Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Hampir tiap subuh, selama bertahun-tahun, ibu saya mencuci pakaian kami sekeluarga dengan tangannya, dengan berjongkok. Air cucian bikin kakinya pecah-pecah. Ibu saya mulai tak kuat berlama-lama jongkok. Mesin cuci merk Korea bekas kemudian hadir di rumah kami. Meski enggak sampai meruntuhkan budaya patriarkis, setidaknya ia meringankan beban kerja domestik ibu saya. … Lanjutkan membaca Yang Belum Kering di Kampung Dobi
Komunitas Aleut
Nasib Renta Teleskop Zeiss Bosscha Jelang Satu Abad
Lensa teleskop Carl zeiss Observatorium Bosscha. tirto.id/Irfan Teguh Pribadi Polusi cahaya di Lembang kini menjadi tantangan terbesar bagi Observatorium Bosscha yang selesai dibangun 1928 atau 90 tahun lalu. Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Carl Zeiss lahir di Weimar, Jerman, pada 11 September 1816. Ia adalah pakar optik yang pada 1846 mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang … Lanjutkan membaca Nasib Renta Teleskop Zeiss Bosscha Jelang Satu Abad
Akhir Tragis Mentor Putera Sang Fajar
Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tanggal 22 Mei 1949, setidaknya ada enam koran yang memuat berita mengenai kematian C.P. Wolff Schoemaker, profesor Technische Hoogeschool (THS) dan arsitek bangunan-bangunan terkenal di Hindia Belanda, terutama Bandung. Koran Het Dagblad, Het Nieuwsblad voor Sumatra, dan De Locomotief Semarang menuliskan berita meninggalnya Wolff Schoemaker dalam satu-dua paragraf ringkas yang isinya … Lanjutkan membaca Akhir Tragis Mentor Putera Sang Fajar
Terjerat Puncak Eurad
Oleh: Ariyono Wahyu Widjajadi (@A13xtriple) Neng Rahmah terjerat tipu daya Gan Andung. Terpikat bujuk rayu Sang Jejaka justru membuat hidupnya tersiksa dan sengsara. Cinta buta membuatnya tega meninggalkan kedua orang tua yang sebenarnya melindunginya dari pesona dusta Si Durjana. Nasib kemudian menyeretnya hingga tiba di Puncak Eurad, batas antara Bandung dengan Karawang. Dari atas gunung ia … Lanjutkan membaca Terjerat Puncak Eurad
Jejak Langkah Sanghyang Heleut
Oleh : Rulfhi Alimudin Pratama (@rulfhi_rama) Asap knalpot menyembur ke muka. Hitam pekat, bau, perih di mata. Sialnya waktu itu saya memakai helm tanpa kaca. Jadi bisa dibayangkan asap tersebut langsung menyerempet pori-pori kulit di muka. Ini lebih buruk dari bau kentut. Alasan inilah yang membuat saya tidak menyukai jalan Citatah, Padalarang. Jalan ini sudah … Lanjutkan membaca Jejak Langkah Sanghyang Heleut
Blekok, Dulu dan Kini
Suasana senja di Kampung Blekok mengingatkan saya pada suatu adegan di Jurrasic World, ketika gerombolan Pteranodon berterbangan memenuhi langit setelah kandang yang menjadi tempat tinggal mereka hancur diterjang Indominus rex
17:30 WIB: Waktu Indonesia bagian Blekok
Oleh: Audya Amalia “....the glory of the past, had gone to underground and people just forgot some people try hard, to wake up in this age to take back their life....” Hari Minggu tanggal 24 Juni 2018, sepanjang Jalan Soekarno-Hatta Bandung menuju tujuan, earphones di telinga saya terus mengulang-ngulang lagu Unperfect Sky-nya Elemental Gaze. Sambil … Lanjutkan membaca 17:30 WIB: Waktu Indonesia bagian Blekok
Wisata Malam, Menyingkap Kisah di Balik Urban Legend Bandung
Oleh : Huyogo Simbolon Liputan6.com, Bandung Urban legend atau legenda urban menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak lama. Bahkan sebagian besar mereka menyakini kebenaran dari cerita tersebut. Tak terkecuali di Kota Bandung, Jawa Barat. Legenda urban yang diyakini ada itu hingga kini ceritanya dipelihara dan diwariskan dari generasi ke generasi lain. Tak berbeda dengan kota … Lanjutkan membaca Wisata Malam, Menyingkap Kisah di Balik Urban Legend Bandung
Sekelumit Kisah Leendert van der Pijl di Bandung
Oleh : Arifin Surya Dwipa Irsyam (IG: @suryadwipa) Kondisi Karesidenan Priangan (mencakup Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Bandung, Sukabumi, dan Bogor) yang sejuk dan sarat akan kandungan keanakaragaman hayati ternyata telah mengambil hati sekelompok ilmuwan Eropa di bidang botani. Hal tersebut dibuktikan dengan maraknya penelitian mengenai tanaman perkebunan di Priangan, juga dengan dibangunnya Herbarium Bogoriense serta … Lanjutkan membaca Sekelumit Kisah Leendert van der Pijl di Bandung
Bima Sakti Tertancap di Bosscha
Observatorium Bosscha | Foto Tropen Museum Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tahun 1948, Observatorium Bosscha mendapatkan bantuan donasi untuk membuat optik teleskop baru dari Unesco. Bantuan ini didapatkan ketika Egbert A. Kreiken yang pernah menjadi staf Observatorium Bosscha (1928-1930) menghadiri General Meeting UNESCO di Meksiko. Baru pada tahun 1950, berita ini disampaikan kepada Pemerintah Indonesia. … Lanjutkan membaca Bima Sakti Tertancap di Bosscha
Kamisan Komunitas Aleut
Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) “Saya ke bumi untuk Jumatan, dari Senin sampai Kamis persiapan, Sabtu Minggu evaluasi.” Jika merujuk pada pernyataan si Surayah itu, hari ini adalah hari terakhir untuk persiapan. Besok sudah mulai Jumatan, dan lusa bersiap untuk evaluasi. Itu kata si Surayah, tapi bagi saya dan beberapa kawan sesama penggiat Komunitas Aleut, … Lanjutkan membaca Kamisan Komunitas Aleut
Sejarah Singkat Pabrik Kina
Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada pertengahan abad ke-19, tersebar sebuah penyakit yang memakan banyak orang Eropa di Batavia. Saking banyaknya, Batavia sempat dijuluki Het Graf van Het Oosten atau kuburan di negeri timur. Penyakit yang memakan banyak korban itu bernama malaria. Saat itu, obat malaria yang ampuh berasal dari pohon Kina. Bagian yang diambil yaitu … Lanjutkan membaca Sejarah Singkat Pabrik Kina
Pendirian Lembaga PSBN Wyata Guna
Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Foto dari http://collectie.wereldculturen.nl Pada tahun 1902, K.A.R. Bosscha mendonasikan lahan seluas tiga bahu yang terletak di Burgemeester Coopsweg (kini Jl. Pajajaran) kepada yayasan untuk tuna netra bernama Blinden Instituut en de Werk Inrichting voor Blinde Inlanders te Bandoeng. Kemudian dibangunlah sebuah komplek rumah buta di lahan tersebut. Baru pada tahun 1903, … Lanjutkan membaca Pendirian Lembaga PSBN Wyata Guna
Sejarah Terbaginya Bandung dan Wacana Kab. Bandung Timur
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Wilayah Kabupaten Bandung akan semakin mengecil. Dimulai dengan kelahiran Kotamadya Bandung, lalu Kota Cimahi dan terakhir Kabubaten Bandung Barat, dalam waktu dekat akan segera berdiri Kabupaten Bandung Timur. Pada 1 April 1906, pemerintah Hindia Belanda menetapkan kelahiran Kota Bandung yang diberi status sebagai gemeente atau kotapraja. Hampir seratus tahun kemudian, tepatnya pada … Lanjutkan membaca Sejarah Terbaginya Bandung dan Wacana Kab. Bandung Timur
Jangan Bawa Saya Pergi dari Andir
Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Langitnya yang biru dengan cahaya matahari yang terang benderang, hijaunya taman membikin kupu-kupu bisa terbang dengan bebas tanpa merasa pengap, belum lagi gedung-gedung tinggi serta kemodernan yang diciptakan. Sungguh, inilah hunian yang menawarkan keoptimisan: Meikarta. Arghh... Aku ingin pindah ke Meikarta! Akhir-akhir ini saya sering kali mendengar kata Meikarta. Katanya, … Lanjutkan membaca Jangan Bawa Saya Pergi dari Andir