Catatan Perjalanan: Ngaleut Cikapundung Kolot

Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Kami mulai berjalan beriringan menuju Cikapundung Kolot Saya tak mengenal betul nama-nama sungai di kawasan Bandung, hanya beberapa saja. Sungai Citarum dan Cikapundung salah duanya. Sungai Ci Tarum tentu saja saya kenal ketika guru (entah SD atau SMP) yang menyebutkan sebagai sungai terpanjang di Jawa Barat. Kedua, Sungai Ci Kapundung, … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan: Ngaleut Cikapundung Kolot

Yang Asing di Kampung Cikapundung Kolot

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Mungkin saya terlalu lama jalan-jalan di pusat kota Bandung hingga merasa asing saat berjalan-jalan di Kampung Cikapundung Kolot. Saya asing dengan senyum ramah nan tulus yang diberikan warga kampung. Saya juga merasa asing saat mereka kenal nama dan alamat tetangga mereka. Tidak hanya terasing saja, saya juga melihat hal-hal yang … Lanjutkan membaca Yang Asing di Kampung Cikapundung Kolot

#InfoAleut: Kelas Literasi Pekan Ke-60 dan Ngaleut Sapuran-Cikudapateuh

Selamat berakhir pekan, Aleutians! Setelah minggu lalu kita refreshing di daerah Ciater, Minggu ini kita bakal balik lagi buat menyusuri sudut Kota Bandung. Ayo simak #InfoAleut-nya 🙂 Kegiatan pertama adalah Kelas Literasi Pekan ke-60. Kalau beberapa minggu terakhir ini Kelas Literasi ada tema tertentu, di minggu ini kita bebas dari tema. Artinya, setiap kawan bebas … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Literasi Pekan Ke-60 dan Ngaleut Sapuran-Cikudapateuh

Sungai, Sneakers, dan Jalur Menanjak Itu: Perjuangan Mencapai (dan Pulang Dari) Sanghyang Heulut

Oleh: Chika Aldila (@chikaldila) Sepatu sneakers sudah menjadi bagian dari hidupku. Dari jaman masih duduk di bangku SD sampai dengan lulus kuliah, sepatu sneakers tidak pernah hilang dari rak sepatu (ya of course beli baru setiap 1-2 tahun sekali). Pergi ke sekolah, kampus, mall, tempat-tempat wisata lainnya, sepasang sneakers selalu menemani; well, walaupun kehadirannya seringkali … Lanjutkan membaca Sungai, Sneakers, dan Jalur Menanjak Itu: Perjuangan Mencapai (dan Pulang Dari) Sanghyang Heulut

Americano, Indocafe dan Secangkir Sepi

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) 1 Bisa saja saya menikamnya dengan pisau dapur, dan yang ia perbuat justru membalas senyum. Mungkin sedikit meringis, dengan tetap penuh jatmika. Sikap kalem yang hanya dimiliki para bestari, ketenangan yang serupa permukaan kopi yang sering ia bikin. Selepas maghrib, bersama saya sebagai seorang teman ngobrol yang payah, entah kenapa perbincangan … Lanjutkan membaca Americano, Indocafe dan Secangkir Sepi

#InfoAleut Kelas Literasi Pekan ke-58 dan Ngaleut Cikapundung Kolot

Selamat berakhir pekan, Aleutians! Kabar gembira untuk kita semua, karena di hari ini seperti biasanya Komunitas Aleut bakal ngasih dua info kegiatan mingguan yang sayang untuk dilewatkan 🙂   Kegiatan pertama adalah Kelas Literasi Pekan ke-58. Di hari Sabtu ini, beberapa Majalah Historia berbeda edisi akan diresensi dan didiskusikan pada Sabtu mendatang. Kegiatan ini merupakan … Lanjutkan membaca #InfoAleut Kelas Literasi Pekan ke-58 dan Ngaleut Cikapundung Kolot

Surat Untuk Alina yang Ditulis Dari Ranca Bayawak

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Alina sayang… Ketiadaan alamat membuat semua surat untukmu tak memiliki tempat. Anggaplah kamu telah menjadi semesta, tidakkah siang itu kamu melihatku tengah berdiri di atap masjid itu? Burung-burung kuntul dan blekok beterbangan dan hinggap di rumpun-rumpun bambu. Kepak mereka begitu menawan, membawa kabar jutaan mil jarak tempuh yang telah dilalui. … Lanjutkan membaca Surat Untuk Alina yang Ditulis Dari Ranca Bayawak

Pertemuan Senja Itu, Bersama Pak Wen

Oleh: Chika Aldila (@chikaldila) "Panggil aja Wen, Pak Wen. Hehe." jelasnya sembari tertawa kecil saat kutanya namanya. Bapak penjual rujak tumbuk ini mulai memotong buah-buahan yang dia ambil dari kotak. Di depan Kedai Preanger, Jl. Solontongan 20-D, inilah aku bertemu dengan seseorang yang kutetapkan layak menjadi sosok mulia KNB. Terima kasih pada Pak Ridwan yang … Lanjutkan membaca Pertemuan Senja Itu, Bersama Pak Wen

Gunung Putri, Bertukar Ingat dengan Lupa

Oleh: Hevi Fauzan (@hevifauzan) “Berbagi waktu dengan alam, kau akan tau siapa dirimu sebenarnya” Hanya sepotong bait lagu OST-nya film Soe Hok Gie yang melintas saat saya menaiki Gunung Putri, sebuah bukit di sekitaran Lembang. Sabtu malam, 6 Agustus 2016, setelah kekalahan Persib dari Perseru 1-0. Tanggal tersebut bertepatan dengan Hari Keantariksaan. Kami, dari Komunitas … Lanjutkan membaca Gunung Putri, Bertukar Ingat dengan Lupa

Nurul Yang Mandiri, Nurul Yang (tidak) Sendiri

Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Saya melihat sosok perempuan itu di Minggu pagi dengan kamera yang menggantung di lehernya. Asumsi saya terhadap perempuan tersebut ketika pertama kali melihatnya adalah dia seorang penyuka photografi, juga seseorang yang narsis. Mungkin saja di memori kameranya terdapat ratusan photo dirinya dengan berbagai macam gaya, pikir saya. Nurul Fatimah. Teman-teman … Lanjutkan membaca Nurul Yang Mandiri, Nurul Yang (tidak) Sendiri

Mang Irfan

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Raut wajahnya serius. Sorot mata di balik kacamata yang ia kenakan seringkali terlihat sinis. Cara ia berjalan tak ubahnya seorang jagoan yang baru memenangkan pertarungan. Bagi mereka yang tidak mengenalnya, sosok lelaki ini akan mengingatkan mereka pada tatib di masa ospek SMA atau kuliah. Semua impresi itu buyar jika lelaki ini sudah mulai diajak … Lanjutkan membaca Mang Irfan

Stasiun (Barat) Bandung

Oleh: Frans Ari Prasetyo Stasiun Bandung memiliki cerita panjang terkait sejarah transportasi, heritage, hingga mobilitas dan kehidupan warga di sekitarnya sejak era kolonial hingga sekarang ini. Stasiun Bandung sejak awal diresmikan 17 Mei 1884 lalu mengalami perluasan pada tahun 1909 melalui kerja arsitek  bernama FJA Cousin. Pada awalnya, Stasiun Bandung ini hanya memiliki satu pintu … Lanjutkan membaca Stasiun (Barat) Bandung

#InfoAleut: Kelas Literasi Pekan ke-57 dan Ngaleut Tjikembang

Selamat hari berakhir pekan, Aleutians! Seperti yang sudah-sudah, di hari ini kami akan bagikan dua info kegiatan mingguan Aleut yang warbyasak serunya 😀 Kegiatan pertama adalah Kelas Literasi pekan ke-57. Di hari Sabtu ini, Kelas Literasi memiliki tema "Mencatat Perjalanan", jadi kita akan bersama-sama meresensi buku yang berkaitan dengan perjalanan,. Kalau teman-teman punya buku yang … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Literasi Pekan ke-57 dan Ngaleut Tjikembang

Revisi dalam Buku “Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” Edisi Pertama

Oleh: Tegar Sukma A. Bestari (@teg_art) Buku BUNG KARNO PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT INDONESIA edisi revisi adalah buku biografi pertama yang saya miliki. Buku yang memang memperkenalkan saya pada sosok Soekarno, tentu saja dari sisi Cindy Adams yang mewawancarai Soekarno dalam pembuatannya. Saya sulit menilai apakah buku biografi ini seimbang dalam penyampaian informasinya, karena mengenal Soekarno … Lanjutkan membaca Revisi dalam Buku “Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” Edisi Pertama

Dilema Si Pemain Rana

Oleh: Nurul Fatimah (@fatnurulll) Baterai sudah full charged. Memori card sudah diformat. Setengah tujuh masih dua menit lagi. Tapi di luar, motor sudah menderu. Siap dikebut sepagi itu. Kami bertemu di Solontongan. Di sebuah kedai di ujung pertigaan. Sudah sekian orang duduk berbincang sambil menunggu yang lain datang. Pagi itu, setelah sehari sebelumnya Bandung diguyur hujan, … Lanjutkan membaca Dilema Si Pemain Rana