Oleh: Nandar Rusnandar (@nandarkhan) Hari Minggu pagi memang asyik bila dimanfaatkan untuk sekadar jalan santai atau olah raga lari-lari kecil, di Bandung ada banyak tempat tempat yang disediakan untuk kegiatan olahraga ringan ini, salah satunya, Gasibu. Lapangan Gasibu sekarang sudah lebih bagus dibanding tahun-tahun kemarin, sudah tersedia jogging track berwarna biru mengelilingi lapangan utama, ditambah … Lanjutkan membaca Gunung-gunung di Gasibu
Kelas Literasi
Catatan Perjalanan: Ngaleut Merakdampit
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) https://4.bp.blogspot.com/-G0VHGPo81F8/WPnZJfTl03I/AAAAAAAABvg/IGgsZQpwK_kRKmk-so2t4St1xXLUaEYvgCLcB/s1600/1.JPG Sekali waktu saya pernah naik ke bukit Batu Taréngtong di daerah Merakadampit. Bukit yang mahiwal jika dibandingkan dengan perbukitan yang ada di sekelilingnya. Meski sama-sama ditanami palawija dan tanaman bumbu, namun di bukit tersebut banyak terdapat bebatuan. Minggu, 9 April 2017, bersama rombongan yang agak banyak dari Komunitas Aleut, … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan: Ngaleut Merakdampit
Merakdampit dan Kegelisahan Para Penggarap Lahan Sewaan
Oleh: Anggi Aldila (@anggicau) REPUBLIKA.CO.ID, M.A.W Brouwer (1923-1991) seorang dari negeri Belanda yang telah lama tinggal di Bandung, Jawa Barat, pernah berujar "Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum". Pernyataan itu menjadi sangat familiar untuk sebagian warga Kota Bandung, terutama bagi yang sering melewati kawasan Asia-Afrika karena terpampang di dinding bawah jembatan penyebrangan, persis di … Lanjutkan membaca Merakdampit dan Kegelisahan Para Penggarap Lahan Sewaan
Ida Jacoba Andina Douwes Dekker
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Makam Ida Jacoba Andina Douwes Dekker di Pandu (Foto: Media-KITLV) Jika kita mencari foto Permakaman Pandu di KITLV dengan kata kunci “Pandu”, niscaya kita akan menemukan belasan foto. Di antara belasan foto itu, ada satu foto nisan yang menarik perhatian lantaran tahun kematiannya yakni 1944 yang berarti si pemilik nisan meninggal … Lanjutkan membaca Ida Jacoba Andina Douwes Dekker
Orang Boer jadi Bandoenger
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Maret 1903, tibalah 20 orang berkulit putih di pelabuhan Tanjungpriok. Sebagian dari mereka berkumis tebal, sebagian lagi tidak. Ada yang terlihat sepuh, dan ada pula yang muda. Tapi mereka punya satu kesamaan, yakni sama-sama orang Boer yang ikut Perang Boer. Sebelum tiba di Hindia Belanda, mereka mendekam di Penjara Welikada, … Lanjutkan membaca Orang Boer jadi Bandoenger
[Catatan] Rasia Bandoeng: Asal Usul Nama Jalan
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Alkisah, pada awal abad 20, hiduplah pasangan suami istri bernama Soeridjan dan Bi Emi di Bandung. Rumah mereka di sekitar Tegallega. Pekerjaan mereka ialah mengurus rumah plesiran (bordil) dan isinya. Entah karena terkenalnya rumah plesiran mereka atau apa, kawasan sekitar rumah bordil milik mereka dikenal dengan nama Ijan yang diambil dari … Lanjutkan membaca [Catatan] Rasia Bandoeng: Asal Usul Nama Jalan
Lost In Manteos Dina Hiji Waktos
Oleh: Irfan Noormansyah (@fan_fin) “Kalau Jerman dulu ngeruntuhin Tembok Berlin, kita malah bangun Tembok Berlin sendiri di kampung”, begitu cerita Kang Edi dari Manteos. Manteos ini bukanlah sebuah daerah di dataran latin sana, nama ini merupakan sebuah kampung yang letaknya hanya sekitar 5 menit berkendara dari Jl. Dago Bandung. Memang di kawasan tersebut terdapat sebuah … Lanjutkan membaca Lost In Manteos Dina Hiji Waktos
Manteos, Kampung Seribu Tangga di Lembah Ci Kapundung
Oleh: Anggi Aldila Besta (@anggicau) Entah beberapa orang dari seluruh warga Kota Bandung yang mengenal nama Manteos, apalagi kalau ternyata Manteos ini adalah nama sebuah kampung di Kawasan Bandung Utara. Bagi saya, sebenarnya nama ini pun masih asing setidaknya dua tahun ke belakang. Padahal jarak dari rumah ke kampung ini tidak sampai 11 km apabila … Lanjutkan membaca Manteos, Kampung Seribu Tangga di Lembah Ci Kapundung
Kelas Literasi: Sekilas Tionghoa Lewat Tiga Buku
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Buku-buku di Kelas Literasi Tionghoa Di Indonesia, hidup banyak orang Tionghoa. Kehidupan mereka berada di tengah-tengah kehidupan kita. Di tengah-tengah keberadaan kita, mereka hidup dengan memegang teguh kebudayaan, kepercayaan, dan tradisi mereka. Tapi, apa kita orang Indonesia mengenal mereka? Mengenal asal muasal kebiasaan mereka? Atau peradaban mereka? Atau yang buat pusing … Lanjutkan membaca Kelas Literasi: Sekilas Tionghoa Lewat Tiga Buku
Pro Duta Dan Kejayaan Yang Terlupa
Oleh: Irfan Noormansyah (@fan_fin) “Laskar Bandung Lautan Api” Begitu sebuah tulisan dari sebuah mini bus yang teronggok kusam di pelataran Pasar Ulekan Pagarsih Bandung. Kaca jendelanya nampak sangat berdebu tak terurus, sementara spionnya yang patah dibiarkan menggantung dengan sedikit retakan pada cerminnya. Dari ukurannya terlihat kapasitas bus ini hanya dapat menampung sekitar 20 orang saja. … Lanjutkan membaca Pro Duta Dan Kejayaan Yang Terlupa
Cara Asik Mengenal Kota Bandung Bareng Komunitas Aleut
Oleh: Intan (Bukalapak) Naik vespa keliling kota.hatiku jadi gembira. Begitulah kata Naif dalam lagunya Piknik 72. Memang benar, terkadang untuk sekadar refreshing kamu nggak perlu pergi jauh-jauh ke luar kota atau luar negeri. Dengan pergi mengelilingi kota tempat juga bisa menyenangkan. Kamu jadi punya kesempatan pula mengenali lebih jauh kota yang selama ini kamu tinggali … Lanjutkan membaca Cara Asik Mengenal Kota Bandung Bareng Komunitas Aleut
Balasan Untukmu, Sarie!
Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Foto: @fan_fin (Komunitas Aleut) Dear Sarie… Sebelumnya aku minta maaf karena baru membalas suratmu, notif di gmailku akan suratmu tertelan oleh notif dari akun sosmedku. Maklum, sosmedku banyak. Sarie, pernah nonton film Ada Apa Dengan Cinta? Menurutku sih pasti film itu sampai juga ke Pangalengan sana. Nah, masih ingat saat … Lanjutkan membaca Balasan Untukmu, Sarie!
Mengais Sampah Demi Rupiah
Oleh: Willy Akhdes (@willyakhdes) Awan hitam yang sedari tadi menggantung di langit Kota Bandung akhirnya tumpah menjadi hujan. Bulir-bulirnya jatuh bergulir dari angkasa, mengencingi segala sesuatu di bawahnya, termasuk hamparan rumput sintetis Alun-Alun Kota Bandung. Seorang pria setengah baya yang dari tadi menggeledah tiap-tiap tong sampah yang ada di pinggir taman itu harus segera menepi … Lanjutkan membaca Mengais Sampah Demi Rupiah
Balada Banjir Pagarsih
Oleh: Irfan Noormansyah (@fan_fin) “Rumahnya di mana?” “Di Pagarsih” “Itu teh di mana?” “Itu deket Kings, dari Cibadak juga deket” “Oh” Percakapan di atas sering terjadi saat orang yang baru saja dikenal bertanya mengenai tempat saya tinggal. Tapi itu dulu, karena semenjak beberapa minggu lalu, nama Pagarsih menjadi populer seantero Nusantara karena tragedi banjir yang … Lanjutkan membaca Balada Banjir Pagarsih
Apa yang Saya Ketahui Soal Jurnalisme
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Bekal wawasan saya tentang jurnalisme adalah dari kuliah di University of Amsterdam, meski cuma ngambil Introduction to Communication Science, mata kuliah dasarnya komunikasi massa, dan ini hanya kuliah online di Coursera–saya juga ikut ambil filsafat dasar di University of Edinburgh, tapi enggak sampai tuntas. Yang saya dapat dari kuliah tadi adalah tentang … Lanjutkan membaca Apa yang Saya Ketahui Soal Jurnalisme