Mang Utuy

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Dina raraga nyanghareupan watés ahir bulan Séptember jeung mimiti bulan Oktober, di mana di dinya aya hiji kajadian anu ahéng, nu pinuh ku rupa-rupa kasieun jeung katineung, kuring alakadarna baris ngabébérkeun hiji tokoh nu ngilu kageutahan, alatan kungsi milu dina orhanisasi hiji partéy nu ceunah mah geus wani-wani arék ngarebut … Lanjutkan membaca Mang Utuy

12 Nisan di Taman Makam Pahlawan Cikutra

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Siang itu, saya bersama Komunitas Aleut sedang berada di TMP Cikutra. Saat itu, kami melakukan kegiatan berjudul “Ngaleut Cikutra”. Selama kegiatan berlangsung, kami berkeliling di sekitaran TMP Cikutra untuk melihat beberapa nisan pahlawan terkenal seperti E.F.E. Douwes Dekker dan Abdoel Moeis, Di tengah perjalanan berkeliling di dalam TMP Cikutra, saya … Lanjutkan membaca 12 Nisan di Taman Makam Pahlawan Cikutra

Inggit Garnasih dalam Foto Bersejarah

Oleh: Hani Septia Rahmi (@tiarahmi)   Sepi… Begitulah kesan pertama yang tertangkap ketika menginjakkan kaki di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan no 5, Bandung. Padahal menurut informasi yang diperoleh, tanggal 24-28 Februari 2015, diselenggarakan Pameran Foto dan Artefak Bersejarah Ibu Inggit Garnasih. Memasuki gedung, saya disambut oleh dua orang yang bertindak sebagai penerima tamu. … Lanjutkan membaca Inggit Garnasih dalam Foto Bersejarah

Halim Perdanakusumah, Berjuang dari Udara

Oleh : Vecco Suryahadi, dengan tambahan dari Ghera Nugraha dan Arya Vidya Utama Abdul Halim Perdanakusumah atau Halim Perdanakusumah lahir pada tanggal 18 November 1922 di Sampang, Madura. Halim memiliki ayah bernama Haji Abdul Gani Wongsotaruno dan ibu bernama Asih yang merupakan istri ke tujuh. Halim juga memiliki adik yang kelak juga berkarir di Angkatan … Lanjutkan membaca Halim Perdanakusumah, Berjuang dari Udara

Jejak Masa Lalu “Yang Terlupakan”

Oleh: Wisnu Setialengkana (@naminawisnu) Ironis. Satu kata yang terucap bila melihat tempat ini. Tempat yang merupakan situs sejarah. Salah satu jejak masa lalu 'yang terlupakan" Mungkin masih banyak yang tidak tahu mengenai bangunan di foto yang ada diatas itu. Yakin tidak mengetahuinya ? Ironis. Kembali harus saya ucapkan bila tidak mengetahuinya. Terlebih bila orang Bandung. … Lanjutkan membaca Jejak Masa Lalu “Yang Terlupakan”

Dipati Ukur, an Honourable Hero or a Legendary Loser

Oleh : M.Ryzki Wiryawan Dipati Ukur, an Honourable Hero or a Legendary Loser   Kalimat tersebut termaktub dalam bagian terakhir karya Rabin Hardjadibrata yang berjudul “Dipati Ukur, Was it the Week that Ushered 350 Years of Dutch Rule”. Tokoh Dipati Ukur memang merupakan seseorang yang misterius dan telah menjadi diskusi selama ratusan tahun. Ada yang … Lanjutkan membaca Dipati Ukur, an Honourable Hero or a Legendary Loser

Douwes Dekker

Oleh : M.Ryzki Wiryawan   Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1952) atau lebih dikenal dengan nama Dr. Danu Dirjo Setya Budhi, lahir di Pasuruan dan meninggal di Bandung tanggal 28 Agustus 1952. Douwes Dekker adalah cucu dari adik Eduard Douwes Dekker, yang dikenal sebagai Multatuli, pengarang buku Max Havelaar. Sifat kakak kakeknya yang membela kemanusiaan … Lanjutkan membaca Douwes Dekker

Tjarda the Last Governor

Oleh : M.Ryzki Wiryawan “Campakkanlah semua kekecilan jiwa! Jaga agar anda tidak berada di bawah ukuran waktu.Semoga rahmat Tuhan menguatkan anda dan saya.” Pidato terakhir Tjarda, gubernur jenderal terakhir Hindia Belanda. A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (7 Maret 1888 – 16 Agustus 1978), Gubernur Jenderal ke-66 yang juga terakhir bagi Hindia Belanda. Dikenal dengan gigi … Lanjutkan membaca Tjarda the Last Governor

R.A.A. Martanegara

R.A.A. Martanegara bupati Bandung tahun 1893-1918 lahir tanggal 9 februari 1845. Tidak seperti halnya dengan bupati Bandung lain yang berasal dari keturunan Menak Bandung, beliau berasal dari keturunan bangsawan Sumedang, dari pihak ayah, ia adalah cicit dari Bupati Sumedang Pangeran kornel (1792-1828). Pengangkatan beliau sbg bupati Bandung tidak berjalan mulus. Di awal pelantikannya sbg bupati, … Lanjutkan membaca R.A.A. Martanegara

Tjipto Mangoenkoesoemo

Bandung merupakan pusat pergerakan bagi beberapa tokoh bangsa, diantaranya Tjipto Mangoenkoesoemo (1886-1943). Dimulai dengan pertemuannya dengan Douwes Dekker di Surabaya yang membawanya ke Bandung. Tjipto kemudian bergabung dengan redaksi harian De Express Pimpinan DD, harian ini yang mempelopori pendirian Indische Partij. Tanggal 25 Desember 1912 Indische Partij didirikan di Bandung, dengan DD sebagai Ketua dan … Lanjutkan membaca Tjipto Mangoenkoesoemo

Soeratin dan Sejarah PSSI Sebagai Organisasi Politis

Oleh : Indra Pratama #nurdinturun #lasercheater #wasitdibayar Hashtag diatas nampaknya sudah terlalu jamak untuk kita lihat di beberapa situs social network. Ketidakpuasan atas prestasi tim nasional sepakbola kita menjadi pemicu bagi para user untuk menghakimi pihak-pihak yang dianggap salah. Sudah menjadi kebiasaan di negara ini untuk mengharuskan diri mencari kambing hitam atas sesuatu. Ada anggapan … Lanjutkan membaca Soeratin dan Sejarah PSSI Sebagai Organisasi Politis

Dr. C. Snouck Hurgronje

Dr. C. Snouck Hurgronje (1857 - 1936). Sarjana Belanda keturunan Yahudi, ahli bahasa arab dan agama Islam, penasihat jendral Van Heutsz dan pemerintah Hindia Belanda dalam usaha menguasai Aceh. Di Bandung, Tahun 1898 beliau menikah dengan Siti Sadiyah yang saat itu baru berusia 13 tahun. Sang Istri muda adalah putri dari Raden Haji Muhammad Soe'eb, … Lanjutkan membaca Dr. C. Snouck Hurgronje

Sos, Si Jenius penghuni Jalan Pungkur..

Oleh : Indra Pratama Malam itu Indonesia Mencari Bakat mencapai babak penyisihan untuk tiga besar. Dua dance performer, Funky Papua dan Brandon berada di posisi dua terbawah. Mamah saya yang beberapa bulan terakhir ini mendadak menjadi penggemar bocah kecil imut yang demen ugat-uget breakdance, gak berenti2 ngomel, "Brandon itu jenius, prodigy!, masa harus kalah duluan? … Lanjutkan membaca Sos, Si Jenius penghuni Jalan Pungkur..

Mengenal Haji Hasan Mustapa

Oleh : Asep Nendi Agaknya telinga kita masih asing mendengar nama yang satu ini. Padahal seabad lalu namanya memiliki peranan penting bagi perkembangan Islam di Nusantara, khusunya bagi masyarakat Sunda. Namanya diabadikan sebagai nama jalan yang memanjang dari Surapati sampai Cicaheum. Orang-orang lebih mengenal Jalan Suci daripada Jl. P.H.H Mustapa. Ya, Beliaulah Penghulu Besar Haji … Lanjutkan membaca Mengenal Haji Hasan Mustapa