Susur Pantai Ciletuh #2

Jam 8 pagi saya terbangun karena suara berisik orang-orang sedang ngobrol di balik dinding kamar saya. Di samping saya Audya masih terlelap. Puteri dan Rani entah ke mana. Nampaknya sedari subuh mereka sudah bangun. Hari itu, Sabtu, 9 Agustus 2019 ketika saya bangun, pandangan saya menyapu isi kamar. Oh ya ini di rumahnya Rani di … Lanjutkan membaca Susur Pantai Ciletuh #2

Sejarah Perkebunan dan Pertanian di Bamboo House, Cimurah, Karangpawitan, Garut

Nama tempatnya sederhana saja, Bamboo House, walaupun isinya sebetulnya jauh lebih kaya dari yang dapat dibayangkan melalui nama itu

Candu Tarawangsa

Oleh: Aozora Dee (@aozora_dee) Pukul 4 sore aku baru pulang ke kosan setelah mengurus ini itu. Segera saja kusimpan tas di tempat penyimpanan dan langsung menuju kamar mandi. Aku harus mandi biar badan lebih segar setelah banyak kegiatan di akhir pekan ini. Aku lepas bajuku satu persatu. Aroma kemenyan serta wewangian lain masih menempel di … Lanjutkan membaca Candu Tarawangsa

Tarawangsa: Pengalaman Ekspresi Diri yang Magis dan Mistis

Oleh: Puspita Putri (@Puspitampuss) Penghujung Agustus 2019 merupakan hari yang cukup sibuk untuk aku dan teman-teman Komunitas Aleut. Setelah malam sebelumnya kami pulang larut selepas menunggu dekorasi untuk Bandung Historace 2019, esok paginya kami sudah stand by kembali di halaman Museum Kota Bandung untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Acara cukup sukses dan menyenangkan, setelah evaluasi akhirnya kami memutuskan … Lanjutkan membaca Tarawangsa: Pengalaman Ekspresi Diri yang Magis dan Mistis

Catatan Perjalanan Ngaleut Arjasari

Oleh: Lina Dewi (@linadewi08) Hari ini, Sabtu, 27 Juli 2019, saya ikut kegiatan temen-temen Komunitas Aleut yang diberi judul “Ngaleut Arjasari”. Waktu Kamisan, saya denger dari temen-temen bahwa ngaleut ini akan mengunjungi beberapa jejak Dipati Ukur di sekitar Banjaran. Terus terang, saya engga banyak tahu tentang Dipati Ukur, yang saya tahu nama ini adalah nama … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan Ngaleut Arjasari

Satu Klan Ambon di Perkebunan Priangan

Oleh: Ariyono Wahyu Widjajadi (@A13xtriple) "Beta PattirajawaneYang dijaga Datu-datuCuma SatuBeta PattirajawaneKikisan lautBerdarah lautBeta PattirajawaneKetika lahir dibawakanDatu dayung sampan" Cerita Buat Dien Tamaela- Chairil Anwar Entah pada saat Ngaleut yang mana saya pernah membacakan puisi tadi. Namun saya ingat membacakan puisi itu ketika singgah di GOR Saparua, sebuah tempat yang cukup akrab bagi saya. Saat ngaleut itu, … Lanjutkan membaca Satu Klan Ambon di Perkebunan Priangan

Secuil Kisah Momotoran Bareng Komunitas Aleut

Oleh: Deuis Raniarti (@deraniarti) “....... i’m coming home, i ‘m coming home, tell the world that i’m coming home, let the rain wash away all the pain of the yesterday...” Sepasang penyuara telinga tersemat pada indra pendengaran. Lagu Coming Home yang dilantunkan Skylar Grey menemani perjalanan saya ke kota Bandung. Saya pikir lagu ini cukup … Lanjutkan membaca Secuil Kisah Momotoran Bareng Komunitas Aleut

Ngaleut Pacet, Sekali Peristiwa di Bandung Selatan

Oleh : Ervan Masoem (@Ervan) Jika Pram menulis sebuah Novel yang berjudul Sekali Peristiwa di Banten Selatan, saya di sini akan menulis sebuah catatan perjalanan yang berjudul Ngaleut Pacet, Sekali Peristiwa di Bandung Selatan. Mengubah Banten menjadi Bandung dan ceritanya yang jelas berbeda. Perjalanan diawali dari Sekretariat Komunitas Aleut di Jalan Pasir Jaya XIII No … Lanjutkan membaca Ngaleut Pacet, Sekali Peristiwa di Bandung Selatan

Catatan Perjalanan Ngaleut Bagendit

Oleh: Mey Saprida (@meysaprida) Memilukan, seseorang harus menjatuhkan hukuman mati kepada temannya sendiri, lantaran temannya itu melakukan pemberontakan. Berawal dari sana, saya penasaran bagaimana pemberontakan itu berakhir? Akhirnya dia yang memboncengku bercerita. Dulu Sukarno berteman dengan Kartosoewirjo di Surabaya, mereka ngekos di tempat yang sama yaitu di rumah Tjokroaminoto. Tjokroaminoto tidak lain merupakan guru mereka. … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan Ngaleut Bagendit

Nasib Renta Teleskop Zeiss Bosscha Jelang Satu Abad

Lensa teleskop Carl zeiss Observatorium Bosscha. tirto.id/Irfan Teguh Pribadi Polusi cahaya di Lembang kini menjadi tantangan terbesar bagi Observatorium Bosscha yang selesai dibangun 1928 atau 90 tahun lalu. Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh)   Carl Zeiss lahir di Weimar, Jerman, pada 11 September 1816. Ia adalah pakar optik yang pada 1846 mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang … Lanjutkan membaca Nasib Renta Teleskop Zeiss Bosscha Jelang Satu Abad

Terjerat Puncak Eurad

Oleh: Ariyono Wahyu Widjajadi (@A13xtriple) Neng Rahmah terjerat tipu daya Gan Andung. Terpikat bujuk rayu Sang Jejaka justru membuat hidupnya tersiksa dan sengsara. Cinta buta membuatnya tega meninggalkan kedua orang tua yang sebenarnya melindunginya dari pesona dusta Si Durjana. Nasib kemudian menyeretnya hingga tiba di Puncak Eurad, batas antara Bandung dengan Karawang. Dari atas gunung ia … Lanjutkan membaca Terjerat Puncak Eurad

Jejak Langkah Sanghyang Heleut

Oleh : Rulfhi Alimudin Pratama (@rulfhi_rama) Asap knalpot menyembur ke muka. Hitam pekat, bau, perih di mata. Sialnya waktu itu saya memakai helm tanpa kaca. Jadi bisa dibayangkan asap tersebut langsung menyerempet pori-pori kulit di muka. Ini lebih buruk dari bau kentut. Alasan inilah yang membuat saya tidak menyukai jalan Citatah, Padalarang. Jalan ini sudah … Lanjutkan membaca Jejak Langkah Sanghyang Heleut

Bima Sakti Tertancap di Bosscha

Observatorium Bosscha | Foto Tropen Museum Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tahun 1948, Observatorium Bosscha mendapatkan bantuan donasi untuk membuat optik teleskop baru dari Unesco. Bantuan ini didapatkan ketika Egbert A. Kreiken yang pernah menjadi staf Observatorium Bosscha (1928-1930) menghadiri General Meeting UNESCO di Meksiko. Baru pada tahun 1950, berita ini disampaikan kepada Pemerintah Indonesia. … Lanjutkan membaca Bima Sakti Tertancap di Bosscha

Travelogue : Situ Cileunca, Pangalengan

By adiraoktaroza Sekitar 45 Kilometer dari Kota Bandung, terdapat sebuah Danau yang menyimpan beribu pesona dan cerita, Situ Cileunca namanya. Lokasi tepatnya berada di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Berada di ketinggian 1550 Mdpl, membuat Situ Cileunca memiliki hawa yang sejuk dan menyegarkan. Bahkan di saat-saat tertentu suhu di sana dapat mencapai 10°Celcius. Selain suasana danau yang … Lanjutkan membaca Travelogue : Situ Cileunca, Pangalengan

Mengenal Willem Gerard Jongkindt Conninck

  Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada bulan Juni 1934, sebuah perayaan spesial untuk Tuan W.G. Jongkindt Coninck diselenggarakan di Kertamanah. Banyak telegram, karangan bunga, serta bingkisan diterima oleh panitia perayaan di Kertamanah. Saking spesialnya perayaan ini, banyak artikel koran Belanda yang merekam peristiwa ini. Tapi siapa sih Tuan Jongkindt ini? Untuk mengenalnya, mari kita mundur … Lanjutkan membaca Mengenal Willem Gerard Jongkindt Conninck