Oleh : Ridwan Hutagalung Seni beluk adalah seni vokal tanpa iringan instrumen khas masyarakat Sunda yang sekarang ini sudah langka sekali ditemui. Sebarannya adalah wilayah agraris dan terutama di dataran-dataran tinggi, mulai dari Banten hingga Sumedang dan Tasikmalaya. Namun sayangnya sebaran yang luas ini tidak berarti bahwa seni beluk (mungkin juga seni tradisional lainnya) memiliki … Lanjutkan membaca Sekilas Seni Beluk
Ngaleut Dayeuhkolot-Banjaran
Oleh : Ridwan Hutagalung Sebagai laporan dari ngaleut ke Dayeuhkolot-Banjaran tanggal 20 Maret 2011 kemarin, saya bikin catatan yang ternyata berpanjang-panjang. Semoga tidak membosankan membacanya. MONUMEN MOHAMMAD TOHA Pada hari Minggu lalu, 20 Maret 2011, Komunitas Aleut! mengadakan kunjungan ke daerah Dayeuhkolot dengan tema utamanya mengenang peristiwa Bandung Lautan Api (BLA – 1946). Sebagian kita … Lanjutkan membaca Ngaleut Dayeuhkolot-Banjaran
NgAleut! Bandung Lautan Api! 20.03.2011
Oleh : Aditia Febriansya Minggu 20 Maret besok Aleut! akan mengunjungi Dayeuh Kolot, untuk melihat sisa peristiwa Bandung Lautan Api.. bwt anggota Aleut harap bawa 5rb rupiah utk ganti print an materi, sedangkan yg mau daftar bawa 15 rb utk daftar dan materi.. Kita kumpul di Apotek Damai Jl. Buahbatu (sbrng Kartika Sari) jam 7.30 … Lanjutkan membaca NgAleut! Bandung Lautan Api! 20.03.2011
Mengenal Peristiwa Bandung Lautan Api dan Mohammad Toha bersama Komunitas Aleut!
Oleh : Pipin Pramudia Seperti pada biasanya ketika senggang, setiap hari Minggu kita selalu jalan jalan bersama Komunitas Aleut, entah jalan kaki di kota, di gunung, atau keliling naik angkot, wisata sejarah, kuliner, dan sebagainya sebagainya. Minggu ini 20 maret 2011, kita ngaleut! (istilah jalan jalannya) ke daerah Dayeuh Kolot untuk mengetahui peristiwa Bandung Lautan … Lanjutkan membaca Mengenal Peristiwa Bandung Lautan Api dan Mohammad Toha bersama Komunitas Aleut!
Secabik Cerita Komunitas Aleut!
Oleh : Catra Prathama Kali ini saya tidak akan cerita tentang perjalanan-perjalanan bersama aleut. Karena saya yakin ada seratusan catatan perjalanan yang telah dibukukan, eh di posting di https://aleut.wordpress.com/ .Ya, kami menamakan komunitas ini dengan Komunitas aleut. *bukan kami juga sih, tapi orang2 sebelum kami masuk*. Aleut dalam bahasa sunda artinya berjalan beriringan. Kita selalu … Lanjutkan membaca Secabik Cerita Komunitas Aleut!
Pabrik Kertas Pertama di Indonesia, Nasibmu Kini…
Oleh : Noviana Dewani Hari ini kali ketiga saya ikut ngaleut, sebelumnya saya ikut ngaleut cikapundung dan Romantika cinat Inggit ganarsih. Sebenarnya hari ini gak ada agenda untuk ikut aleut. Tapi dari pada semua gak pasti jadi mending saya ikut ngaleut, sekalian refreshing dan pengen tau juga tentang pabrik kertas.hehe berhubung tidak di agendakan, maka … Lanjutkan membaca Pabrik Kertas Pertama di Indonesia, Nasibmu Kini…
Kisah Sedih Penghasil Kertas Pertama di Indonesia…
Oleh : Akbar Nuzul Putra Hai Aleutians!…. Setelah hampir 1 tahun ikut ngAleut!, akhirnya muncul juga tulisan untuk pertama kalinya. Hehe… Seperti isi SMS dari Indra, pagi itu para pegiat Aleut! udah pada ngumpul di depan Stasiun Bandung. Dari Stasiun Bandung para pegiat menggunakan kereta menuju Padalarang. Siapa sangka kalau objek yang akan kita tuju … Lanjutkan membaca Kisah Sedih Penghasil Kertas Pertama di Indonesia…
PT. Kertas Padalarang, Kebanggaan yang Terlupakan
Oleh : Mondriadi Minggu ini (6 Maret 2011), saya berkesempatan kembali bergabung dengan teman-teman dari Komunitas Aleut menjelajah sejarah di Bandung dan sekitarnya. Kali ini di sepakati point de rendevouz di Stasiun KA Bandung yang menghadap ke Jl. Kebon Kawung. Setelah melahap sarapan pagi lontong padang di Simpang Dago saya segera menemui teman yang sudah … Lanjutkan membaca PT. Kertas Padalarang, Kebanggaan yang Terlupakan
Pertama… dan Selanjutnya Apa???
Oleh : Ujanx Lukman PERTAMAX.... Sebuah kata yg sering ditulis pada setiap posting pertama di sebuah portal online, lalu seperti apakah perjalanan "pertama" ke sebuah pabrik yang menjadi saksi sejarah "tirani" di Indonesia dan Bandung khususnya yang kemudian menyimpan banyak kontroversi. Pemirsa... ehh salah pembaca inilah notes investigasi.... (pake gaya In*r*t di <>tv) Gedung dinas … Lanjutkan membaca Pertama… dan Selanjutnya Apa???
Jadi Pemandu Wisata Kota Sendiri Yuk!
Oleh : Fadhli A.Sadar Terbayang tidak,kalau suatu saat ada teman kita dari luar daerah, atau luar negri datang berkunjung ke kota kita? dan yang kita ceritakan paling tempat makan,minum, wisata, dan tempat hiburan lainnya. Akan sangat garing rasanya yang kita bicarakan hanya itu itu saja. Namun alangkah menariknya jika kita menceritakan tempat-tempat bersejarah yang ada … Lanjutkan membaca Jadi Pemandu Wisata Kota Sendiri Yuk!
Berjalan, Belajar, Bersuka Ria bersama Komunitas Aleut!
Oleh : Ayu 'Kuke' Wulandari Bandung pagi ini cerah. Sangat cerah! Sampai-sampai Biru Langit dan Awan-awan saling berlomba ambil tempat di sana-sini. Kebetulan pula hari Minggu ini ada kegiatan “Bandung Lautan Sepeda”. Semestinya menyenangkan. Tapi dampaknya tidak terlalu menyenangkan karena kegiatan entah-berapa pihak lain jadilah terpaksa kehilangan ketepatan waktu pelaksanaan. Salah satunya ya kegiatan ngAleut … Lanjutkan membaca Berjalan, Belajar, Bersuka Ria bersama Komunitas Aleut!
Selayang Pandang Cina di Parijs van Java
Oleh : Mutiara Intan Permata Mendengar kata Cina akan terbesit langsung dalam benak banyak orang termasuk penulis tentang karakter fisik orang cina yang tidak lain adalah berkulit kuning, mata sipit, dan berambut hitam lurus. selanjutnya hal itu diikuti dengan kenyataan bahwa bangsa cina unggul dalam bidang perekonomian, anda tentunya pernah mendengar lelucon lokal yang … Lanjutkan membaca Selayang Pandang Cina di Parijs van Java
Ngaleut ke ChinaTown-nya Bandung
Oleh : Fadhli A.Sadar Sebagian warga bandung kini,menghabiskan waktu minggunya dengan pergi berolahraga di car free day Dago, atau mungkin sebagian lagi beristirahat di rumah. Lain halnya dengan komunitas jalan jalan sejarah yang disebut Komunitas Aleut yang pada hari Minggu pagi jam 8, tanggal 20 Februari 2010 mengadakan perjalanan menuju kawasan Chinatown atau kawasan Pecinan … Lanjutkan membaca Ngaleut ke ChinaTown-nya Bandung
Oto Iskandar Dinata
Oleh : Asep Suryana Beberapa hari tertunda menulis catatan perjalanan ini, karena majalah khusus mengenai organisasi Paguyuban Pasundan (PP) dan Oto Iskandar Dinata yang akan dijadikan rujukan utama tidak kunjung ditemukan. Sebenarnya untuk mencapai Pasir Pahlawan yang berada di Km 15 Jl. Raya Bandung-Lembang dapat ditempuh dengan mudah naik kendaraan umum. Tapi itu bukan … Lanjutkan membaca Oto Iskandar Dinata
“Bade Kamana Bu??”. “Bade Balanja ka Otista..”
Oleh : Ujanx Lukman Sebuah pernyataan yang sering kita dengar dari para ibu-ibu shopaholic tentang tempat belanja yang berada disepanjang jalan tersebut. Jalan ini mempunyai sebuah pasar yang katanya teramai se-Asia Tenggara, yaitu Pasar Baru dan jejeran toko-toko yang menjajakan segala kebutuhan. Lalu sesederhana itukah seorang Otista atau nama lengkapnya Oto Iskandar Dinata didalam perjuangan … Lanjutkan membaca “Bade Kamana Bu??”. “Bade Balanja ka Otista..”