Pasar Ikan Andir

Oleh: Fajar Asaduddin (@FajarRaven)

Belakangan ini Pasar Andir cukup dikenal sebagai  salah satu pusat perbelanjaan pakaian murah meriah di Bandung. Lama sebelumnya, warga Bandung lebih mengenal Pasar Andir sebagai pasar tradisional yang selalu ramai sepanjang waktu. Aktivitas perdagangan kebutuhan pangan rumah tangga sudah sangat ramai sejak malam hari.

20150910071503

Salah satu kegiatan pasar yang sangat menarik adalah pusat penjualan ikan asin. Kios-kios ikan asin bardampingan di blok-blok rumah besar. Sebagian besar pedagangnya merupakan keturunan Tionghoa. Kios-kios ini memiliki jendela pamer yang unik. Umumnya kios-kios biasa dibuka dengan ke arah samping, nah kios-kios di pasar ikan asin ini malah dibuka ke arah atas.

20150910071446

Jendela kios ini terbagi tiga bagian, ditautkan oleh engsel-engsel yang bisa dilipat ke arah atas tergantung keperluan pemilik kios. Penjual dapat hanya membuka bagian bawah saja untuk memamerkan jualannya atau melipat seluruh jendelanya hingga berbentuk seperti warung umumnya.

Banyak sekali macam ikan  asin yang dijual di pasar ini, mulai dari ikan teri sampai potongan-potongan ikan jambal. Ikan-ikan kering ini dipajang baik di meja pamer atau digantung di kawat warung, atau ditumpuk di semacam “para” di atas warung. Menambah keunikan suasana pasar ikan asin adalah nama-nama jalan di sekitarnya, ada Jl. Teri, Jl. Peda, Jl.Gabus, dan seterusnya.

Ayo sekali-kali melihat langsung suasana pasar ikan di Andir ini, siapa tahu dapat pengalaman unik yang jarang terjadi dalam keseharian. Oya, jangan berkunjung pada hari Minggu karena jadwal perdagangannya hanya hari Senin-Sabtu.

Iklan

2 pemikiran pada “Pasar Ikan Andir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s