahun 1932, Bataviaasch Nieuwsblaad mengeluarkan satu laporan penuh tentang aktivitas N.V. Faroka di Hindia Belanda. Dalam laporan itu diketahui pula bahwa Faroka memenangkan medali emas saat mengikuti acara tahunan di Bandung. Dan perlu diketahui bahwa penghargaan itu didapatkan Faroka hanya setahun setelah N.V. Faroka berdiri. Tapi siapa sih N.V. Faroka? … Lanjutkan membaca Perusahaan Rokok di Hindia Belanda: N.V. Faroka
Dari Situs Penjara Banceuy
Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Saya melihat Sukarno sedang termenung ditemani buku dan pena. Kegelisahan begitu jelas terlihat dari raut wajahnya. Walaupun hanya dalam bentuk patung, keberadaannya terasa esensial. Di tempat inilah Sukarno mendapatkan gagasan dan juga mengumpulkan berbagai rumusan untuk menulis pledoi yang terkenal: Indonesia Menggugat. Inilah pertama kali saya menginjakkan kaki di Penjara … Lanjutkan membaca Dari Situs Penjara Banceuy
Skandal Korupsi Pejabat Agama di Wilayah Bandung
Oleh: Ariyono Wahyu Widjajadi (@A13xtriple) Pada 1910, Surat Kabar Mingguan (SKM) Medan Prijaji telah memasuki tahun penerbitan yang keempat. Sejumlah perubahan dilakukan. Di antaranya pergantian Redaktur Biro Perwakilan Priangan yang sebelumnya dijabat R. Djojo Sepoetro (pensiunan Demang Mester Cornelis) digantikan oleh Raden Ngabehi Tjitro Adhi Winoto. Nama terakhir sebelumnya bekerja sebagai Kepala Redaktur "Pewarta Hindia". Biro … Lanjutkan membaca Skandal Korupsi Pejabat Agama di Wilayah Bandung
Mang Karta dan Kegagalan Negara Pasundan Jilid Pertama
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Tarik menarik kepentingan antara Republik Indonesia dan Belanda di sekitar revolusi kemerdekaan sempat melahirkan beberapa negara “boneka”. Dengan kekuatan modalnya, Belanda mencoba menggembosi kekuatan Republik Indonesia yang baru lahir. Di Jawa Barat, pada April 1948 lahir Negara Pasundan. Negara ini sejatinya adalah percobaan kedua Belanda setelah Negara Pasundan jilid 1 yang … Lanjutkan membaca Mang Karta dan Kegagalan Negara Pasundan Jilid Pertama
Cumbulah Kotamu Meski Hanya Sebentar!
Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Apa asyiknya jalan-jalan di kota sendiri? Pertanyaan itu muncul dari mulut seorang teman lama saat kami bertemu beberapa hari lalu. Tentu, dia, teman saya itu, melontarkan pertanyaan tersebut bukan tanpa sebab. Jalan-jalan yang kerap kali saya lakukan akhir-akhir ini menjadi alasan timbulnya pertanyaan teman saya tadi. Jalan-jalan yang saya maksud … Lanjutkan membaca Cumbulah Kotamu Meski Hanya Sebentar!
Sejarah Bahasa Sunda dalam Kebudayaan Cetak
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Perkembangan bahasa Sunda sampai bentuknya yang sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari peran orang-orang Belanda. Atau, menurut Mikihiro Moriyama dalam buku Semangat Baru; Kolonialisme, Budaya Cetak, dan Kesastraan Sunda Abad ke-19, bahasa Sunda dalam sejarahnya “ditemukan”, “dimurnikan”, dan “didayagunakan” oleh orang kolonial. “Kaum cendekiawan Belanda yang berstatus pejabat pemerintah kolonial, penginjil, dan partikelir … Lanjutkan membaca Sejarah Bahasa Sunda dalam Kebudayaan Cetak
Medan Prijaji, De Expres, dan Sipatahoenan yang Terbenam di Pusat Kota Bandung
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Perjalanan sejarah memang tak terduga. Tiga tempat bersejarah di Bandung zaman pergerakan, kini menjadi ini: Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan, tanah lapang, dan Parahyangan Plaza. SEIRING DENGAN perkembangannya menjadi pusat perkebunan di akhir abad ke-19, dibukanya jalur kereta api, dan setelah diresmikannya menjadi gemeente (kotapraja) pada tahun 1906, Bandung makin menggeliat. Hingar-bingarnya Bandung di … Lanjutkan membaca Medan Prijaji, De Expres, dan Sipatahoenan yang Terbenam di Pusat Kota Bandung
Gunung-gunung di Gasibu
Oleh: Nandar Rusnandar (@nandarkhan) Hari Minggu pagi memang asyik bila dimanfaatkan untuk sekadar jalan santai atau olah raga lari-lari kecil, di Bandung ada banyak tempat tempat yang disediakan untuk kegiatan olahraga ringan ini, salah satunya, Gasibu. Lapangan Gasibu sekarang sudah lebih bagus dibanding tahun-tahun kemarin, sudah tersedia jogging track berwarna biru mengelilingi lapangan utama, ditambah … Lanjutkan membaca Gunung-gunung di Gasibu
John Berger atau Seni Momotoran ala Komunitas Aleut
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Riding has become a pas de deux. Rider and road are partners dancing. It can even happen that you fall in love. John Berger Kalau bulan bisa ngomong, dan motor bisa nulis. Sayangnya tidak. Kalau saja saya bisa merenungkan dan merumuskan pengalaman dan menuliskannya sebaik John Berger. Sayangnya belum. Tapi kalau … Lanjutkan membaca John Berger atau Seni Momotoran ala Komunitas Aleut
Bermacam Keseruan di Ngaleut Palintang
Oleh: Warna Sari (@rie1703) dan Mooi Bandoeng (@mooibandoeng) Nama Palintang seperti dalam judul kegiatan Komunitas Aleut pada hari Minggu, 2 April 2017 lalu, sudah tidak asing lagi buat saya, karena termasuk sudah cukup sering mengunjunginya. Saya tidak terlalu ingat kapan pertama kali ke Palintang, mungkin di awal tahun 2000-an. Ketika itu, jalanan dari arah mana … Lanjutkan membaca Bermacam Keseruan di Ngaleut Palintang
Catatan Perjalanan: Ngaleut Merakdampit
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) https://4.bp.blogspot.com/-G0VHGPo81F8/WPnZJfTl03I/AAAAAAAABvg/IGgsZQpwK_kRKmk-so2t4St1xXLUaEYvgCLcB/s1600/1.JPG Sekali waktu saya pernah naik ke bukit Batu Taréngtong di daerah Merakadampit. Bukit yang mahiwal jika dibandingkan dengan perbukitan yang ada di sekelilingnya. Meski sama-sama ditanami palawija dan tanaman bumbu, namun di bukit tersebut banyak terdapat bebatuan. Minggu, 9 April 2017, bersama rombongan yang agak banyak dari Komunitas Aleut, … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan: Ngaleut Merakdampit
Merakdampit dan Kegelisahan Para Penggarap Lahan Sewaan
Oleh: Anggi Aldila (@anggicau) REPUBLIKA.CO.ID, M.A.W Brouwer (1923-1991) seorang dari negeri Belanda yang telah lama tinggal di Bandung, Jawa Barat, pernah berujar "Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum". Pernyataan itu menjadi sangat familiar untuk sebagian warga Kota Bandung, terutama bagi yang sering melewati kawasan Asia-Afrika karena terpampang di dinding bawah jembatan penyebrangan, persis di … Lanjutkan membaca Merakdampit dan Kegelisahan Para Penggarap Lahan Sewaan
Ida Jacoba Andina Douwes Dekker
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Makam Ida Jacoba Andina Douwes Dekker di Pandu (Foto: Media-KITLV) Jika kita mencari foto Permakaman Pandu di KITLV dengan kata kunci “Pandu”, niscaya kita akan menemukan belasan foto. Di antara belasan foto itu, ada satu foto nisan yang menarik perhatian lantaran tahun kematiannya yakni 1944 yang berarti si pemilik nisan meninggal … Lanjutkan membaca Ida Jacoba Andina Douwes Dekker