Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Aku juga berjuang,” bela Kartini, “ikut melawan tirani budaya yang feodalistis, tiranik dan hegemonis. Sama sepertimu.” “Ya, ya, aku tak hendak mencibirmu atau apa. Maksudku-” “Oke, jujur saja, tak perlu berputar-putar. Kau iri kan?” “Hey!” Muka Dewi Sartika mendadak merah padam. Seakan ada sejuta sumpah serapah tercekat di kerongkongannya, memaksa ingin … Lanjutkan membaca Kartini atau Dewi Sartika?
Komunitas Aleut
Ke Bandung-lah Sukarno Akan Kembali…
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Kota Bandung memiliki keterikatan yang sangat erat di dalam diri seorang Sukarno. Ya, meskipun ia lahir dan besar di daerah Jawa Timur, namun di Bandung-lah dirinya ditempa hingga menjadi sosok yang kini kita kenal. Di Kota Bandung ia memulai kiprah politiknya. Awalnya ia dikenal masyarkat sebagai orator yang ulung. Kemudian, … Lanjutkan membaca Ke Bandung-lah Sukarno Akan Kembali…
Nikmatnya Menyantap Lomie Cilie
Oleh: Fathonil Aziz (@aziztony) dan Maya Firmansyah (@Raeki91) Bandung sebagai kota yang terletak di dataran memiliki hawa yang cukup dingin. Hal ini menimbulkan sensasi rasa luar biasa saat kita menikmati makanan atau minuman hangat di tengah dinginnya hawa Kota Bandung, apalagi ketika Kota Bandung diguyur hujan yang cukup deras di bulan November. Lomie, makanan yang … Lanjutkan membaca Nikmatnya Menyantap Lomie Cilie
Bubur Cianjur Rasa Buah Batu
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Nasi telah menjadi bubur nasi, bukan bubur kacang. Tempo kini, fungsi bubur tidak hanya menjadi pengingat seperti orang Tiongkok lakukan tiap hari ke-8 bulan lunar ke-12. Sekarang ini, bubur hanya berfungsi sebagai obat lapar yang dikonsumsi tanpa harus memikirkan filsafat bubur. Terkadang, bubur menjadi makanan utama bagi orang sakit. Lebih … Lanjutkan membaca Bubur Cianjur Rasa Buah Batu
Mang Utuy
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Dina raraga nyanghareupan watés ahir bulan Séptember jeung mimiti bulan Oktober, di mana di dinya aya hiji kajadian anu ahéng, nu pinuh ku rupa-rupa kasieun jeung katineung, kuring alakadarna baris ngabébérkeun hiji tokoh nu ngilu kageutahan, alatan kungsi milu dina orhanisasi hiji partéy nu ceunah mah geus wani-wani arék ngarebut … Lanjutkan membaca Mang Utuy
Kosambi Pernah Jadi Pusat Hiburan di Bandung
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Manusia adalah makkhluk hidup yang spesial. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, manusia membutuhkan hal-hal lain untuk tetap bertahan hidup dalam menjalani kehidupannya. Salah satu kebutuhan tersebut adalah hiburan. Sejak dahulu, manusia menghibur diri mereka dengan berbagai macam hal, seperti musik, drama, dan olahraga. Dengan hiburan, manusia bisa kembali berpikiran jernih … Lanjutkan membaca Kosambi Pernah Jadi Pusat Hiburan di Bandung
ITB sebagai Objek Wisata Alternatif
Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Alkisah sekitar seabad yang lalu, tepatnya pada 4 Juli 1919, empat gadis mewakili empat bangsa secara simbolis menanam empat batang pohon di tengah lahan persawahan Dago, menandai pembangunan sekolah tinggi teknik pertama di Hindia Belanda – Technische Hogeschool – yang akan didirikan di lahan tersebut. Beberapa tahun sebelumnya, niat pendirian sekolah … Lanjutkan membaca ITB sebagai Objek Wisata Alternatif
Obrolan di Pasar Cihaurgeulis
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Seorang anak kecil terlihat tidak tenang. Beberapa kali ia merengek kepada ibunya yang sedang asik berbelanja. Pertanyaan “Mah, kapan kita pulang?” terus menerus ia lemparkan sambil menutup hidung. Satu-dua kali ibu muda ini masih menjawab pertanyaan anaknya, lalu kemudian tak lagi menggubris rengekan yang terus datang tanpa henti. “Berapa umurnya, … Lanjutkan membaca Obrolan di Pasar Cihaurgeulis
Pertempuran Cihaurgeulis
Pada tanggal 3 Desember 1945, seorang pemuda bekas Heiho bernama Slamet memimpin penyerangan ke sekitar Cihaurgeulis sampai ke depan Gedung Sate. Musuh menangkis penyerangan itu hingga terjadi pertempuran yang seru. Pertempuran itu berlangsung hingga tentara sekutu didesak mundur. Rumah - rumah yang mereka tempati dibakar habis oleh para pejuang. Akhirnya, pertempuran berhenti karena persediaan peluru … Lanjutkan membaca Pertempuran Cihaurgeulis
Berkenalan dengan Realisme Magis
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Saat kita menemukan dunia ini terlalu buruk,” sabda novelis Gustave Flaubert, “kita butuh mengungsi ke dunia lain.” Maka Gabriel Garcia Marquez menemukan dunia lain itu dalam fiksi. Ya, kita bakal menikmati keasyikan akan penemuan sebuah dunia yang hilang, petualangan masa silam lewat pengembaraan sebuah semesta dari novel-novelnya penulis kelahiran Kolombia ini. Begitu … Lanjutkan membaca Berkenalan dengan Realisme Magis
Lampu Merah Pertama di Bandung
Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Tanggal 30 Januari 1934 selayaknya diperingati sebagai hari lahir lampu merah di Bandung. Mengapa ? Karena tepat pada tanggal tersebut Bandung akhirnya memiliki tanda Stop-Vrij Otomatis yang kini dikenal sebagai lampu merah, untuk pertama kalinya. Sebelum menggunakan lampu merah otomatis, lalu lintas di beberapa persimpangan yang ramai di Bandung diatur … Lanjutkan membaca Lampu Merah Pertama di Bandung
Surat Kereta Untuk Alina
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Alina sayang, apa kabar? Ini entah surat yang keberapa. Aku tak menghitungnya. Keberadaanmu yang entah di mana, membuat semua risalah tak menemukan alamatnya. Namun aku tak pernah bosan menulisnya untukmu, Alina. Dan sekali ini, aku ingin berbagi cerita tentang perjalananku ke Semarang dan Ambarawa menggunakan moda transportasi kesayangan kita. Ya, … Lanjutkan membaca Surat Kereta Untuk Alina
Nikmatnya Bermalam di Kereta Api Wisata Priority
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “OY OY OY! GO KINAL GO!” Salah banget nih Akbari Madjid (@madjidakbari) sama Gigi Cherrybelle (@gigigicht) malah karaokean pakai lagu Fortune Cookies-nya JKT48, ya otomatis saya yang meski berjaket Efek Rumah Kaca ini teriak chant lah kayak para wota yang kesurupan. Nggak peduli meski lagi di atas kereta api, dan banyak … Lanjutkan membaca Nikmatnya Bermalam di Kereta Api Wisata Priority
Bandung (BD) ke Semarang Tawang (SMT) dengan Kereta Wisata Priority
Oleh: Ghera Nugraha (@vonGNR) BD – CMI – PWK – CKP – CN – TG – PK – SMT Bandung – Cimahi – Purwakarta – Cikampek – Cianjur – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang Bagi masyarakat Indonesia di Pulau Jawa, moda transportasi masal Kereta Api sudah tidak asing lagi. Bahkan di beberapa kota besar … Lanjutkan membaca Bandung (BD) ke Semarang Tawang (SMT) dengan Kereta Wisata Priority
Perpisahaan, Topi, dan Kereta Api
Oleh: Kedai Preanger (@KedaiPreanger) “Akhirnya peluit pun dibunyikan Buat penghabisan kali kugenggam jarimu Lewat celah kaca jendela Lalu perlahan-lahan jarak antara kita Mengembang jua Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu Yang menggigil di angin senja.” ---Elha Entah, bagi saya kereta api selalu identik dengan perpisahan. Tak hanya kereta sebetulnya, namun alat transportasi lain pun kerap menyuguhkan … Lanjutkan membaca Perpisahaan, Topi, dan Kereta Api