Gunung Bohong, dari Sangkuriang sampai Kereta Api Cepat

Langit di belakang Gunung Bohong berwarna merah keemasan. Rerumputan berbulu halus berwarna ungu dalam kilauannya. Dataran sawah yang luas dan luas. rumpun bambu, taman yang indah dan kampung-kampung kecil, terbentang begitu tenang di antara perbukitan rendah dan pegunungan biru di kejauhan. - Sevenhuysen-Verhoeff, 1935. Secara tidak sengaja, saya melewati pinggiran utara Gunung Bohong, dari Gadobangkong … Lanjutkan membaca Gunung Bohong, dari Sangkuriang sampai Kereta Api Cepat

Satu Perjalanan dan Misteri Nama Lampegan

Selain terowongan di Lampegan di bagian Preanger, yang panjangnya 632 meter, belum ada terowongan kereta api lain yang ditemukan di Jawa hingga saat ini. - (Gedenkboek uitgegeven ter gelegenheid van het vijftigjarig bestaan van het Koninklijk Instituut van Ingenieurs 1847-1897, 1897, hal. 294.) Perjalanan kali ini terasa spesial, karena saya mengunjungi Stasiun dan Terowogan Lampegan, … Lanjutkan membaca Satu Perjalanan dan Misteri Nama Lampegan

Ngaleut Virtual Jejak Kereta di Tengah Kota

Rindu naik kereta api? Kapan terakhir kamu naik transportasi yang satu ini? Kereta api menjadi moda transportasi yang paling berpengaruh di Kota Bandung. Masuknya kereta api ke Kota Bandung mengubah wajah kota secara keseluruhan. Kota yang mempunyai julukan "Sebuah desa kecil di pegunungan" itu perlahan menjadi kota singgah yang ramai. Mobilitas penduduk dan barang-barang yang … Lanjutkan membaca Ngaleut Virtual Jejak Kereta di Tengah Kota

Melihat Stasiun Baru, Pasir Jengkol dan Wanaraja

Proyek pembangunan reaktivasi jalur Cibatu Garut mulai mendekati tahap akhir. Semua rel di antara dua kota yang berjarak 19 km itu sudah terpasang sempurna. Beberapa kali, rel di jalur ini sudah bisa dilalui oleh plasser, lokomotif tunggal, dan Kereta Inspeksi 3 yang membawa Direktur PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Beberapa pembangunan, perbaikan, dan penyempurnaan … Lanjutkan membaca Melihat Stasiun Baru, Pasir Jengkol dan Wanaraja

Soronger dan Peringatan 130 Tahun Jalur Cicalengka-Garut

“For the fifth time I would go from Tjitjalengka to Garoet, along the old postal road, witnessing so much horse suffering and traveler anxiety and sorrow;” (Bataviaasch Nieuwsblad, 1889) Satu dari sekian banyak jalur kereta api mati yang akan dihidupkan kembali oleh pemerintah di sekitar tahun 2019 ini adalah jalur antara Cibatu dan Garut. Dahulu, … Lanjutkan membaca Soronger dan Peringatan 130 Tahun Jalur Cicalengka-Garut

Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 2

Oleh : Sri Evi Rezeki (@evisrirezeki) Petualangan Susur Jejak Spoorwegen bagi saya pengalaman menembus zaman. Seolah sedang menaiki mesin waktu Doraemon. Mengaduk-aduk perasaan, menyita kekuatan. Baca juga Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 1. Istirahat di Pasirjambu Tak terasa hari sudah siang. Perut kami mulai keroncongan. Seperti dapat membaca hasrat … Lanjutkan membaca Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 2

Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 1

Oleh : Sri Evi Rezeki (@evisrirezeki) Susur Jejak Spoorwegen - Menyusuri jalanan lurus berbatu yang diapit pematang sawah merupakan ritual pagi saya selama tiga tahun di bangku SDN 7 Banjaran. Jalan kecil itu dibelah rel kereta api yang tak jauh dari sekolah. Berujung pada jalan raya kemudian tergelarlah alun-alun Banjaran. Sesekali jalanan sekitar rel tersebut … Lanjutkan membaca Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 1

Jalinan Wisata Jalur Kereta Api Mati & Wisata Perkebunan Rancabali, Ciwidey (Bagian 2)

Baca : Jalinan Wisata Jalur Kereta Api Mati & Wisata Perkebunan Rancabali, Ciwidey (Bagian I) Oleh : Rizka Fadhilla (@rizka_fdhlla) Gambung terletak di kaki Gunung Tilu dan di bagian belakangnya terletak wilayah Pangalengan. Narasumber bercerita bagaimana beratnya upaya Rudolf Eduard Kerkhoven merintis perkebunan di wilayah Ciwidey dan Pangalengan. Setelah mengolah lahan gambung bekas perkebunan kopi … Lanjutkan membaca Jalinan Wisata Jalur Kereta Api Mati & Wisata Perkebunan Rancabali, Ciwidey (Bagian 2)

Jalinan Wisata Jalur Kereta Api Mati & Wisata Perkebunan Rancabali, Ciwidey (Bagian I)

Oleh : Rizka Fadhilla (@rizka_fdhlla) Berikut ini ringkasan cerita heritage tour dengan judul “Susur Jejak Spoorwegen Bandjaran-Tjiwidej” yang diselenggarakan oleh kelompok mooibandoeng dua minggu lalu. Para peserta tour tidak hanya datang dari Bandung atau sekitarnya, tapi beberapa sengaja datang bergabung dari Jakarta. Sebagian peserta adalah para travel blogger yang cukup aktif di media sosial. Menyimak … Lanjutkan membaca Jalinan Wisata Jalur Kereta Api Mati & Wisata Perkebunan Rancabali, Ciwidey (Bagian I)

Balai Besar Kereta Api

  Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada tahun 1905, sebuah penginapan berdiri di Landraadweg. Bentuknya masih berupa satu bangunan yang menghadap Sungai Cikapundung. Seperti pada penginapan kelas menengah di Bandung pada waktu itu, penginapan ini memiliki taman luas yang mengelilingi bangunan. Penginapan ini bernama Villa Maria. Baru pada tahun 1910, dilakukan penambahan dan perombangan terhadap Villa … Lanjutkan membaca Balai Besar Kereta Api

Menghidupkan Kenangan Dari jalur Kereta Mati di Bandung

Oleh : Irfan Noormansyah (@fan_fin) “Manghev, jadi ayeuna teh moal tumpak kareta?” tanya saya kepada Mang Hevi.“Kumaha carana? Jalurna ge geus euweuh,” jawab Mang Hevi sambil tertawa geli. “Tong boro ka Ciwidey, nepi ka Kordon ge geus moal bisa atuh,” samber Mang Irfan yang juga ikut seuri. Dan saya baru sadar begitu bodohnya saya menyadari … Lanjutkan membaca Menghidupkan Kenangan Dari jalur Kereta Mati di Bandung

Napak Tilas Jalur Sepur Menuju Pangandaran

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@Irfanteguh) Sekelompok anak muda hendak berlibur ke Pangandaran. Dari Ciamis, mereka menumpang angkutan umum menuju stasiun Banjar, daerah perbatasan dengan Jawa Tengah dan menjadi pintu gerbang utama jalur lintas selatan. Saat kereta tiba di tujuan, perjalanan berlanjut melewati bentang alam. Empat terowongan dilewati, beberapa jembatan dilalui, dan Samudera Hindia menyambut kedatangan … Lanjutkan membaca Napak Tilas Jalur Sepur Menuju Pangandaran

Stasiun (Barat) Bandung

Oleh: Frans Ari Prasetyo Stasiun Bandung memiliki cerita panjang terkait sejarah transportasi, heritage, hingga mobilitas dan kehidupan warga di sekitarnya sejak era kolonial hingga sekarang ini. Stasiun Bandung sejak awal diresmikan 17 Mei 1884 lalu mengalami perluasan pada tahun 1909 melalui kerja arsitek  bernama FJA Cousin. Pada awalnya, Stasiun Bandung ini hanya memiliki satu pintu … Lanjutkan membaca Stasiun (Barat) Bandung

Stasiun Cikajang +1.530

Stasiun Cikajang, stasiun kereta api paling tinggi di Indonesia (+1.530 m). Dibangun pada tahun 1926 dan kemudian dinonaktifkan pada tahun 1983 karena mulai rusaknya jalur kereta dan penurunan jumlah penumpang. Kondisi stasiun ini sudah rusak karena lama tidak dipakai dan semakin lama semakin mengkhawatirkan, tembok-tembok sudah mulai terkelupas dan rusak, bagian atap juga sudah banyak bolong-bolong. … Lanjutkan membaca Stasiun Cikajang +1.530

Naik Sepur Sepanjang Bandung – Cicalengka

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) All aboard! The Night Train! (James Brown – Night Train) Ibu saya pernah menceritakan pengalamannya saat naik kereta api ekonomi ke Kebumen. Dalam ceritanya, gerbong kereta yang dinaiki ibu dipenuhi oleh penumpang dan barang bawaannya. Saking penuhnya, ibu saya yang masih berumur 10 tahun kerap tersenggol hingga jatuh. Selain oleh penumpang, … Lanjutkan membaca Naik Sepur Sepanjang Bandung – Cicalengka