Tidak sedikit Pahlawan Nasional yang pernah tinggal di Bandung. Salah satunya adalah Mayjen Prof. Dr Moestopo (1913-1986) yang rumahnya ada di Jalan Dago-Dayang sumbi sampai sekarang. Mengawali karir di bidang kedokteran, beliau kemudian sempat menjadi Kepala BKR Surabaya, Menteri Pertahanan, Penasihat Agung Militer Pemerintah, Komandan Bandung Utara, Komandan Resimen Kratibo Subang, merangkap Wakil devisi Siliwangi … Lanjutkan membaca Mayjen Prof. Dr Moestopo (1913-1986)
Sosrokartono
Raden Mas Panji Sosrokartono, posisi paling kanan (Jepara, 10 April 1877-Bandung, 8 Februari 1951), adalah Kakak dari R.A. Kartini. Seorang jenius lulusan Univ. Leiden, beliau menguasai 26 bahasa asing; 19 bahasa asing timur dan 7 bahasa asing barat. Selama tinggal di Bandung, yaitu di jalan Pungkur No. 19 (sebelumnya no. 7) beliau membuka perpustakaan dan … Lanjutkan membaca Sosrokartono
Pastor H. C. Verbraak
Kalo ke Taman Maluku, di sana ada patung Pastor. Itulah Pastor H. C. Verbraak, seorang perawat rohani Katolik Pasukan Belanda. Bertugas di Aceh dari tahun 1874 sampai 1907. Meninggal tanggal 1 Juni 1918 di Magelang. Entah kenapa patungnya disimpan di Bandung.. Ada yg bisa menjawab ?... Lalu mengapa patung ini bisa bertahan ? kata Pak … Lanjutkan membaca Pastor H. C. Verbraak
Belum ke Bandung kalau belum ngaleut, and belum ke Braga kalau belum mampir di Braga Permai !!!
Iklan Restoran Braga Permai tahun 60'an, dulunya dikenal sebagai restoran paling elit di Bandung, namanya Maison Bogerijen. Restoran ini pernah mendapat lisensi langsung dari Kerajaan Belanda untuk menyajikan hidanga-hidangan istimewa Kerajaan seperti Koningin Emma Taart dan Wilhelmina Taart. Harganya pasti selangit... Belum ke Bandung kalau belum ngaleut, and belum ke Braga kalau belum mampir di … Lanjutkan membaca Belum ke Bandung kalau belum ngaleut, and belum ke Braga kalau belum mampir di Braga Permai !!!
[tolong perhatikan] Tata Letak Makam
Oleh : Ayu Wulandari *catatan kecil pasca ngAleut Makam Pandu* mengunjungi mereka yang akan segera terusik Ada sebagian orang yang berpendapat, untuk apa repot-repot memikirkan Tata Letak Makam, pasalnya Tata Kota dan Tata Negara di negeri ini saja semrawut-nya sudah setengah hidup. Tapi saya berani bertaruh, orang yang berpendapat seperti itu pun nantinya akan sibuk … Lanjutkan membaca [tolong perhatikan] Tata Letak Makam
Bertualang di antara yang Tak Bernyawa
Oleh : Pia Zakiyah Selama hampir satu tahun setengah saya tinggal di daerah Pasteur-Bandung, saya baru tahu hari ini kalau Taman Pemakaman yang selalu terlewati kalau mau ke TOL pasteur itu ternyata bernama Taman Pemakaman Umum Kristen Pandu. Dulu saya hanya tahu komplek pemakaman itu unik dan lumayan besar. Sempat terpikir ingin "ber-iseng ria" main … Lanjutkan membaca Bertualang di antara yang Tak Bernyawa
Pandu – an untuk masa …..
Oleh : Ujank Lukman "Adi, klo udah besar cita-citanya apa?" "Pengen jadi dokter, biar bisa sembuhin orang yang sakit" "Kalau kamu Anto, mau jadi apa ?" "Polisi, biar bisa menangkap penjahat" "Nahh, Alex kamu apa ?""Emm.... pengen kaya papa, tiap hari nongkrong depan tivi sambil ngopi" "????? " Sepenggal dialog imajiner yang mungkin bisa terjadi … Lanjutkan membaca Pandu – an untuk masa …..
Ledeng!
Ledeng... Sebagai nama kawasan Ledeng sudah sangat akrab dengan warga Bandung, tapi bagaimana kisahnya sehingga kawasan ini dinamai Ledeng? Tampaknya sampai tahun 1920-an daerah ini dikenal dengan sebutan Cibadak, sesuai dengan ditemukannya sebuah mata air cukup besar di sana. Badak ( Ci-Badak) sebagai nama daerah mungkin perubahan dari "badag" dalam bahasa Sunda yang artinya besar, … Lanjutkan membaca Ledeng!
Pakuan, Bubat, Paregreg, Terasi!
Kira2 tahun 1333 seorang raja bernama Sri Baduga Maharaja mendirikan ibu kota Padjajaran yg disebut Pakuan. Raja inilah yang pada tahun 1357 bersama para ksatrianya pergi ke Majapahit untuk mempersuamikan putrinya, dan berujung pada terjadinya perang Bubat. Setelah perang Bubat, Padjajaran tidak lenyap, namun untuk sementara mengirim upeti ke Majapahit. Setelah masa Paregreg, barulah masa … Lanjutkan membaca Pakuan, Bubat, Paregreg, Terasi!
Kampung Mahmud, Segenggam Tanah dari Mekah di Kelokan Ci Tarum
Catatan Perjalanan Bersama Komunitas Aleut! Oleh Budi Brahmantyo Sambil menunggu beberapa Aleutian kumpul seluruhnya di halaman Museum Sribaduga di Tegalega Bandung, saya serius mempelajari peta terbitan Periplus 2005 yang memuat target acara ngAleut di Minggu pagi 19 September 2010 yang gerimis itu. Komunitas Aleut! (aslinya memang dengan “tanda seru”) adalah komunitas yang kebanyakan terdiri dari … Lanjutkan membaca Kampung Mahmud, Segenggam Tanah dari Mekah di Kelokan Ci Tarum
Ketika Seribu Cerita Dirangkai Menjadi Satu
Oleh : Ujanx Lukman Malem minggu aye pergi ke bioskop Bergandengan ame pacar nonton koboi Beli karcis tau tau keabisan Jage gengsi kepakse beli catutan Lagu yang dinyanyikan oleh almarhum Benyamin S menggambarkan kisah ngAleut kali ini, bagai dibawa kembali pada masa-masa dimana Bandung pernah menjadi "Kota Bioskop", karena hampir disetiap sudut kota … Lanjutkan membaca Ketika Seribu Cerita Dirangkai Menjadi Satu
Sejarah Film Nasional
Oleh : Nanang Cahyana Al-Majalayi alias Jantje ti Majalaya Hari Film Nasional diperingati oleh insan perfilman Indonesia setiap tanggal 30 Maret. Tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Film Nasional karena pada 30 Maret 1950 adalah hari pertama pengambilan gambar film “Darah & Do’a” atau “Long March of Siliwangi” yang disutradarai oleh Usmar Ismail. Alasan disakralkannya … Lanjutkan membaca Sejarah Film Nasional
Foto : Palagan Bandung
Hari ini (12 Oktober) 65 tahun yang lalu dimulailah Palagan Bandung, yaitu ditandai dengan kedatangan Brigade Mac Donald dari Divisi ke-23 Inggris/India di stasiun Bandung. Kedatangan mereka dikatakan dengan maksud pelaksanaan keamanan dan ketertiban, perlucutan senjata Jepang dan pembebasan internir Belanda, namun pada dasarnya tujuan utamanya adalah mengkondisikan Indonesia agar bisa dikuasai kembali Belanda. … Lanjutkan membaca Foto : Palagan Bandung
The Garden of….. ???
Oleh : Ujanx Lukman Masih ingat kisah film Titanic, film tersukses dan tertragis pada jamannya? film yang diawali cerita sang nenek tentang kenangannya bersama kapal Titanic sebagai kapal terbesar dan termewah pada saat itu, begitu detail dan lengkap penjelasan si nenek hampir setiap inchi dari sudut kapal ia hafal. Taman Ijzermanpark yang kini berganti nama … Lanjutkan membaca The Garden of….. ???
Beramai-ramai di Ulang Tahun Bandung
Oleh : Ifa Paramitha Minggu pagi itu terasa sangat segar. Dukungan cuaca yang cerah juga turut menyemarakan akhir pekan di penghujung September 2010. Dalam rangka memperingati HUT ke 200 Kota Bandung yang jatuh sehari sebelumnya, kami menyusuri jejak Bandung tempo dulu dengan jalan-jalan di sekitaran wilayah kota tuanya di tahun 1920-1940an. Bandung memang terkenal sebagai … Lanjutkan membaca Beramai-ramai di Ulang Tahun Bandung