Riwayat Preangerplanters

Kunjungan ke Pabrik Teh Cisaruni hari Minggu, 17 Januari 2016 kemarin adalah ujung rangkaian kegiatan "Mengenal Riwayat Preangerplanters" yang sudah kami laksanakan dalam 2 minggu ini. Dua kegiatan pertama berupa #Ngaleut dari @komunitasaleut pada tanggal 3 & 10 Januari 2016 dengan judul "Jejak Preangerplanters di Kota Bandung". Dari kegiatan ini terkumpul 24 bangunan dan lokasi … Lanjutkan membaca Riwayat Preangerplanters

Cimurah, Garut

avatar DaoTmooibandoeng

12534112_432399326964972_454091360_n

Salah satu sudut Bamboo House di Cimurah, Garut, yang akan dikunjungi dalam tour Riwayat Preangerplanters, Minggu, 17 Januari 2016.

Di dalam komplek rumah ini terdapat banyak pohon yang menyejukkan, bale2, pawon, hawu, saung2 bilik, yang dibuat secara sederhana tapi dengan semangat yang patut dipuji.
Berbagai kliping foto dan tulisan menarik seputar Preangerplanters ditempel di sana-sini, termasuk beberapa kunjungan dari para keturunan Preangerplanters yang sampai sekarang masih sering datang bernostalgia, atau ziarah, sampai untuk keperluan menulis buku2 seputar perkebunan teh tempo dulu.

Lihat pos aslinya

Cikuray

avatar DaoTmooibandoeng

12547142_1677963192460132_1131282353_n

Gunung Cikuray, 2.812 mdpl, di Kabupaten Garut. Di sekeliling lerengnya berdiri perusahaan2 perkebunan sejak masa Hindia Belanda, salah satunya merupakan milik Karel Frederik Holle yang sebelumnya menjadi administratur Perkebunan Teh Cikajang.

Kegiatan KF Holle di Cikuray tidak hanya berhubungan dengan teh, tapi juga dengan naskah2 Sunda kuno dan sebuah peta kuno yang dibicarakannya dalam tulisan “De Kaart van Tjiela of Timbanganten”. Peta kuno ini tergambar pada sehelai kain boeh dan diperkirakan berasal dari akhir abad ke-16. Isinya menggambarkan nama2 tempat, sungai, dan gunung di Jawa Barat yang ditulis dalam aksara Sunda.

Nama pada lokasi Jakarta sekarang disebut dengan Nusa Kalapa dan di sebelah selatannya terletak kota Pajajaran, di antara Ciliwung dan Cisadane.

Untunglah Holle sempat menyalin isi peta asli dan menambahkan beberapa keterangan lain, juga dengan huruf Sunda, karena ternyata pada tahun 1975 diketahui telah hilang. Yang masih tersisa sekarang ini hanyalah salinan oleh Holle itu saja.

Lihat pos aslinya

Monumen Holle

avatar DaoTmooibandoeng

12543095_1000156333379878_564770357_n

Ukiran kepala Karel Frederik Holle karya Pauline Blelaerts van Blokland-Kraijenhoff yang terdapat di dalam Kebun Teh Giri Awas. KF Holle adalah Administratur Perkebunan Teh Cikajang (1856-1862) dan administratur Kebun Teh Garut (1866-1889).

Di luar bidang bidang perkebunan, Holle banyak menulis masalah bahasa dan kebudayaan Sunda, menulis buku2 tentang pertanian yang kemudian diajarkannya sendiri sambil berkeliling menemui masyarakat, dan membuka sekolah pendidikan guru di Kota Bandung. Selain itu, tentunya minat tinggi pada sejarah Sunda. Salah satu karyanya adalah artikel tentang sebuah peta kuno yang ditemukannya di Ciela: De Kaart van Tjiela Timbanganten.

Untuk cerita lebih banyak, ayo bergabung dalam tour Mengenal Riwayat Preangerplanters, hari Minggu, 17 Januari 2016. Berangkat dari Kedai Preanger, Jl. Solontongan 20-D, Buahbatu, Bandung 40264, pukul 07.00.

Biaya kesertaan Rp.250rb. Pendaftaran ke 0896-8095-4394.

Lihat pos aslinya

Pabrik Pamegatan

avatar DaoTmooibandoeng

12547584_1697321483847572_2072058530_n

Bekas Pabrik Teh Pamegatan yang sudah tidak beroperasi lagi sekarang. Untuk cerita lebih banyak, ikuti saja tour Mengenal Riwayat Preangerplanters pada hari Minggu, 17 Januari 2016 bersama @mooibandoeng @FoBosscha @komunitasaleut @kedaipreanger, H. Kuswandi Md, Paguyuban Moka Garut, Asgar Muda, dll.

Ikuti juga pengenalan tradisi nyaneut di Priangan yang sudah langka ditemui. Biaya kesertaan Rp.250rb.

Info dan pendaftaran 0896-8095-4394 Berangkat pukul 07.00 dari Kedai Preanger, Jl. Solontongan 20-D, Buahbatu, Bandung 40264

Lihat pos aslinya

Jalur Teh

avatar DaoTmooibandoeng

12424557_1700206730191504_1723684084_n

Dua tahun lalu, @komunitasaleut mengadakan perjalanan panjang bermotor dengan judul “Jejak Teh Priangan” yang berlangsung 3 hari 2 malam.

Perjalanan dimulai dengan jalur yang tidak umum, lewat Ibun, Majalaya, lalu ke Cibeureum, Samarang, Garut, Bayongbong, sampai Cikajang. Sebelum Cikajang, suasana perkebunan teh sudah sangat terasa. Hamparan pohonan yang luas dalam kabut dan gerimis bergantian. Lalu Leuweung Gelap, sampai Cisompet dan Pameungpeuk, melewati kebun2 karet.

Berikutnya adalah jalur pantai selatan Jawa bagian barat. Lebih dari 10 lokasi pantai wisata yang cantik semuanya tampak kesepian, shelter2 yang ditinggalkan dan nelayan yang yang sibuk tidak pedulikan rombongan yang lewat. Pantai paling barat adalah Rancabuaya.

Dari sini perjalanan berbelok mengutara menuju Pakenjeng-Bungbulang dan selanjutnya Cisewu. Lagi2 kebun-kebun teh yang luas, dan mungkin ratusan air terjun tanpa pengunjung berjajar di tebing2 pergunungan. Cukul, Pasirmalang, Malabar, sudah serupa kampung halaman yang saban waktu didatangi, entah untuk beristirahat sebentaran atau membawa kelompok wisatawan dari sana-sini.

Lagi-lagi perkebunan…

Lihat pos aslinya 75 kata lagi

De Familie van Motman 1600-2006

avatar DaoTmooibandoeng

12357641_804194496375021_908388018_n

Di Kampung Pilar, Ds. Sibanteng, Bogor, sampai sekarang masih terdapat sebuah komplek makam tua berbentuk mausoleum atas nama keluarga van Motman. Salah satu keluarga pengusaha perkebunan paling awal di wilayah Bogor.

Dulu di halaman mausoleum di ini terdapat 33 buah makam keluarga dan kerabat van Motman. Tapi sejak tahun 1970an, saat pernah terjadi perusakan dan penjarahan komplek makam, banyak makam yang rusak dan musnah. Batu2 marmer dicongkel, patung2 hiasan makam juga dicuri. Bahkan 4 jenazah yang sudah diawetkan juga hilang dari kuburnya.

Buku De Familie van Motman 1600-2006 dalam foto ini berisi riwayat keluarga dan keturunan van Motman dalam rentang yang panjang, 400 tahun. Tokoh utama dalam cerita adalah Gerrit Willem Casimir van Motman yang membangun sebuah landhuis di Dramaga. Landhuis ini sampai sekarang masih ada dan dipakai sebagai Wisma Tamu IPB.

Jenis kebun yang diupayakan keluarga ini berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan zaman. Mula-mula menanam kopi, lalu berganti tebu, sawit…

Lihat pos aslinya 27 kata lagi

Rumah Hella S. Haasse

avatar DaoTmooibandoeng

917223_424082574461475_16476739_n

Rumah masa kecil Hella S. Haasse di Bandung. Haasse adalah penulis roman legendaris tentang Preangerplanters, Heren van de Thee. Dulu terjemahan bahasa Indonesia roman ini pernah dimuat secara bersambung di HU Kompas, tapi rasanya tidak sampai dibukukan. Baru2 ini akhirnya terbit terjemahan lain dalam bentuk buku dengan judul “Sang Juragan Teh”. Dalam dua minggu ini @KomunitasAleut sudah menyelenggarakan dua program #Ngaleutyang menapaki jejak2 para Preangerplanters di Kota Bandung. Salah satu program itu bercerita banyak tentang riwayat para Preangerplanters, mulai awal kedatangannya sampai ikatan kekerabatan keluarga2 pengusaha perkebunan ini dari masa ke masa.

Satu minggu ke depan, dua program lainnya segera menyusul, bedah beberapa buku tentang Preangerplanters serta mengunjungi jejak2 tinggalannya di luar kota Bandung.

Lihat pos aslinya

Cimurah, Garut

Salah satu sudut Bamboo House di Cimurah, Garut, yang akan dikunjungi dalam tour Riwayat Preangerplanters, Minggu, 17 Januari 2016. Di dalam komplek rumah ini terdapat banyak pohon yang menyejukkan, bale2, pawon, hawu, saung2 bilik, yang dibuat secara sederhana tapi dengan semangat yang patut dipuji. Berbagai kliping foto dan tulisan menarik seputar Preangerplanters ditempel di sana-sini, … Lanjutkan membaca Cimurah, Garut

Cikuray

Gunung Cikuray, 2.812 mdpl, di Kabupaten Garut. Di sekeliling lerengnya berdiri perusahaan2 perkebunan sejak masa Hindia Belanda, salah satunya merupakan milik Karel Frederik Holle yang sebelumnya menjadi administratur Perkebunan Teh Cikajang. Kegiatan KF Holle di Cikuray tidak hanya berhubungan dengan teh, tapi juga dengan naskah2 Sunda kuno dan sebuah peta kuno yang dibicarakannya dalam tulisan … Lanjutkan membaca Cikuray

Monumen Holle

Ukiran kepala Karel Frederik Holle karya Pauline Blelaerts van Blokland-Kraijenhoff yang terdapat di dalam Kebun Teh Giri Awas. KF Holle adalah Administratur Perkebunan Teh Cikajang (1856-1862) dan administratur Kebun Teh Garut (1866-1889). Di luar bidang bidang perkebunan, Holle banyak menulis masalah bahasa dan kebudayaan Sunda, menulis buku2 tentang pertanian yang kemudian diajarkannya sendiri sambil berkeliling … Lanjutkan membaca Monumen Holle

Pabrik Pamegatan

Bekas Pabrik Teh Pamegatan yang sudah tidak beroperasi lagi sekarang. Pabrik ini dulu dikelola oleh salah satu Preangerplanters, namanya Baron Baud. Untuk cerita lebih banyak, ikuti saja tour Mengenal Riwayat Preangerplanters pada hari Minggu, 17 Januari 2016 bersama @mooibandoeng @FoBosscha @komunitasaleut @kedaipreanger, H. Kuswandi Md, Paguyuban Moka Garut, Asgar Muda, dll. Ikuti juga pengenalan tradisi … Lanjutkan membaca Pabrik Pamegatan

Jalur Teh

Dua tahun lalu, @komunitasaleut mengadakan perjalanan panjang bermotor dengan judul "Jejak Teh Priangan" yang berlangsung 3 hari 2 malam. Perjalanan dimulai dengan jalur yang tidak umum, lewat Ibun, Majalaya, lalu ke Cibeureum, Samarang, Garut, Bayongbong, sampai Cikajang. Sebelum Cikajang, suasana perkebunan teh sudah sangat terasa. Hamparan pohonan yang luas dalam kabut dan gerimis bergantian. Lalu … Lanjutkan membaca Jalur Teh

De Familie van Motman 1600-2006

Di Kampung Pilar, Ds. Sibanteng, Bogor, sampai sekarang masih terdapat sebuah komplek makam tua berbentuk mausoleum atas nama keluarga van Motman. Salah satu keluarga pengusaha perkebunan paling awal di wilayah Bogor. Dulu di halaman mausoleum di ini terdapat 33 buah makam keluarga dan kerabat van Motman. Tapi sejak tahun 1970an, saat pernah terjadi perusakan dan … Lanjutkan membaca De Familie van Motman 1600-2006

Rumah Hella S. Haasse

Rumah masa kecil Hella S. Haasse di Bandung. Haasse adalah penulis roman legendaris tentang Preangerplanters, Heren van de Thee. Dulu terjemahan bahasa Indonesia roman ini pernah dimuat secara bersambung di HU Kompas, tapi rasanya tidak sampai dibukukan. Baru2 ini akhirnya terbit terjemahan lain dalam bentuk buku dengan judul "Sang Juragan Teh". Dalam dua minggu ini … Lanjutkan membaca Rumah Hella S. Haasse