#PojokKAA2015: Kabar dari Jalan Pajajaran

Oleh: Deris Reinaldi

Para delegasi Konperensi Asia-Afrika 2015 akan tiba di Bandung pada hari Jum’at, 24 April 2015, baik melalui jalur darat ataupun jalur udara. Untuk delegasi yang melalui jalur udara dari Jakarta akan melewati Jl. Pajajaran. Jl. Pajajaran sudah berbenah diri, meskipun tidak seperti Jl. Asia Afrika dan sekitarnya. Meskipun begitu, jalanan nampak terlihat bersih karena setiap hari terlihat beberapa kelompok orang sedang membersihkan jalan. Sepertinya kalau Jl. Pajajaran dibenahi seperti di Jl. Asia Afrika, dipastikan suasana jalan akan ramai juga.

deris10

Terlihat dari sekitar patung Husein kini tampil rapi, tanaman hias pun ada yang baru ditanam karena terlihat masih segar. Dalam area taman patung Husein kondisinya bersih dan terawat, lalu di sisi kiri taman patung Husein ada yang terpajang berupa kata sambutan Welcome to Bandung. Di sekitar ini juga terdapat beberapa polisi dan polisi militer yang sedang bertugas mengamankan lalu lintas.

Mundur sedikit di sekitar pintu masuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, tidak terlihat adanya pedagang yang berjualan di trotoar, sehingga pejalan kaki pun nyaman ketika berjalan. Para pedagang dipindahkan ke jalan-jalan kecil di Jl. Pajajaran, salah satunya di Jl. Teluk Buyung, sehingga jalan itu nampak sempit. Di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 12, tugu Konperensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok (KTT GNB) tahun 1992 yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat kala itu Yogie S. M. itu tampak bersih juga, sampah-sampah tidak terlihat.

deris11

Pembatas jalan yang ada di Jl. Pajajaran dihiasi oleh tanaman yang ditempelkan di pagar semi permanen. Sama halnya dengan di dekat TPU Sirnaraga, di dekat Istana Plaza (IP) juga trotoar bersih dari pedagang sehingga trotoar menjadi luas dan menjadi nyaman untuk berjalan. Namun sungguh disayangkan kondisi trotoar ada yang rusak ubinnya dan tidak diperbaiki. Di sepanjang jalan banyak berdiri poster dengan gambar Soekarno dengan slogannya “lahirlah Asia Afrika baru” dan gambar Nelson Mandela dengan slogannya ”tidak ada yang mustahil”. Tidak ketinggalan juga ada poster bergambar menteri dalam negeri, Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

deris12

Di dekat GOR Pajajaran terlihat sama seperti Jl. pajajaran lainnya terlihat bersih meskipun kondisi trotoar kurang bagus. Di perempatan Jl. Pajajaran-Jl. Cicendo terlihat tugu baru, yaitu tugu yang terbuat dari bambu. Tugu Bambu ini berbentuk melengkung, diikat menjadi satu dan diatasnya terdapat bola dunia meskipun ukurannya kecil. Tugu bambu itu menandakan bahwa di negara-negara di Asia dan Afrika pasti terdapat pohon bambu. Bambu yang diikat dan diatasnya terdapat bola dunia itu sebagai simbol persatuan antara negara-negara Asia-Afrika yang ingin mewujudkan perdamaian dunia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s