Bandoeng Voetbal Bond

Sepakbola sejak dahulu dikenal sebagai salah satu cabang olahraga paling populer. Sejarah mencatat bahwa rintisan organisasi olahraga di Bandung telah dimulai sejak pendirian Asosiasi Olahraga "Uni". Kegiatan olahraga sepakbola sendiri awalnya dilakukan di Pieterspark (taman balai kota sekarang) dan sebidang lahan di Jalan Jawa yang kini ditempati gedung Bala Keselamatan. Kapan tepatnya organisasi sepakbola di … Lanjutkan membaca Bandoeng Voetbal Bond

Ketawang Puspawarna : Karya yang Mengangkasa

Oleh : Indra Pratama Kami mengirimkan pesan ini kepada seluruh alam semesta... Yang terdiri dari 200 milyar bintang di Galaksi Bima Sakti, beberapa -mungkin banyak- di antaranya, mungkin mempunyai planet yang didiami oleh peradaban yang bisa melakukan perjalanan ke luar angkasa. Bila salah satu diantaranya bisa bertemu dengan Voyager dan mampu mengerti isi dari rekaman … Lanjutkan membaca Ketawang Puspawarna : Karya yang Mengangkasa

Laskar Api

Oleh : Mira Rachmawatie Bandung, 23 maret 1946 Suasana langit  sore Parijs van Java berwarna merah marun, semburat lembayung terlukis. Saat kepala menengadah keatas maka terpaksa mata memicing untuk menghindari terpaan warna sang langit. Jam 17.00 mungkin atau bahkan menuju magrib, suasana Bandung  tampak mencekam. “Rencana kita apakah sudah matang??” sang kolonel  berbicara, dengan pandangan … Lanjutkan membaca Laskar Api

Ngaleut Bandung Lautan Api ; Kota Kita Tanggung Jawab Kita Bersama.

Oleh : Unang LukmanulhakimDi hari Minggu pertama bulan April 2012, saya menyempatkan diri untuk ngaleut bersama Komunitas Aleut! Hari itu kita menelusuri stilasi-stilasi yang menjadi penanda dan pengingat peristiwa Bandung Lautan Api, kita mengambil tema Bandung Lautan Api karena memang berdekatan dengan momentum peringatan peristiwa Bandung Lautan Api yang diperingati setiap tanggal 24 Maret.  Dari perjalanan … Lanjutkan membaca Ngaleut Bandung Lautan Api ; Kota Kita Tanggung Jawab Kita Bersama.

Napak Tilas Bioskop Bandung Tempo Dulu

Oleh: Fan Fan F Darmawan Bandung 1980 (atau mungkin setahun lebih awal) Saat itu di Indonesia diputar sebuah film yg bercerita tentang manusia berkekuatan super yang berkostum pakaian dalamnya terbalik bernama Superman. Saya cukup beruntung, bisa menyaksikan pahlawan super idola anak anak di masa itu, di layar lebar. Saya lupa di bioskop mana mana tepatnya … Lanjutkan membaca Napak Tilas Bioskop Bandung Tempo Dulu

Layar Terkembang

Oleh: Mira Rachmawatie Seonggok bangunan yang dulu sangat berjubel oleh penonton yang memadati ruangan, kemudian menghilang, tergeser oleh perkembangan kota modern dan juga dialih fungsikan karena kalah tenar dengan bioskop masa kini. Itulah bioskop-bioskop Bandung yang nyaris terlupakan. Dari bioskop kelas atas di sepanjang Alun-alun Kota Bandung – mulai dari Elita, Aneka, Nusantara dan Dian … Lanjutkan membaca Layar Terkembang

Sejarah Bioskop di Bandung

Oleh: Nia Janiar Sebelum dunia perbioskopan dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan besar yang melebur di pusat perbelanjaan seperti sekarang, Bandung pernah memiliki bioskop yang menjamur dari sekitar awal 1900an hingga 1970an. Bioskop-bioskop itu berdiri dalam gedung-gedung yang terpisah dari pertokoan. Apa saja bioskop yang pernah hadir dan menjadi bagian sejarah pemutaran film di Bandung? Perjalanan bersama Komunitas … Lanjutkan membaca Sejarah Bioskop di Bandung

Gunung Padang : Pesona Si Megalithikum Tanah Jawa

Oleh: Hanifa Paramitha Tentu kita ingat dengan materi di pelajaran Sejarah yang membahas tentang punden berundak. Well, daripada sekadar mempelajarinya lewat buku, ternyata menyenangkan sekali bisa mampir ke Gunung Padang yang notabene merupakan situs megalithikum terbesar di Asia Tenggara. Tempat ini berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Cerminan megalithikum terlihat dari … Lanjutkan membaca Gunung Padang : Pesona Si Megalithikum Tanah Jawa

Gunung Padang Runtuhkan Kegalauan

Oleh: Pinot Sity Dari sekian banyak gunung yang ada di pelosok bumi ini, salah satu dari pada itu yang menjadi bahan perbincangan dan menjadi booming sekarang ini yaitu Gunung Padang. Kunjungan Aleut yang pertama kalinya ke Gunung Padang sangat mengundang ketertarikan para Aleutian untuk ikut serta mendaki dan menggalli apa asal-usulnya Gunung Padang itu. Lebih … Lanjutkan membaca Gunung Padang Runtuhkan Kegalauan

Gerakan Teosofi

Oleh: Muhammad Ryzki Wiryawan Gerakan Teosofi (Theosophical Society) didirikan oleh H.P. Blavatsky, Henry Olcott, W. Judge dkk. pada tanggal 17 November 1875 di New York, sejak itu Gerakan Teosofi menyebar ke seluruh dunia termasuk ke Hindia Belanda. Di Hindia Belanda, gerakan ini berkembang pesat dengan banyak menarik anggota dari kalangan terpelajar dan priyayi Jawa. Markas … Lanjutkan membaca Gerakan Teosofi

Organisasi Teosofi

Oleh:Muhammad Ryzki Wiryawan Di Hindia Belanda pada awal abad-20an, berkembanglah suatu paham kebatinan yang diwujudkan dalam organisasi Gerakan Teosofi. Organisasi ini dipimpin Madame Bravatsky dan berpusat di India. Paham gerakan ini, kurang lebihnya seperti yang disebutkan dalam pembukaan Kitab Teosofi di atas. Beberapa tokoh pergerakan nasional diketahui pernah tergabung dalam gerakan Teosofi ini, utamanya para … Lanjutkan membaca Organisasi Teosofi

Sakola Menak

Oleh: Muhammad Ryzki Wiryawan Guru kudu boga angkeuh : “Aing keur murid, lain murid keur aing”. Murid kudu boga angkeuh : “Aing keur guru; lain guru keur aing, da aing teh nu guru” Minggu kemarin, Komunitas Aleut! mengadakan acara telusur sekolah jadul di Bandung. Namun ada yang kurang, yaitu tidak mengunjungi bekas Sakola Menak, atau … Lanjutkan membaca Sakola Menak

Historis pendidikan di Indonesia sampai zaman kolonial

Di sini ku berdiskusi dengan alam yang lirih kenapa indahnya pelangi tak berujung sampai di bumi aku orang malam yang membicarakan terang aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang Oleh: Risman Budiman Terlintas di pikiran untuk menulis bagian bait OST filmnya Soe hok gie di awal tulisan sederhana ini, karna setiap kita membahas tentang … Lanjutkan membaca Historis pendidikan di Indonesia sampai zaman kolonial

Perjalanan Bujangga Manik

Oleh:Ridwan Hutagalung Bujangga Manik, Pangeran Sunda yang lebih suka hidup sebagai rahib ini, mengadakan dua kali perjalanan melintasi Pulau Jawa hingga bagian timur dan mencakup Pulau Bali dalam perjalanan keduanya*. Bujangga Manik menuliskan pengalaman perjalanannya ini di atas daun lontar dalam bentuk sajak delapan suku kata. Dalam catatannya ini, Bujangga Manik menyebutkan sekitar 450 nama … Lanjutkan membaca Perjalanan Bujangga Manik

Serat Centhini – Bromo

Oleh Ridwan Hutagalung Ini adalah kisah perjalanan putra Sunan Giri Prapen yang kedua dan ketiga, yaitu R. Jayengsari dan Niken Rancangkapti yang masih muda belia. Mereka lari dari istana Giri yang diserang musuh. Dalam pelarian ini mereka diiringi oleh santri Buras. Perjalanan panjang ini mereka mulai dengan menumpang perahu tambangan di Kalimas. Lalu menuju Wanakrama, … Lanjutkan membaca Serat Centhini – Bromo