Catatan Ngaleut Kawasan Trunojoyo – Bagian 1

Poster oleh @pamanridwan. Berikut ini adalah catatan santai kegiatan @KomunitasAleut hari ini, Minggu, 3 November 2013. Jelajah kawasan yang dipilih adalah seputaran Jl. Trunojoyo, seperti terlihat dalam peta, dengan batas-batas luar (warna kuning) Jl. Dago (barat), Jl. Trunojoyo-Bahureksa (selatan), Jl. Banda-Cimandiri (timur), dan Jl. Maulana Yusuf-Diponegoro (utara). Kegiatan ngaleut berlangsung dari jam 8 pagi dan … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut Kawasan Trunojoyo – Bagian 1

Si Cantik, Dago 141

Oleh: Hani Septia Rahmi (@tiarahmi) dan Atria Dewi Sartika (@atriasartika) “Perlu keberanian besar untuk menemukan sebuah keberuntungan kecil.” Kalimat itu mungkin cocok dengan penemuan kami hari itu, 4 November 2013, di saat hujan menyapa. Langit memang tertutup awan gelap, namun tidak membuat sekitar kami menjadi terlalu gelap. Kondisi itu yang mendorong keberanian kami untuk melangkah … Lanjutkan membaca Si Cantik, Dago 141

Boenga Roos dari Tjikembang

Papan nama itu selalu saja mengusikku, “Cikembang”. Entah sudah berapa sering melewati lintasan jalan dengan petunjuk arah menuju Cikembang. Tapi tentu saja plang nama seperti itu saya temukan hanya bila sedang berada di kawasan Pangalengan saja, dan pastinya berhubungan dengan perkebunan. Cikembang memang kawasan lama perkebunan kina di kaki sebelah barat Gunung Kendang. Tapi bukan … Lanjutkan membaca Boenga Roos dari Tjikembang

Cisanti

Sabtu, 26/10/13 siang, rasanya danau kecil ini seperti milik sendiri. Sungguh sepi. Hanya sekelompok anak muda sibuk berpose dan foto-foto di atas dermaga kayu. Sekelompok lainnya berkerumun di tepi danau dekat warung, sepertinya mereka berasal dari suatu organisasi entah apa yang menginap di pondokan milik Perhutani di dekat gerbang masuk ke danau. Waktu masuk tadi, … Lanjutkan membaca Cisanti

Balitsa dan Marietje

Kalau bepergian ke Tangkubanparahu atau Subang dari arah Lembang, kita akan melewati sebuah kompleks bernama Balai Penelitian Tanaman Sayuran atau sering disingkat Balitsa, di sebelah kiri jalan. Kompleks ini terletak di Jalan Tangkubanparahu No.517, Lembang. Halaman kompleks sangat luas, di belakangnya terlihat ada banyak bangunan. Sekilas dari jalan raya saja kita bisa perhatikan bahwa kompleks … Lanjutkan membaca Balitsa dan Marietje

Puncak Cae

Rencana hari ini sebetulnya hanya mengunjungi Kecamatan Pacet di kaki Gunung Rakutak untuk melihat beberapa objek kegiatan swadaya masyarakat yang berkaitan dengan Ci Tarum pada hari Sabtu-Minggu (26-27 Oktober 2013) nanti. Maka dengan beberapa rekan @KomunitasAleut, pagi-pagi sekali kami sudah berada di daerah Lemburawi, Ciparay, untuk mengambil beberapa foto lingkungan sekitar. Sebelumnya di Pakutandang saya … Lanjutkan membaca Puncak Cae

Braga Sebagai Kawasan Wisata Kota Tua di Bandung

Jalan Braga sebagai salah satu tujuan wisata di Kota Bandung tampaknya semakin populer belakangan ini. Di banyak situs internet berupa weblog dapat dengan mudah kita temui tulisan-tulisan ringan mengenai ruas jalan yang panjangnya hanya sekitar setengah kilometer ini. Kebanyakan tulisannya bercerita tentang kesan para penulisnya berjalan-jalan di kawasan Braga. Sebagian lain sedikit lebih serius dengan … Lanjutkan membaca Braga Sebagai Kawasan Wisata Kota Tua di Bandung

Pacet

Salah satu uwak saya sudah sangat lama tinggal di Majalaya, dari tahun 1950-an. Dia bekerja sebagai mantri gigi di Rumah Sakit Majalaya. Dulu rumah tinggal uwak adalah rumah dinas rumah sakit yang terletak di halaman belakang. Rumah bergaya kolonial yang dikelilingi halaman rumput yang luas. Di belakang rumah juga ada halaman rumput luas dan sebuah kolam. … Lanjutkan membaca Pacet

Panenjoan di Cihanjuang

The other good walk is to follow the line of the Lembang Fault ridge as far as you can.  One of the easiest ways to reach this line of hills, is to continue along this road for about 7 km until you see the Advent College on your right. Immediately opposite the main entrance is … Lanjutkan membaca Panenjoan di Cihanjuang

Tiang Gantung Bale Bandung

Oleh: @A13Xtriple Alun-alun biasanya menandakan lokasi ibukota sebuah kerajaan atau kabupaten (bahkan ada juga hingga tingkat kawedanaan atau kecamatan). Sebagai pusat kota, Alun-alun mempunyai fungsi sebagai pusat kegiatan administratif dan sosial-kultural khususnya bagi masyarakat pribumi. Sebagai lahan terbuka (plein) di tengah ibukota, Alun-alun sering dipergunakan untuk berbagai acara. Banyak kegiatan dilaksanakan di Alun-alun, dari mulai … Lanjutkan membaca Tiang Gantung Bale Bandung

Jalan-jalan ke Bogor

Re: Tour de Buitenzorg BAGIAN 1 Catatan berikut ini saya sarikan dari tulisan tentang kunjungan sehari penuh ke Bogor bersama sejumlah teman beberapa waktu lalu. Beberapa lokasi tujuan sudah kami tentukan sebelumnya, sisanya kami kunjungi secara spontan karena kebetulan terlewati dalam perjalanan. Ini bukan tulisan lengkap tentang sejarah Bogor ataupun objek-objek wisata di Bogor, namun … Lanjutkan membaca Jalan-jalan ke Bogor

Ledeng

Ledeng... Sebagai nama kawasan, Ledeng sudah sangat akrab dengan warga Bandung, karena terdapat sebuah terminal untuk akses transportasi ke wilayah di sebelah utara kota Bandung. Selain itu juga di kawasan ini terletak salah satu kampus penting di Bandung, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tapi bagaimana ceritanya sehingga kawasan ini dinamai Ledeng? Sampai tahun 1920-an daerah … Lanjutkan membaca Ledeng

Pemboman Radio Malabar

J.C. Bijkerk dalam bukunya “Vaarwel tot Betere Tijd” menulis bahwa pada tanggal 6 Maret 1942 para pembesar Pemerintah Hindia Belanda (Jend. Ter Poorten, G.G. Tjarda, Maj. Bakkers, dan Gubernur Jabar Hogewind) mengadakan suatu pertemuan di rumah Residen Bandung, Tacoma. Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan menjadikan Bandung sebagai kota terbuka dengan maksud agar Jepang dapat masuk Bandung … Lanjutkan membaca Pemboman Radio Malabar

Beberapa Toko Buku Tempo Dulu di Bandung

1.     N.V.G.C.T. van Dorp & Co. Toko buku van Dorp dibangun tahun 1922 dengan arsitektur bergaya indo-europeeschen architectuur stijl hasil rancangan arsitek Ir. C.P. Wolff Schoemaker. Dua buah kepala kala menghiasi bagian atas gedung van Dorp seperti yang juga terdapat di gedung bioskop Majestic di Bragaweg. Hiasan kepala kala dapat dikatakan sebagai tanda-tangannya Schoemaker. Bangunan … Lanjutkan membaca Beberapa Toko Buku Tempo Dulu di Bandung

Karl Albert Rudolf Bosscha

Perkebunan Teh Malabar sudah dibuka sejak tahun 1890 oleh Preangerplanter bernama Kerkhoven yang sebelumnya sudah membuka perkebunan teh di daerah Gambung, Ciwidey. Namun popularitas kawasan Kebun Teh Malabar berkembang dan memuncak setelah Kerkhoven mengangkat sepupunya, Bosscha, untuk menjadi administratur perkebunan ini pada tahun 1896. Selain perkebunan, sejumlah jejak Bosscha lainnya masih tersebar di kawasan ini. … Lanjutkan membaca Karl Albert Rudolf Bosscha