Asal Mula “Ragunan”

Oleh : Nanang  Cahyana Al-Majalayi Siapa yang tak kenal nama Ragunan. Setiap hari libur, jalan raya yang berada di sekitar Ragunan atau lebih tepatnya di sekitar Kebun Binatang Ragunan, pasti mengalami kepadatan lalu lintas. Karena Kebun Binatang Ragunan sudah menjadi objek wisata keluarga ketika hari libur tiba. Selain harga tiketnya terjangkau (*sabar ya jika ngantri … Lanjutkan membaca Asal Mula “Ragunan”

Jika Bandung Lupa Sungai

Oleh : Reza Ramadhan Kurniawan Menyamakan Bandung dengan Paris akan membuat sungai Seine kecewa bila di bandingkan dengan Cikapundung (Richard & Sheila Bannet)   Richard dan Sheila Bannet, yang sempat tinggal di kota Bandung sekitar tahun 1980 memberikan sebuah kesan berupa bentuk kecintaan sekaligus keprihatinan akan sungai Cikapundung,pasangan dari Inggris tersebut melalui bukunya Bandung&Beyond menuliskan … Lanjutkan membaca Jika Bandung Lupa Sungai

Mapay Cikapundung

Oleh : Nia Janiar Kali pertama saya dan Neni gabung di Komunitas Aleut, kami langsung basah-basahan dan sakit kaki karena jadwal ngaleut saat itu adalah menyusuri Sungai Cikapundung dari Sumur Bandung hingga Curug Dago. Kami bergaya ala Ninja Hatorri: Mendaki gunung, lewati lembah. Sungai mengalir ke samudra. Bersama teman berpetualang! Teknis menyusuri sungai adalah begini: … Lanjutkan membaca Mapay Cikapundung

Tak Kenal Maka Tak (Akan) Sayang

Oleh : Jana Silniodi   “Persahabatan bukan tentang siapa yg datang lebih dulu Persahabatan bukan tentang siapa yang lebih lama kamu kenal Sahabat adalah mereka yang datang dan tak pernah pergi dari sampingmu”   Kita terlahir di dunia sendirian, kemudian tumbuh dan berkembang di lingkungan kecil yaitu keluarga. Tahap selanjutnya adalah lingkungan bermain juga lembaga … Lanjutkan membaca Tak Kenal Maka Tak (Akan) Sayang

Radio

Dimuat Ulang oleh M.Ryzki Wiryawan Pada hari Minggu ibu, bapak, si Ahmad, si Abdul dan si Siti pergi dengan bis ke Djakarta. Sesampai distasiun bis Djakarta, lalu pergi dengan betja kekampung Pedjambon. "Assalamualaikum!" kata bapak setiba dihadapan rumah pak Masnis, paman si Ahmad. Tetapi pak Masnis tidak mendengar, sebab sedang mendengarkan radio. Sebab itu bapak … Lanjutkan membaca Radio

Jejak Heijne di Doofstommen Instituut

Oleh : Asep Suryana Salah satu tempat yang dikunjungi bersama Komunitas Aleut pada hari Minggu tanggal 12 Juni 2011 adalah SLB (Sekolah Luar Biasa untuk tunarungu dan tunagrahita) di Jalan Cicendo No. 2. Letaknya persis di belakang Gedung Pakuan rumah dinas gubernur Jawa Barat. Dahulu sekolah ini bernama Doofstommen Instituut (Lembaga Bisu Tuli) didirikan pada … Lanjutkan membaca Jejak Heijne di Doofstommen Instituut

Metamorfosis si Bale Nyungcung

Mesjid Agung Bandung merupakan salah satu bangunan tertua di Bandung, dibangun tahun 1811/1812 seiring dengan pembangunan Negorij Bandong yang dipindahkan dari Krapyak. Bangunan asli sudah tidak ada karena renovasi sering dilakukan terhadapnya. Sejak bangunan awal yang hanya terbuat dari kayu dan bambu saja, kemudian tahun 1825 sempat diperkokoh dengan kayu, Perubahan besar dilakukan ketika bangunan … Lanjutkan membaca Metamorfosis si Bale Nyungcung

Loge Sint Jan si Gedung Setan!

Bandung dikenal sebagai salah satu pusat gerakan Vrijmetselarij (Freemasonry) di Hindia Belanda. Loge Freemason Bandung bernama “Sint Jan” didirikan tahun 1896 dan merupakan Loge ke-13 di Hindia Belanda. Kegiatan Sint Jan antara lain membuka perpustakaan “De Openbare bibliotheek van Bandoeng” . Dari perpustakaan inilah Soekarno selama masa penahanannya di Banceuy memperoleh buku-buku yang dijadikan referensi … Lanjutkan membaca Loge Sint Jan si Gedung Setan!

Prof. Kemal C.P. Wolff Schoemaker

Oleh : Ridwan Hutagalung Para peminat sejarah kolonialisme di Hindia Belanda dan terutamaBandung, tentunya tak asing dengan nama Wolff Schoemaker. Beliau adalah arsitek yang banyak merancang gedung-gedung monumental di Bandung. Dapat disebutkan beberapa karyanya yang terkemuka seperti Villa Isola, Hotel Preanger, Gedung Merdeka, Peneropongan Bintang Bosscha, Bioskop Majestic, Landmark Building, Gedung Jaarbeurs, Penjara Sukamiskin, Gereja … Lanjutkan membaca Prof. Kemal C.P. Wolff Schoemaker

Antara Dago Maribaya

Oleh : Erik Pratama Dago, siapa tak kenal Dago.Mulai dari FO, Tea House sampai dengan Car Free Day membuat daerah ini sangat dikenal. Dago berasal dari basa sunda Dago yang berarti tunggu ; menunggu. Ya, tempat ini dahulu merupakan tempat orang saling menunggu untuk bersama-sama menuju kota karena saat itu jalanan menuju kota sangat sepi … Lanjutkan membaca Antara Dago Maribaya

Ngaleut Taman Hutan Raya ; Setiap Nama Punya Cerita.

Oleh : Unang Lukmanulhakim Hari Minggu 5 Juni 2011, Bandung seolah-olah dihujani dengan “keramaian”. Berbagai aktivitas mulai dari kegiatan-kegiatan memperingati hari lingkungan hidup sedunia, kegiatan rutin car free day atau yang sekedar jalan-jalan menghabiskan libur panjang. Kebetulan aku menjadi bagian dari salah satu aktivitas tersebut yaitu kegiatan memperingati hari lingkungan hidup sedunia. Sebenarnya aku tidak … Lanjutkan membaca Ngaleut Taman Hutan Raya ; Setiap Nama Punya Cerita.

Menelusuri Bioskop Tua di Bandung

Oleh : Annisa Wibi Siapa sih yang enggak tahu bioskop? Hampir semua orang pasti udah pernah nonton film di bioskop. Dulu, bioskop itu sifatnya berpindah-pindah atau mobile, dari suatu tempat ke tempat lain. Pada tahun 1905, untuk pertama kalinya sebuah film masuk ke kota Bandung dan diputar di sebuah tempat di Jalan Braga, yang sekarang … Lanjutkan membaca Menelusuri Bioskop Tua di Bandung

Video Ngaleut! ITB

Oleh : Nanang Cahyana Al-Majalayi Seperti biasa pegiat Nanang Cahyana Al Majalayi alis om Yance selalu mengupload video dokumentasi ngaleut!. Kali ini ngaleut! ITB minggu kemarin tanggal 22 Mei 2011.  Kata beliau : "Mangga Ditenjo Lur.."

NgAleut (Kuliner) ITB

Oleh : Ihsan Nurul Fauzi NgAleut! tanggal 22 Mei 2011 adalah ngaleut kampus ITB. Ngaleutin kampus sendiri bareng temen-temen dari komunitas aleut bener-bener pengalaman yang luar biasa. Meskipun ga banyak tempat dan terlalu mendetail ceritanya, tetapi seru pisan. Setelah selesai ngaleut, para aleutian beranjak menuju jl. sawung galing no. 2. Yups, disana ada "MAKAN-MAKAN" yang … Lanjutkan membaca NgAleut (Kuliner) ITB

Lonteku, Terima Kasih.

Oleh : Indra Pratama Lonteku terima kasih Atas pertolonganmu di malam itu Lonteku dekat padaku Mari kita lanjutkan cerita hari esok Walau kita berjalan dalam dunia hitam Benih cinta tak pandang siapa Meski semua orang singkirkan kita Genggam tangan erat erat kita melangkah Lonteku - Iwan Fals Pelacur, bisyar, pecun, atau lonte seperti kata Iwan … Lanjutkan membaca Lonteku, Terima Kasih.