Catatan Perjalanan: Akhirnya sampai Dewata!

Akhirnya sampai Dewata

Kawasan perkebunan teh Dewata

Oleh: Amanda Nafisyah (@nafisyamanda)

Pagi itu tanggal 3 Maret 2018 Komunitas Aleut mengadakan kembali kegiatan momotoran ke Perkebunan Teh Dewata. Ini kali kedua, setelah kali pertama kami tak berhasil menginjakan kaki di tanah Dewata karena beberapa alasan. Untuk momotoran Dewata kali ini aku yang sudah mendaftarkan diri dua hari sebelum hari H. Tepat pukul 05.05 WIB dering telpon membangunkanku. Ternyata itu telpon dari Rizka.

“Halo Riz, maaf aku baru bangun hahahaha”

“Iya Man, Nisa juga udah aku bangunin. Haha”

Padahal malam sebelumnya aku yang menyanggupi untuk membangunkan mereka berdua pukul 04.30 WIB. Tapi aku gagal. Ini semua gara-gara selimut! Setelah shalat dan persiapan ok, aku langsung pergi menuju rumah Tintin. Rumah kami yang terletak di Kopo, berada dalam jalur perjalanan rombongan dari Kedai Preanger ke Dewata Baca lebih lanjut

Seperti Mata Dewa(Ta)

IMG-20180304-WA0179

Perkebunan Teh Dewata|© Komunitas Aleut

Oleh: Ariyono Wahyu Widjajadi (@A13xtriple)

Saya mungkin tak punya keberuntungan untuk memperoleh kemewahan berlibur ke tempat-tempat eksotis yang penuh sanjung dan publisitas, namun saya mendapat kehormatan untuk dapat ikut dalam perjalanan momotoran dengan Komunitas Aleut dan Djelajah Priangan.

Bagi saya perjalanan bersama mereka bagaikan berpergian ke Wakatobi atau Bali. “Semua rasa hanya ada dalam pikiranmu,” begitu ujar orang yang paling dituakan di Komunitas Aleut pernah berkata. Maksudnya mungkin kita sendiri yang dapat memberi arti bagi perjalanan dan pengalaman yang kita dapatkan. Baca lebih lanjut