Bima Sakti Tertancap di Bosscha

Observatorium Bosscha | Foto Tropen Museum Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tahun 1948, Observatorium Bosscha mendapatkan bantuan donasi untuk membuat optik teleskop baru dari Unesco. Bantuan ini didapatkan ketika Egbert A. Kreiken yang pernah menjadi staf Observatorium Bosscha (1928-1930) menghadiri General Meeting UNESCO di Meksiko. Baru pada tahun 1950, berita ini disampaikan kepada Pemerintah Indonesia. … Lanjutkan membaca Bima Sakti Tertancap di Bosscha

Sejarah Singkat Pabrik Kina

Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada pertengahan abad ke-19, tersebar sebuah penyakit yang memakan banyak orang Eropa di Batavia. Saking banyaknya, Batavia sempat dijuluki Het Graf van Het Oosten atau kuburan di negeri timur. Penyakit yang memakan banyak korban itu bernama malaria. Saat itu, obat malaria yang ampuh berasal dari pohon Kina. Bagian yang diambil yaitu … Lanjutkan membaca Sejarah Singkat Pabrik Kina

Pendirian Lembaga PSBN Wyata Guna

Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Foto dari http://collectie.wereldculturen.nl Pada tahun 1902, K.A.R. Bosscha mendonasikan lahan seluas tiga bahu yang terletak di Burgemeester Coopsweg (kini Jl. Pajajaran) kepada yayasan untuk tuna netra bernama Blinden Instituut en de Werk Inrichting voor Blinde Inlanders te Bandoeng. Kemudian dibangunlah sebuah komplek rumah buta di lahan tersebut. Baru pada tahun 1903, … Lanjutkan membaca Pendirian Lembaga PSBN Wyata Guna

Sejarah Terbaginya Bandung dan Wacana Kab. Bandung Timur

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Wilayah Kabupaten Bandung akan semakin mengecil. Dimulai dengan kelahiran Kotamadya Bandung, lalu Kota Cimahi dan terakhir Kabubaten Bandung Barat, dalam waktu dekat akan segera berdiri Kabupaten Bandung Timur. Pada 1 April 1906, pemerintah Hindia Belanda menetapkan kelahiran Kota Bandung yang diberi status sebagai gemeente atau kotapraja. Hampir seratus tahun kemudian, tepatnya pada … Lanjutkan membaca Sejarah Terbaginya Bandung dan Wacana Kab. Bandung Timur

Jangan Bawa Saya Pergi dari Andir

Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Langitnya yang biru dengan cahaya matahari yang terang benderang, hijaunya taman membikin kupu-kupu bisa terbang dengan bebas tanpa merasa pengap, belum lagi gedung-gedung tinggi serta kemodernan yang diciptakan. Sungguh, inilah hunian yang menawarkan keoptimisan: Meikarta. Arghh... Aku ingin pindah ke Meikarta! Akhir-akhir ini saya sering kali mendengar kata Meikarta. Katanya, … Lanjutkan membaca Jangan Bawa Saya Pergi dari Andir

Malam Mencekam dalam Wisata Legenda Urang Bandung

Oleh: Rulfhi Alimudin (@rulfhi_rama) Malam hari itu udara Kota Bandung tak terlampau dingin. Mungkin udara dingin enggan untuk  bercengkrama dengan Kota Bandung saat itu. Malam itu Bandung dipenuhi dengan beberapa kegiatan yang memanjakan wisatawan dan warganya. Salah satu kegiatan yang mengisi malam tersebut adalah city tour Legenda Urang Bandung yang diselenggarakan oleh Komunitas Aleut dengan … Lanjutkan membaca Malam Mencekam dalam Wisata Legenda Urang Bandung

S.H. Autobus Dienst, Perusahaan “travel” Milik Tuan Sato Shigeru

Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tahun 1924, koran Jepang berjudul Jawa Nippo menerbitkan sebuah iklan perusahaan "travel" baru bernama S.H. Autobus Dienst yang didirikan di Garut. Pendiri sekaligus pemilik "travel" baru ini ialah Tuan Sato Shigeru yang sebelumnya telah menjadi pemilik Perkebunan Sato Noen. Rute pertama yang dibuka ialah Bandoeng-Garoet. Lambat laun perusahaan ini memperluas jaringannya … Lanjutkan membaca S.H. Autobus Dienst, Perusahaan “travel” Milik Tuan Sato Shigeru

Perusahaan Rokok di Hindia Belanda: N.V. Faroka

Oleh: Vecco Suryahadi (@VSS) Pada tahun 1932, Bataviaasch Nieuwsblaad mengeluarkan satu laporan penuh tentang aktivitas N.V. Faroka di Hindia Belanda. Dalam laporan itu diketahui pula bahwa Faroka memenangkan medali emas saat mengikuti acara tahunan di Bandung. Dan perlu diketahui bahwa penghargaan itu didapatkan Faroka hanya setahun setelah N.V. Faroka berdiri. Tapi siapa sih N.V. Faroka? … Lanjutkan membaca Perusahaan Rokok di Hindia Belanda: N.V. Faroka

Dari Situs Penjara Banceuy

Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Saya melihat Sukarno sedang termenung ditemani buku dan pena. Kegelisahan begitu jelas terlihat dari raut wajahnya. Walaupun hanya dalam bentuk patung, keberadaannya terasa esensial. Di tempat inilah Sukarno mendapatkan gagasan dan juga mengumpulkan berbagai rumusan untuk menulis pledoi yang terkenal: Indonesia Menggugat. Inilah pertama kali saya menginjakkan kaki di Penjara … Lanjutkan membaca Dari Situs Penjara Banceuy

Skandal Korupsi Pejabat Agama di Wilayah Bandung

Oleh: Ariyono Wahyu Widjajadi (@A13xtriple) Pada 1910, Surat Kabar Mingguan (SKM) Medan Prijaji telah memasuki tahun penerbitan yang keempat. Sejumlah perubahan dilakukan. Di antaranya pergantian Redaktur Biro Perwakilan Priangan yang sebelumnya dijabat R. Djojo Sepoetro (pensiunan Demang Mester Cornelis) digantikan oleh Raden Ngabehi Tjitro Adhi Winoto. Nama terakhir sebelumnya bekerja sebagai Kepala Redaktur "Pewarta Hindia". Biro … Lanjutkan membaca Skandal Korupsi Pejabat Agama di Wilayah Bandung

Cumbulah Kotamu Meski Hanya Sebentar!

Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Apa asyiknya jalan-jalan di kota sendiri? Pertanyaan itu muncul dari mulut seorang teman lama saat kami bertemu beberapa hari lalu. Tentu, dia, teman saya itu, melontarkan pertanyaan tersebut bukan tanpa sebab. Jalan-jalan yang kerap kali saya lakukan akhir-akhir ini menjadi alasan timbulnya pertanyaan teman saya tadi. Jalan-jalan yang saya maksud … Lanjutkan membaca Cumbulah Kotamu Meski Hanya Sebentar!

Sejarah Bahasa Sunda dalam Kebudayaan Cetak

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Perkembangan bahasa Sunda sampai bentuknya yang sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari peran orang-orang Belanda. Atau, menurut Mikihiro Moriyama dalam buku Semangat Baru; Kolonialisme, Budaya Cetak, dan Kesastraan Sunda Abad ke-19, bahasa Sunda dalam sejarahnya “ditemukan”, “dimurnikan”, dan “didayagunakan” oleh orang kolonial. “Kaum cendekiawan Belanda yang berstatus pejabat pemerintah kolonial, penginjil, dan partikelir … Lanjutkan membaca Sejarah Bahasa Sunda dalam Kebudayaan Cetak

Medan Prijaji, De Expres, dan Sipatahoenan yang Terbenam di Pusat Kota Bandung

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Perjalanan sejarah memang tak terduga. Tiga tempat bersejarah di Bandung zaman pergerakan, kini menjadi ini: Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan, tanah lapang, dan Parahyangan Plaza. SEIRING DENGAN perkembangannya menjadi pusat perkebunan di akhir abad ke-19, dibukanya jalur kereta api, dan setelah diresmikannya menjadi gemeente (kotapraja) pada tahun 1906, Bandung makin menggeliat. Hingar-bingarnya Bandung di … Lanjutkan membaca Medan Prijaji, De Expres, dan Sipatahoenan yang Terbenam di Pusat Kota Bandung

Menghisap Candu di Bandung

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Banyak teks fiksi dan memoar yang mengetengahkan fragmen tentang candu di Bandung. Sebuah gang di Kampung Arab, persisnya Gang Aljabri, menjadi tempat madat di Kota Bandung. Melacak keberadaan candu dan para pemadat di Kota Bandung. tirto.id - Bandung tempo dulu tak hanya dibaluri julukan yang bertendensi pujian macam Parijs van Java, … Lanjutkan membaca Menghisap Candu di Bandung

Gunung-gunung di Gasibu

Oleh: Nandar Rusnandar (@nandarkhan) Hari Minggu pagi memang asyik bila dimanfaatkan untuk sekadar jalan santai atau olah raga lari-lari kecil, di Bandung ada banyak tempat tempat yang disediakan untuk kegiatan olahraga ringan ini, salah satunya, Gasibu. Lapangan Gasibu  sekarang sudah lebih bagus dibanding tahun-tahun kemarin, sudah tersedia jogging track berwarna biru mengelilingi lapangan utama, ditambah  … Lanjutkan membaca Gunung-gunung di Gasibu