Oleh: Hevi Abu Fauzan (@hevifauzan) Cerita ini ingin saya tulis sebagai salah satu kisah lucu sekaligus miris yang pernah penulis alami saat Ramadhan di rumah. Kisah yang heboh ini terjadi di bulan Ramadhan tahun 1996 yang penulis cukup ingat sampai saat ini. Bersama teman-teman lain, Ramadhan di tahun-tahun sekitar itu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang cukup … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Carvil dan Qaari Pencuri Sandal
Penulis: KomunitasAleut!
#PernikRamadhan: Berawal Demi Seribu Rupiah
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Sebelum memulai tulisan ini, saya akan mengutip salah satu pernyataan legenda New York Yankees, Yogi Berra, mengenai turunnya nilai uang logam. “A nickel ain't worth a dime anymore” Nikel yang dimaksud dalam kutipan di atas adalah uang koin lima sen di Amerika Serikat. Layaknya di Indonesia, uang receh ini nilainya … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Berawal Demi Seribu Rupiah
Wajah Bandung Tempo Dulu di Mata Haryoto Kunto
Oleh: Ridwan Hutagalung (@pamanridwan) Setiap kota pasti menorehkan kesan tersendiri bagi penghuninya, lepas dari apakah dia penghuni tetap ataupun sekadar singgah karena tuntutan sekolah atau pekerjaan. Kalau dibalik, setiap orang pasti menyimpan kesan tersendiri tentang kota yang ditinggalinya baik itu hanya untuk sementara ataupun dalam jangka waktu yang sangat lama. Haryoto Kunto (1940-1999) menuangkan kesan-kesannya … Lanjutkan membaca Wajah Bandung Tempo Dulu di Mata Haryoto Kunto
#PernikRamadhan: Bung, Mari Buka Bersama!
Bukber yuk! Reunian yuk! Akan ada kegiatan musiman yang hanya terjadi di bulan Ramadhan. Kegiatan yang menular baik di kalangan tua atau muda. Kegiatan musiman yang membutuhkan tempat spesial untuk bertemu. Kegiatan yang hanya menjadi kedok inti acara. Kegiatan yang dinanti oleh beberapa orang. Kegiatan itu adalah buka bersama atau bukber. Kegiatan buka bersama tidak mengenal … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Bung, Mari Buka Bersama!
#PernikRamadhan: Pendidikan Menjadi Miskin Ala Ramadhan dan Lebaran
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Kemarin saat melintas di Jl. Braga, persis di depan Bank Indonesia, beberapa orang berjajar di pinggir jalan. Mereka melambai-lambaikan tangannya kepada para pengendara sambil memegang uang baru. Ya, uang baru, masih segar bugar, baru keluar dari cetakan. Mereka tengah “berjualan” uang. Kira-kira begini prakteknya; uang dengan pecahan yang variatif--bisa lima … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Pendidikan Menjadi Miskin Ala Ramadhan dan Lebaran
#PernikRamadhan: Masjid Sepi, Ke Mana Anak-anak?
Oleh: Anggi Aldilla (@anggicau) Siang tadi entah kenapa pengen banget Jum’atan di mesjid Al -Manar yang berada di sekitaran Jalan Puter. Jaman SD dulu, saya sering sholat Jum’at di sini bersama teman-teman sehabis atau saat akan ke sekolah. Bangunannya tidak banyak berubah dibandingkan saat saya TK dan SD (kebetulan TK saya berada satu komplek dengan … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Masjid Sepi, Ke Mana Anak-anak?
#InfoAleut: Kelas Resensi Buku
#InfoAleut Hari Minggu (05/07/2015) kita akan... "Kelas Resensi Buku". Mari bersama-sama membahas buku yang sudah Aleutians baca seminggu terakhir ini. Tertarik untuk bergabung? Langsung saja kumpul di Kedai Preanger (Jl. Solontongan No. 20-D) pukul 13.30 WIB. Buku yang akan diresensinya yah 😀 Jangan lupa untuk konfirmasikan kehadiranmu ke nomor 0896-8095-4394. Cukup kirim SMS dengan format … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Resensi Buku
#PernikRamadhan: Sebelas atau Dua Tiga?
Oleh: Wisnu Setialengkana (@naminawisnu) Salah satu yang sering terjadi bila kita memasuki bulan Suci Ramadhan adalah sebuah pertanyaan: “Shalat Tarawihnya berapa rakaat? Sebelas atau Dua Tiga?” Iya kan? Bahkan kita sendiri yang terkadang bertanya hal tersebut. “Mesjid kita berapa rakaat shalat Tarawihnya tahun ini? Masih sama kaya tahun lalu? Masih dua tiga rakaat?” Dan setiap tahun … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Sebelas atau Dua Tiga?
#InfoAleut: Talkshow “Terbuai Mesra Membaca Kota”
#InfoAleut Hari Sabtu (04/07/2015) kita akan bersama-sama menghadiri acara talkshow "Terbuai Mesra Membaca Kota" di acara Bandung Lautan Gimmick. Mari bersama-sama melihat pandangan berbagai komunitas dan warga Bandung tentang kondisi Kota Bandung saat ini. Tertarik untuk bergabung? Langsung saja kumpul di Gedung Indonesia Menggugat (Jl. Perintis Kemerdekaan) pukul 11.00 WIB. Ga usah khawatir dengan HTM, … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Talkshow “Terbuai Mesra Membaca Kota”
#PernikRamadhan: Jika Aku Menjadi Anak Kecil
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Setelah dewasa, fase anak kecil begitu menyenangkan Adalah sebuah kebahagiaan menjadi anak kecil saat bulan Ramadhan tiba. Loh, tapi kalau dipikir – pikir kembali, kebahagiaan dari mana? Saya tidak puasa satu hari penuh karena tidak kuat. Uang jajan saya akan dibatasi oleh orang tua. Lalu, kebahagiaan apa yang akan saya rasakan … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Jika Aku Menjadi Anak Kecil
Sapeuting di Hotěl Homann
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Mondok di hotěl geděnu munggaran těhbaheula basa diajakan ku jenatna lanceuk nu panggeděna, harita meuting těh di Hotěl Hyatt nu di Jl. Sumatěra. Ari kitu těa mah lanceuk geus apal, yěn kuring mah apan satadina gěurang lembur, jadi bororaah sok mondok di hotel gedě, dalah di hotěl leutik gě can … Lanjutkan membaca Sapeuting di Hotěl Homann
Tudung Lampu Sang Penyelamat Bosscha
Oleh: Deris Reinaldi Kian hari penduduk Indonesia teruslah meningkat, tentu saja ada korelasinya dengan kebutuhan ekonomi dan pemukiman yang meningkat. Dunia seakan semakin sempit dan penuh sesak yang bisa juga disebut heurin ku tangtung. Bumi yang semakin hari semakin tua mulai menghadapi berbagai macam permasalahan akibat peningkatan laju penduduk dan ekonomi. Salah satu masalah yang … Lanjutkan membaca Tudung Lampu Sang Penyelamat Bosscha
#PernikRamadhan: Rindu Suara Badia-Badia Batuang
Oleh: Hani Septia Rahmi (@tiarahmi) Desa Pungguang Kasiak 2) yang terletak di Kecamatan Lubuak Aluang3) merupakan tempat yang menyimpan kenangan Ramadhan masa kecil saya. Punggung Kasiak merupakan tanah kelahiran dan tempat ayah saya menghabiskan masa muda. Tak hanya itu, tempat tersebut dipilih beliau sebagai tempat menunggu hari kebangkitan kelak. Menjelang Ramadhan, ke desa itulah saya … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Rindu Suara Badia-Badia Batuang
#PernikRamadhan: Ngabuburit ala Kapitalis
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Duh stasiun London berapa nih?” “Oh itu properti milik Arip Podomoro Group, hmm… bayar 2000 weh” “Jis geuleuh ke cewek mah pake diskon” Meski cashflow sedang hancur, saya tetap istiqomah jadi pebisnis yang murah hati. Apalagi sedang dalam bulan baik bernama Ramadan. Tapi nampaknya permainan Monopoly nggak mengenal yang namanya matematika … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Ngabuburit ala Kapitalis
#PernikRamadhan: Ngabuburit Tempo Dulu
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) ngabuburit : ngadagoan burit dina bulan puasa bari jalan – jalan Ngabuburit berasal dari kata burit yang berarti waktu sebelum bedug magrib. Ngabuburit itu sendiri berarti menunggu burit saat bulan puasa dengan jalan – jalan. Jika bertanya pada pelaku sejarah Bandung mengenai ngabuburit di Bandung tempo dulu, ingatan mereka akan melayang menuju beberapa lokasi yang telah berubah fungsi di tempo … Lanjutkan membaca #PernikRamadhan: Ngabuburit Tempo Dulu