Ledeng!

Ledeng… Sebagai nama kawasan Ledeng sudah sangat akrab dengan warga Bandung, tapi bagaimana kisahnya sehingga kawasan ini dinamai Ledeng?

Tampaknya sampai tahun 1920-an daerah ini dikenal dengan sebutan Cibadak, sesuai dengan ditemukannya sebuah mata air cukup besar di sana. Badak ( Ci-Badak) sebagai nama daerah mungkin perubahan dari “badag” dalam bahasa Sunda yang artinya besar, sehingga Cibadak (=Cibadag) di sini lazim diartikan sebagai air yang melimpah keluar dari mata airnya.

Air yang melimpah ini kemudian disadap dan dialirkan melalui pipa-pipa besar ke kawasan sekitarnya. Bangunan penyadapan tampak pada gambar kanan bawah. Pipa-pipa besar yang melintang inilah yang yang kemudian menjadi cikal munculnya nama Ledeng bagi kawasan (kampung) tersebut. Sampai sekarang pipa-pipa ini masih tertanam dan dipakai sebagai saluran pembagian air ke pemukiman penduduk.

Gambar kiri atas adalah mata air Cibadak, sedangkan gambar kiri dan kanan bawah adalah rekaman saat peresmian instalasi penyadap air Cibadak yang dilakukan oleh Walikota Bandung B. Coops, tahun 1921.

(Sumber foto KITLV)

oleh : Ridwan Hutagalung
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s