Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Sejak tahun 1949 jasadnya telah terkubur. 26 Juli kemarin dia baru ulang tahun. Dalam catatan yang paling moderat, selama hidupnya, setidaknya ada delapan orang perempuan yang menjadi bribikan Chairil Anwar. Mereka, perempuan-perempuan yang di-birahi-kan oleh penyair bohemian itu, menurut Majalah Historia—saya sertakan juga penggalan puisi yang dibuat untuk masing-masing perempuan … Lanjutkan membaca “Ojo kapok, le”
#InfoAleut: Kelas Literasi Pekan Ke-56 dan Ngaleut Braga
Wilujeng dinten Sabtu! Es yusuel, di hari ini kami akan bagikan dua info kegiatan mingguan Aleut yang bakal buat Aleutians penasaran 😀 Kegiatan pertama adalah Kelas Literasi pekan ke-56. Di hari Sabtu ini, kegiatannya adalah meresensi buku-buku khusus dari Seri Buku Tempo. Kalau teman-teman punya buku yang dimaksud dan tertarik gabung, langsung saja merapat ke … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Literasi Pekan Ke-56 dan Ngaleut Braga
Novel Terjemahan Pustaka Jaya
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Kita perlu karya sastra dari negara-negara lain untuk mengembangkan wawasan dan merangsang gagasan kita. Tanpanya, kita bukan cuma mengerdil, namun kelaparan,” tulis kritikus Magnus Linklater, yang saya kutip dari pengantar novel Piramid terjemahan Marjin Kiri–satu penerbit keren yang merasa prihatin karena hari ini kita nyaris tak lagi mengenal perkembangan sastra dunia … Lanjutkan membaca Novel Terjemahan Pustaka Jaya
#InfoAleut: Kelas Literasi Pekan ke-55 dan Ngaleut Sanghyang Heuleut
Selamat berakhir pekan! Seperti yang sudah-sudah, di hari ini kami akan bagikan dua info kegiatan mingguan Aleut yang bakal buat Aleutians penasaran dan pengen ikut 😀 Kegiatan pertama adalah Kelas Literasi pekan ke-55. Untuk minggu ini, kegiatannya akan sedikit berbeda karena yang diresensi adalah... blog! Ya, para peserta akan meresensi blog yang telah dibaca, blog … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Literasi Pekan ke-55 dan Ngaleut Sanghyang Heuleut
Mendaki Dengan Flat Shoes dan Jaket Tipis: (Gagal) Hunting Milky Way di Gunung Putri, Lembang
Oleh: Chika Aldila (@chikaldila) Sampai sekarang masih terbayang di dalam benak, betapa menyenangkannya tidur di atas rerumputan sambil memandang langit bertaburan bintang. Untuk orang sepertiku yang notabene orang kota asli, hal tersebut merupakan sesuatu yang langka. Sampai umur segini pun, kegiatan tersebut masih menjadi impian kecilku. Terlihat sederhana, namun sulit sekali dilakukan. Setelah gagal menikmati … Lanjutkan membaca Mendaki Dengan Flat Shoes dan Jaket Tipis: (Gagal) Hunting Milky Way di Gunung Putri, Lembang
Kicauan Burung di Kampung Blekok
Oleh: Hendi Abdurahman Burung-burung di Kampung Blekok yang hendak bersiap mencari makan Kampung Ranca Bayawak atau yang sekarang saya kenal dengan nama Kampung Blekok adalah nama daerah yang berada di Bandung Timur, tepatnya di Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage. Saya harus sedikit berhati-hati melafalkan nama kampung ini. Jauhi ngomong Kampung Blekok ketika kamu sedang mengunyah … Lanjutkan membaca Kicauan Burung di Kampung Blekok
Dari Ranjang yang Dingin Sampai Pisau Guillotine
Oleh: Candra Asmara Safaka (@candrasmarafaka) Kulitnya yang seperti pualam, sepasang mata biru yang berbinar, mulutnya yang manis serasi, dengan sikap kebesaran yang menarik. Begitulah deskripsi Stefan Zweig, penulis berkebangsaan Austria dalam bukunya yang berjudul "Marrie Antoinette, Portrait of An Average Woman" yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Ali Audah, dengan judul "Marrie Antoinnete, … Lanjutkan membaca Dari Ranjang yang Dingin Sampai Pisau Guillotine
#InfoAleut: Kelas Literasi Pekan Ke-54 dan Ngaleut Legenda Urang Bandung
Selamat berakhir pekan! Es yusuel, hari ini kami akan bagikan dua info kegiatan mingguan Aleut yang pastinya bakal berlangsung seru 🙂 Kegiatan pertama adalah Kelas Literasi pekan ke-54. Seperti minggu sebelumnya, di kelas ini ini juga kita akan bersama-sama meresensi buku yang telah Aleutians baca. Untuk minggu ini, buku yang diresensi merupakan buku-buku terbitan Pustaka Jaya. … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Literasi Pekan Ke-54 dan Ngaleut Legenda Urang Bandung
Rasia Bandoeng
RASIA BANDOENG atawa Satu percinta-an yang melanggar peradatan “Bangsa Tiong Hoa” satu cerita yang benar terjadi di kota Bandung dan berakhir pada tahon 1917. Diceritaken oleh Chabanneau ******* Diterbitkan pertama kali oleh Gouw Kim Liong, tahun 1918 Dicetak oleh Drukkerij Kho Tjeng Bie & Co., Batavia Diterbitkan ulang dengan penambahan oleh Ultimus Disalin dan diberi … Lanjutkan membaca Rasia Bandoeng
Pernik KAA 2015
Pernik KAA 2015; Serba-serbi Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika 1955. Catatan Liputan Komunitas Aleut! Penyunting: Ridwan Hutagalung Nugent dalam bukunya Creative History (1967) menjawab pertanyaan mengapa kita perlu mempelajari sejarah dari dua segi, yaitu bagaimana sejarah itu dapat menolong kita untuk hidup dan bagaimana sejarah itu dapat menolong kita menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk menjawab pertanyaan … Lanjutkan membaca Pernik KAA 2015
Kenapa Kami Membicarakan Pustaka Jaya?
Oleh: Pustaka Preanger (@PustakaPreanger) Ali Sadikin bertanya kepada Ajip Rosidi, “Mengapa anak-anak sekarang tidak membaca buku? Mereka lebih suka membaca komik.” Ajip kemudian menjelaskan kondisi perbukuan yang tengah redup. Menurutnya, banyak penerbit yang terutama mendahulukan mencari keuntungan dengan hanya menerbitkan buku-buku yang dicari oleh masyarakat. Barangkali maksudnya hanya melahirkan buku-buku praktis dan tidak menerbitkan buku … Lanjutkan membaca Kenapa Kami Membicarakan Pustaka Jaya?
Menikmati Senja di Rancabayawak
Oleh: Hevi Fauzan (@hevifauzan) “Ketika Tuhan berencana, manusialah yang menentukan.” Ajakan Komuntas Aleut kali ini tidak mungkin penulis lewatkan begitu saja. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah sebuah tempat tersembunyi di kota Bandung, yang bernama Kampung Blekok. Ya, Kampung Blekok, sebuah nama yang cukup lucu saat didengar oleh telinga orang-orang Sunda. Di era modern, … Lanjutkan membaca Menikmati Senja di Rancabayawak
Kampung Rancabayawak, Penjaga Terakhir Blekok di Bandung
Oleh: Anggi Aldila Besta Kawanan burung Kuntul di Kampung Ranca Bayawak, Kampung ini juga terkenal dengan sebutan Kampung Blekok . foto doc Komunitas Aleut Mendengar kata "blekok", pasti ingatan kita sebagai urang Sunda tertuju pada sebuah umpatan kekesalan terhadap seseorang. Padahal, belum tentu mereka yang mengumpat itu tahu apa itu blekok. Jenis burung yang lebih tenar dengan nama Belibis ini … Lanjutkan membaca Kampung Rancabayawak, Penjaga Terakhir Blekok di Bandung
Ratapan Burung Blekok
Oleh: Irfan Noormansyah (@fan_fin) “Katanya cinta..Nyatanya cuma kata..Katanya iya..Besoknya lupa..Bilangnya sih indah..Tapi malah bikin resah..Kalau memang mau berdampingan..Seharusnya jangan menghancurkan..” Mungkin begitu yang diratapi oleh burung blekok yang tinggal di Kampung Blekok, Rancabayawak, Kota Bandung, bila mereka punya akal dan perasaan di saat pohon-pohon bambu tempat mereka tinggal saat ini ditebang satu per satu untuk dijadikan pohon … Lanjutkan membaca Ratapan Burung Blekok
Catatan Perjalanan: Ngaleut Kampung Blekok
Oleh: M. Firza Richsan (@Firzarichsan) Lahir dan tumbuh dari keluarga yang sangat menyayangi dan menggemari hewan – terutama unggas dan burung—membuat saya, mau tidak mau untuk mengikuti kebiasaan yang dilakukan oleh bapak dan paman-paman saya. Sedari kecil, saya sudah banyak diperkenalkan oleh mereka dengan ratusan jenis burung, entah itu burung-burung yang berada di rumah, yang … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan: Ngaleut Kampung Blekok