Pada tanggal 3 Desember 1945, seorang pemuda bekas Heiho bernama Slamet memimpin penyerangan ke sekitar Cihaurgeulis sampai ke depan Gedung Sate. Musuh menangkis penyerangan itu hingga terjadi pertempuran yang seru. Pertempuran itu berlangsung hingga tentara sekutu didesak mundur. Rumah - rumah yang mereka tempati dibakar habis oleh para pejuang. Akhirnya, pertempuran berhenti karena persediaan peluru … Lanjutkan membaca Pertempuran Cihaurgeulis
Kota Bandung
Lampu Merah Pertama di Bandung
Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Tanggal 30 Januari 1934 selayaknya diperingati sebagai hari lahir lampu merah di Bandung. Mengapa ? Karena tepat pada tanggal tersebut Bandung akhirnya memiliki tanda Stop-Vrij Otomatis yang kini dikenal sebagai lampu merah, untuk pertama kalinya. Sebelum menggunakan lampu merah otomatis, lalu lintas di beberapa persimpangan yang ramai di Bandung diatur … Lanjutkan membaca Lampu Merah Pertama di Bandung
Mengungkap dan Mengenal Kembali Alat Transportasi di Bandung Baheula
Oleh: Novan Herfiyana (@novanherfiyana) Siang itu, Waktu Indonesia bagian Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution Bandung sudah menunjukkan pukul satu. Hitungan menitnya lebih sedikitlah tanpa tawar-menawar ala penjual dan pembeli di pasar tradisional. Dalam suasana siang itu, kami, pegiat Aleut di Komunitas Aleut, sudah menuntaskan acara #NgaleutTransportasi. Di luar kawasan Taman Lalu Lintas Ade … Lanjutkan membaca Mengungkap dan Mengenal Kembali Alat Transportasi di Bandung Baheula
“Harta Karun” di Bandung
Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Berdasarkan pendataan pada tahun 1950, kurang lebih setelah kondisi politik nasional mulai stabil, di Bandung setidaknya terdapat 5 perpustakaan yang menyimpan puluhan hingga ratusan ribu buku. Koleksi terbesar dimiliki Perpustakaan Militer dengan 600.000 buku, disusul perpus. Museum Geologi dengan 50.000 buku, dan ITB dengan sekitar 30.000 buku. Sebagian besar koleksi … Lanjutkan membaca “Harta Karun” di Bandung
12 Nisan di Taman Makam Pahlawan Cikutra
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Siang itu, saya bersama Komunitas Aleut sedang berada di TMP Cikutra. Saat itu, kami melakukan kegiatan berjudul “Ngaleut Cikutra”. Selama kegiatan berlangsung, kami berkeliling di sekitaran TMP Cikutra untuk melihat beberapa nisan pahlawan terkenal seperti E.F.E. Douwes Dekker dan Abdoel Moeis, Di tengah perjalanan berkeliling di dalam TMP Cikutra, saya … Lanjutkan membaca 12 Nisan di Taman Makam Pahlawan Cikutra
Sisi Lain di Sekitar Pasar Andir
Oleh: M. Taufik Nugraha (@abuacho) Ruko yang Sepi “Diorder sis cardigan-nya” “Cek IG kita kakak buat liat koleksi baju terbaru” Udah sering banget kan lihat kalimat tersebut atau kalimat-kalimat jualan lainnya yang berseliweran di timeline FB, BBM, ataupun Twitter kita. Di zaman yang serba online ini, para pedagang pun berekspansi ke dunia maya, tidak … Lanjutkan membaca Sisi Lain di Sekitar Pasar Andir
Pasar Ikan Andir
Oleh: Fajar Asaduddin (@FajarRaven) Belakangan ini Pasar Andir cukup dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan pakaian murah meriah di Bandung. Lama sebelumnya, warga Bandung lebih mengenal Pasar Andir sebagai pasar tradisional yang selalu ramai sepanjang waktu. Aktivitas perdagangan kebutuhan pangan rumah tangga sudah sangat ramai sejak malam hari. Salah satu kegiatan pasar yang sangat menarik … Lanjutkan membaca Pasar Ikan Andir
Mencari Pecinan Kota Bandung
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Setiap Ngaleut bertema daerah Pecinan dengan Komunitas Aleut, saya selalu mendengar sebuah pertanyaan yang sama berulang kali dari beberapa peserta: Di mana sebetulnya daerah Pecinan di Kota Bandung? Kami memang sering mengidentikan Pecinan di Kota Bandung dengan daerah Pasar Baru dan Cibadak, namun belum pernah sekalipun mengatakan kedua daerah ini … Lanjutkan membaca Mencari Pecinan Kota Bandung
Batu Templek: Cisanggarung Hingga Gedung Sate
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Minggu (22/8/2015), saya bersama Komunitas Aleut ngaleut di Kawasan Cisanggarung. Selama ngaleut, setiap anggota Komunitas Aleut mendapat tugas untuk mengamati keadaan di Kawasan Cisanggarung. Mulai dari penambang batu hingga air terjun menjadi bahan pengamatan kami. Batu templek Untuk saya, kumpulan batu berwarna hitam yang terserak di Kawasan Cisanggarung menjadi bahan pengamatan saya. Lalu karena penasaran, … Lanjutkan membaca Batu Templek: Cisanggarung Hingga Gedung Sate
Palang Merah, Romansa Zaman Perang, dan Perjuangan di Zaman Merdeka
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Setelah dua puluh empat tahun tinggal di Bandung, baru hari Minggu kemarin (16 Agustus 2015) saya masuk ke Taman Makam Pahlawan Cikutra. Kesempatan ini saya dapatkan bersama-sama dengan Komunitas Aleut saat Ngaleut Taman Makam Pahlawan. Kami berkunjung dalam rangka nyekar menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia dan juga mencari tahu siapa saja … Lanjutkan membaca Palang Merah, Romansa Zaman Perang, dan Perjuangan di Zaman Merdeka
Berawal Dari Lapangan Lodaya
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Belakangan ini saya punya satu kebiasaan baru setiap paginya: menonton pertandingan baseball. Untuk musim 2015 ini saluran FOX Sport 2 menayangkan satu pertandingan setiap harinya, kebanyakan untuk pertandingan pukul 06.00 WIB. Beruntungnya, pertandingan yang ditayangkan ini lebih sering menayangkan pertandingan tim favorit saya, New York Yankees. Kegemaran saya akan baseball … Lanjutkan membaca Berawal Dari Lapangan Lodaya
Tidak ada Tiang Listrik di Braga
Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Apa yang membuat Braga begitu istimewa? Kalau kita perhatikan ternyata tidak ada tiang listrik dan kabel yang bersliweran di sana. Pejalan kaki bisa menikmati trotoar dengan nyaman sambil menikmati keindahan sisa-sisa pertokoan mewah jaman kolonial. Namun siapa sangka kalau dulu pernah dipasang tiang-tiang listrik di sana. Adalah GEBEO, perusahaan listrik … Lanjutkan membaca Tidak ada Tiang Listrik di Braga
Sapeuting di Hotěl Homann
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Mondok di hotěl geděnu munggaran těhbaheula basa diajakan ku jenatna lanceuk nu panggeděna, harita meuting těh di Hotěl Hyatt nu di Jl. Sumatěra. Ari kitu těa mah lanceuk geus apal, yěn kuring mah apan satadina gěurang lembur, jadi bororaah sok mondok di hotel gedě, dalah di hotěl leutik gě can … Lanjutkan membaca Sapeuting di Hotěl Homann
Membobol Perpustakaan Haryoto Kunto
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Siapa sih dia? Setahun lalu, saat masih awal-awal mengikuti Komunitas Aleut!, Minggu terakhir di September 2014 ketika ngaleut bertema “Basa Bandung Halimunan”, seekor koordinator yang bernama Vecco menunjukan sebuah rumah di bilangan Jalan Mesri. Katanya itu adalah rumah dari penulis kenamaan yang berjuluk Kuncen Bandung. Kemudian dia mencoba membujuk setengah merajuk … Lanjutkan membaca Membobol Perpustakaan Haryoto Kunto
Bu Etty, Haryoto Kunto, dan Buku
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Buku itu ibaratnya seperti candu. Saya kira buku adalah candu tersendiri untuk beberapa orang. Awalnya, hanya beli satu atau dua buku karena rasa penasaran. Setelah menamatkan buku tersebut, muncul keinginan untuk memiliki buku serupa atau sejenis. Rasa keinginan tersebut seperti rasa haus saat berpuasa. Mungkin itulah yang dirasakan Haryoto Kunto … Lanjutkan membaca Bu Etty, Haryoto Kunto, dan Buku