[Catatan] Rasia Bandoeng: Asal Usul Nama Jalan

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi)

whatsapp-image-2017-02-14-at-14-09-01-1

Alkisah, pada awal abad 20, hiduplah pasangan suami istri bernama Soeridjan dan Bi Emi di Bandung. Rumah mereka di sekitar Tegallega. Pekerjaan mereka ialah mengurus rumah plesiran (bordil) dan isinya. Entah karena terkenalnya rumah plesiran mereka atau apa, kawasan sekitar rumah bordil milik mereka dikenal dengan nama Ijan yang diambil dari nama Soeraidjan.

Beberapa kilometer dari kawasan bernama Ijan, terdapat satu ruas gang bernama Gang Kapitan. Nama Kapitan untuk gang ini berasal dari jabatan pemilik rumah panjang yang berada di pinggir gang ini. Nama pemilik rumah itu ialah Tan Joen Liong yang memiliki jabatan sebagai Kapitan Titulair Tionghoa (jabatan yang diperolehnya setelah dia meninggal) di Bandung.

Seberang mulut Gang Kapitan, terdapat gang agak besar bernama Gang Sim Tjong (sekarang Gang Wangsa). Penamaan Gang Sim Tjong ini sama seperti penamaan Gang Kapitan, yakni dipengaruhi rumah di sekitarnya. Nama pemilik rumah di samping gang ini adalah Tan Sim Tjong.

Cerita asal muasal tiga titik itu saya dapatkan saat mengikuti kegiatan NgAleut Rasia Bandoeng fatsal II yang dilaksanakan Komunitas Aleut dan dipandu oleh Arioyono Wahyu. Tapi apa hanya tiga titik itu saja yang memiliki asal muasal ceritanya? Tentu tidak! Ketiga titik itu hanya sebagian kecil dari cerita yang termuat dari NgAleut Rasia Bandoeng.

 

Tautan asli: https://regularvecco.wordpress.com/2017/02/14/catatan-rasia-bandoeng-asal-usul-nama-jalan/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s