Wawancara Komunitas Aleut dengan TVRI (Bagian II)

Perekaman paket kedua bersama TVRI Pusat dilakukan pada hari Jumat kemarin di situs Gua Pawon, Padalarang. Kali ini bersama @aryawasho dan @tiarahmi sebagai pengisi materi.

Wawancara Komunitas Aleut dengan TVRI (Bagian I)

Bung @irfanteguh dari Komunitas Aleut saat persiapan rekaman untuk salah satu program TVRI pusat pada hari Kamis minggu lalu. Bahasan paket televisi ini seputar keberadaan dan nasib situs Candi Bojongmenje di Cicalengka, termasuk bagaimana komunitas-komunitas muda di Bandung mengapresiasinya.

#InfoAleut: #KelasResensi Kiprah Para Pesohor di Bandung (13/02/2014)

#InfoAleut Hari Sabtu ini (13/02/2016) di Kelas Resensi Komunitas Aleut, akan diadakan diskusi dan pembahasan mengenai beberapa pesohor yang dikaitkan dengan Kota Bandung. Beberapa nama sudah pernah ditulis secara ringkas dan dipublish di http://komunitasaleut.com dan http://mooibandoeng.com beberapa waktu yang lalu. Nama para pesohor seperti Abdul Muis, Raden Saleh, Sosrokartono, dan masih banyak lagi, akan dibahas … Lanjutkan membaca #InfoAleut: #KelasResensi Kiprah Para Pesohor di Bandung (13/02/2014)

Rasia Bandoeng dan Ngaleut Tjerita Tjinta jang Benar Terdjadi di Bandoeng Tahon 1900-an

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Katanya jatuh cinta membuatmu jadi orang dungu. Oh baiklah pembaca yang budiman, sebelumnya maaf hanya judulnya yang pakai Bahasa Melayu Pasar, karena saya malas dan tak punya cukup kedunguan untuk menuliskannya dalam bahasa seprimitif itu, apalagi ejaan yang setuwir itu. Entahlah, kalau sekiranya jatuh cinta, mungkin bisa saja, tapi saya tak sedungu … Lanjutkan membaca Rasia Bandoeng dan Ngaleut Tjerita Tjinta jang Benar Terdjadi di Bandoeng Tahon 1900-an

Catatan NgAleut Rasia Bandoeng

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Malam ini malam Imlek. Barudak Aleut sudah terlihat berkumpul di halaman BRI Tower. Banyak di antara mereka - sebagian belum saya kenal - yang mengenakan kaos berwarna coklat dengan tulisan "Komunitas Aleut." Kaos baru. Kawan-kawan ini sedang pada bersiap untuk Ngaleut Rasia Bandoeng. Gerimis mulai turun saat kami berkumpul dalam … Lanjutkan membaca Catatan NgAleut Rasia Bandoeng

Menara Pemancar Radio Malabar

Menara pemancar ini merupakan bagian dari sisa kejayaan Radio Malabar. Radio ini didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1917 dan kemudian diresmikan pada tahun 1923. Radio ini pula yang pertama kali bisa menghubungkan saluran komunikasi antara Hindia Belanda dengan Belanda yang berjarak 12.000 km. Dari 13 menara yang pernah ada di kawasan Universitas Telkom … Lanjutkan membaca Menara Pemancar Radio Malabar

Sang Juragan Teh

Oleh : Hevi Fauzan* (@hevifauzan) Buku ini menceritakan perjuangan seorang petani teh, Rudolf Eduard Kerkhoven, yang berhasil membuka lahan di Gambung, sebuah daerah di sebelah selatan kota Bandung. Mula-mula terbit tahun 1992. Dalam bahasa Belanda, buku ini diberi judul “Heren Van de Thee”. Buku biografi ini disusun berdasarkan surat-surat koresponden sekitar pelaku utama, keluarga, dan … Lanjutkan membaca Sang Juragan Teh

Tidak Selamanya Mantan Itu Buruk: Perencanaan Kota Kolonial vs Modern

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) “Mantan adalah seseorang istimewa yang diciptakan Tuhan untuk mengambil uangmu, dan memberimu kenangan buruk sebagai gantinya.” Oke, semoga sedikit joke tentang mantan barusan bisa menjadi pembuka yang menarik untuk tulisan agak serius berikut. Seperti diketahui, ada sebuah kutipan indah yang menyebutkan jika “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum”.  Tidak … Lanjutkan membaca Tidak Selamanya Mantan Itu Buruk: Perencanaan Kota Kolonial vs Modern

Kartini atau Dewi Sartika?

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) “Aku juga berjuang,” bela Kartini, “ikut melawan tirani budaya yang feodalistis, tiranik dan hegemonis. Sama sepertimu.” “Ya, ya, aku tak hendak mencibirmu atau apa. Maksudku-” “Oke, jujur saja, tak perlu berputar-putar. Kau iri kan?” “Hey!” Muka Dewi Sartika mendadak merah padam. Seakan ada sejuta sumpah serapah tercekat di kerongkongannya, memaksa ingin … Lanjutkan membaca Kartini atau Dewi Sartika?

Ke Bandung-lah Sukarno Akan Kembali…

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Kota Bandung memiliki keterikatan yang sangat erat di dalam diri seorang Sukarno. Ya, meskipun ia lahir dan besar di daerah Jawa Timur, namun di Bandung-lah dirinya ditempa hingga menjadi sosok yang kini kita kenal. Di Kota Bandung ia memulai kiprah politiknya. Awalnya ia dikenal masyarkat sebagai orator yang ulung. Kemudian, … Lanjutkan membaca Ke Bandung-lah Sukarno Akan Kembali…

Mang Utuy

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Dina raraga nyanghareupan watés ahir bulan Séptember jeung mimiti bulan Oktober, di mana di dinya aya hiji kajadian anu ahéng, nu pinuh ku rupa-rupa kasieun jeung katineung, kuring alakadarna baris ngabébérkeun hiji tokoh nu ngilu kageutahan, alatan kungsi milu dina orhanisasi hiji partéy nu ceunah mah geus wani-wani arék ngarebut … Lanjutkan membaca Mang Utuy

Kosambi Pernah Jadi Pusat Hiburan di Bandung

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Manusia adalah makkhluk hidup yang spesial. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, manusia membutuhkan hal-hal lain untuk tetap bertahan hidup dalam menjalani kehidupannya. Salah satu kebutuhan tersebut adalah hiburan. Sejak dahulu, manusia menghibur diri mereka dengan berbagai macam hal, seperti musik, drama, dan olahraga. Dengan hiburan, manusia bisa kembali berpikiran jernih … Lanjutkan membaca Kosambi Pernah Jadi Pusat Hiburan di Bandung

ITB sebagai Objek Wisata Alternatif

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Alkisah sekitar seabad yang lalu, tepatnya pada 4 Juli 1919, empat gadis mewakili empat bangsa secara simbolis menanam empat batang pohon di tengah lahan persawahan Dago, menandai pembangunan sekolah tinggi teknik pertama di Hindia Belanda – Technische Hogeschool – yang akan didirikan di lahan tersebut. Beberapa tahun sebelumnya, niat pendirian sekolah … Lanjutkan membaca ITB sebagai Objek Wisata Alternatif

#KelasResensi Pekan ke-4

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) 1) Jalan Raya Pos Jalan Daendels (Pramoedya Ananta Toer) Dengan cara bertutur yang mengalir, Pram mencoba mengulas Jalan Raya Pos yang memakan korban ribuan warga pribumi. Dari kota ke kota, tiap titik Pram ulas lengkap dengan sejarah kerajaan pra kolonial, juga potensi masa lalunya. Ada juga hal-hal yang sebetulnya tidak … Lanjutkan membaca #KelasResensi Pekan ke-4

Obrolan di Pasar Cihaurgeulis

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Seorang anak kecil terlihat tidak tenang. Beberapa kali ia merengek kepada ibunya yang sedang asik berbelanja. Pertanyaan “Mah, kapan kita pulang?” terus menerus ia lemparkan sambil menutup hidung. Satu-dua kali ibu muda ini masih menjawab pertanyaan anaknya, lalu kemudian tak lagi menggubris rengekan yang terus datang tanpa henti. “Berapa umurnya, … Lanjutkan membaca Obrolan di Pasar Cihaurgeulis