Penyintas Identitas

Oleh: Ariono Wahyu (@A13xtriple) Solomon Parel (Solek)  adalah salah seorang penyitas genosida Perang Dunia Kedua. Dia berhasil selamat dengan cara menyembunyikan identitasnya sebagai seorang Yahudi. Kisah Solek yang diperankan oleh Marco Hofschneider ini menjadi inti cerita film “Europa, Europa” (1990). Judul asli film ini adalah “Hitlerjunge Salomon” dan merupakan adaptasi dari autobiografi Solomon Parel yang … Lanjutkan membaca Penyintas Identitas

Perjalanan Terakhir Bersama KRD Patas Bandung Raya

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Saya bukanlah pengguna kereta secara reguler ataupun fans berat kereta api, namun kereta api adalah salah satu moda transportasi favorit saya. Belum pernah saya tidak menikmati bepergian dengan kereta api. Bisa jadi salah satu alasannya adalah karena pemandangan selama perjalanan yang memanjakan mata. Sepanjang mata memandang, saya bisa melihat hamparan … Lanjutkan membaca Perjalanan Terakhir Bersama KRD Patas Bandung Raya

Ngaleut Institut Teknologi Bandung

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Masuk ke kampus almamaternya Ir Soekarno, Ridwan Kamil, dan Pidi Baiq ini hanya pernah saya lakukan kalau ada event Pasar Seni. Kalau masuk lewat SNMPTN emang enggak, soalnya kalau ga salah pilihannya dulu ya cuma Unpad tercinta. Ga kepikiran sih kenapa ga milih FSRD dulu. Ah Sujiwo Tejo yang kuliah di … Lanjutkan membaca Ngaleut Institut Teknologi Bandung

#InfoAleut: Ngaleut ITB

Hari Minggu (18/01/2015) kita akan... "Ngaleut ITB". Mari mengenal lebih dekat salah satu perguruan tinggi tertua di Kota Bandung ini. Bangunan mana yang pertama kali dibangun? Siapa itu Ijzerman dan mengapa ada taman yang dibangun khusus untuknya? Apa peran Bosscha untuk pembangunan ITB? Yuk cari tahu bersama grin emoticon Tertarik untuk bergabung? Kumpul di depan … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Ngaleut ITB

Europa Europa: Sulitnya Menjadi Yahudi di Tanah Eropa pada Perang Dunia Ke-2

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Solomon Perel adalah seorang Yahudi keturunan Polandia yang tinggal di Jerman. Di malam Bar Mitzvah[1], kediaman keluarganya diserang pendukung Nazi. Ia berhasil kabur dari jendela kamar mandi dan bersembunyi di dalam tong kayu. Saat ia kembali, seluruh keluarganya selamat, kecuali saudara perempuannya yang terkena lemparan batu.. Mereka sekeluarga akhirnya kembali … Lanjutkan membaca Europa Europa: Sulitnya Menjadi Yahudi di Tanah Eropa pada Perang Dunia Ke-2

Menengok Sisa-sisa Puing Radio Malabar

Oleh: @mooibandoeng Tadi pagi (13/01) sempat nengok sisa-sisa radio Malabar di lereng Gunung Puntang. Kabutnya sedang sangat tebal, jarak pandang begitu pendek. Nunggu sekitar satu jam baru kabut agak memudar dan bisa jalan-jalan keliling puing-puing stasiun radio dan bekas radiodorf. Sepi dan nyaman sekali. Entah seperti apa suasana kawasan lereng gunung yang jauh dari jalan … Lanjutkan membaca Menengok Sisa-sisa Puing Radio Malabar

Tatapan Sunyi (Kaca Mata)

Oleh: Ariono Wahyu (@A13Xtriple) Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia “kacamata” adalah lensa tipis untuk mata guna menormalkan dan mempertajam penglihatan (ada yang berangka dan ada yang tidak). Yang perlu digaris bawahi di sini mungkin pada bagian kalimat “menormalkan dan mempertajam penglihatan”. Dalam proses menentukan kacamata yang tepat bagi seseorang untuk dapat melihat lebih jelas, kita harus mencoba … Lanjutkan membaca Tatapan Sunyi (Kaca Mata)

Wim Schenk, Pasir Malang dan “Kota Kembang”

Oleh: Ariono Wahyu (@A13Xtriple) Ketenangan malam Minggu di  Indische Restaurant yang terletak di sisi utara alun-alun Bandung terusik. Sebuah bendi yang ditarik oleh kuda australia tiba-tiba nyelonong masuk ke bangunan restoran yang berbentuk pendopo joglo. Kuda yang hilang kendali itu menendang lampu kristal penuh lilin yang menjadi sumber pencahayaan di dalam restoran. Seketika ruangan menjadi … Lanjutkan membaca Wim Schenk, Pasir Malang dan “Kota Kembang”

#InfoAleut: Kelas Menulis dan Apresiasi Film

Sampurasun, Aleutian! Minggu, 28 Desember 2014, Komunitas Aleut mengundang Aleutian untuk datang ke Kelas Menulis. Dalam kelas menulis ini, kita akan melanjutkan kelas menulis minggu lalu. Selain itu, ada Apresiasi Film. Penasaran? Kumpul di Kedai Preanger (Jalan Solontongan No. 20 - D) jam 13:00. Jangan lupa bawa alat tulis dan konfirmasi ke 0896-8095-4394. Yuk, ngaleut!

Insulinde

Oleh: Irfan Teguh (@IrfanTeguh) “Saat kau mencintai sebuah kota, dan sering menjelajahinya dengan berjalan kaki, tubuhmu, apalagi jiwamu, akan mengenal segala sudut jalannya dengan baik.” (Orhan Pamuk : Namaku Merah Kirmizi) *** Ini tentang penamaan jalan dan daerah. Insulinde atau Archipelago atau dikenal juga dengan Nusantara, di Bandung adalah sewujud nama-nama jalan yang berada di … Lanjutkan membaca Insulinde

Kopi Javaco

Oleh: Ariono Wahyu (@A13Xtriple) Bagi Bapak saya, kopi itu selalu kopi “Javaco”. Bukan kopi “Aroma” yang terkenal karena mendapat publikasi luas dari berbagai media, bukan juga kopi "Malabar” atau kopi instan dalam kemasan sachet. Kegemaran bapak pada kopi ini dulu sudah sampai dalam tahap fanatik. Bapak tidak akan ngopi kalau kopinya bukan kopi Javaco jenis … Lanjutkan membaca Kopi Javaco

#InfoAleut: Kelas Menulis

Sampurasun! Hari Minggu (21/12/2014) kita akan Kelas Menulis bersama Ridwan Hutagalung (Admin : Mooibandoeng). Mari kita mencari tahu lebih mengenai bagaimana menulis dengan benar dan efektif. Penasaran? Yuk, kumpul di Kedai Preanger, Jalan Solontongan No. 20-D jam 13:00. Bagi Aleutians yang tertarik untuk ikut di dalam kegiatan ini silakan konfirmasikan kehadiranmu dengan cara SMS ke … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Kelas Menulis

#InfoAleut: Jalur Kedokteran (14/12/2014)

‪#‎InfoAleut‬ Hari Minggu (14/12/2014) kita akan Ngaleut... "Jalur Kedokteran". Mari kita mencari tahu lebih mengenai beberapa dokter yang namanya diabadikan sebagai nama jalan di Bandung. Siapakah dr. Tjipto? Siapakah dr. Rubini? Apa saja kiprah dr. Eijkman? Mari kita cari tahu bersama. Kumpul di Taman Otten (seberang pintu selatan RS Hasan Sadikin) pukul 07.30. Bagi Aleutians … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Jalur Kedokteran (14/12/2014)

Cerita Sebuah Donat di Pagi Hari

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) do·nat n kue yg dibuat dr tepung terigu, mentega, gula, dsb, berbentuk bundaran yg berlubang di tengahnya Pagi itu saat Ngaleut Jelajah Taman dan Villa, sebetulnya saya sudah sarapan dan hanya berniat untuk membeli sebotol kecil teh susu di Roti Gempol, namun niat itu luluh saat saya berjalan menuju meja … Lanjutkan membaca Cerita Sebuah Donat di Pagi Hari

Rumah Zaman Kolonial = Tidak Canggih?

Oleh: Mohamad Salman (@vonkrueger) Ya, saya suka dengan rumah-rumah jaman kolonial. Meskipun kadang orang melihatnya sebagai lambang penjajahan, sarang jurig, saya tetep aja suka. Bahkan saya berpikir kalau nanti bikin rumah sendiri, bakal bikin replika atau setidaknya banyak ngambil gaya-gaya rumah kolonial. Banyak yang bingung ketika saya bilang saya suka dengan rumah-rumah kolonial. Yang sering … Lanjutkan membaca Rumah Zaman Kolonial = Tidak Canggih?