Kuli Gadungan

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@sadnesssystem) Pak Ahmad adalah opas (office boy) Bung Karno ketika tahun 1927 mendirikan Biro Teknik Bangunan. Tetapi sebenarnya tugasnya bukan hanya sebagai opas saja, melainkan juga sebagai agen PNI. Dia bertugas menyebarkan pamflet ke ranting-ranting di seluruh Bandung. Dari Cimahi sampai Cililin dan Cicalengka, yang jauhnya 30 km lebih dari Kota … Lanjutkan membaca Kuli Gadungan

#InfoAleut: Ngaleut Pasar Baru

#InfoAleut Hari Minggu (07/06/2015) kita akan... "Ngaleut Pasar Baru". Mari bersama-sama melihat keadaan Pasar Baru dan sekitarnya! Dalam ngaleut ini, kita akan foto banyak bangunan di sekitaran Pasar Baru. Seperti apa kemacetan di daerah ini? Apa saja yamg dijual di sekitar kawasan ini? Mengapa namanya Pasar Baru? Di mana Pasar Lama? Apakah terjadi banyak perubahan? … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Ngaleut Pasar Baru

Bandung Tak Hanya Di Bagian Utara

Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Bandung tentu saja menjadi kota yang paling penting bagi hidup saya. Dari lahir sampai sekarang sudah di pertengahan kepala dua, hampir 90% hidup saya dihabiskan di Kota Kembang. Semua jenjang studi juga saya jalani di kota ini, mulai dari TK hingga sekarang duduk di bangku strata dua. Pahit-manis dan berbagai … Lanjutkan membaca Bandung Tak Hanya Di Bagian Utara

Sudut Literasi di Kedai Preanger

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Sungguh kenikmatan surgawi di dunia. Tak seperti wanita, buku adalah teman duduk terbaik, mustahil mengkhianatimu. Dan makin sempurna ketika hadir secangkir kopi; Espresso, Cappuccino, Macchiato, Mochachino, Americano, Caffe Latte, atau apapun variannya silahkan pilih sesuai selera. Bacaan manis menarik hati dibalut kehangatan kopi, ah nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan? Membaca … Lanjutkan membaca Sudut Literasi di Kedai Preanger

Komunitas Aleut: Diajar Sejarah Sabari Leuleumpangan

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Mun seug dibandingkeun jeung kota-kota nu aya di basisir kayaning Jakarta, Cirebon, Semarang jeung Surabaya, Bandung mah kaasup kota nu kaitung anyar kěněh. Tapi angger wě sok sanajan kitu, ari nu ngaranna kota mah pasti miboga sejarah. Kiwari di Bandung aya sababaraha komunitas nu sok nalumtik ajěn inajěn sejarah Bandung … Lanjutkan membaca Komunitas Aleut: Diajar Sejarah Sabari Leuleumpangan

E. Dunlop & Co.

Walaupun saya sangat sering berjalan kaki melewati plakat yang terpasang di bawah Gedung Kimia Farma Jl. Braga ini, tapi rasanya tidak pernah ada dorongan untuk membaca dengan baik tulisan yang tertera di atas batu marmer ini. Tadi pagi saat duduk di bangku baru dekat plakat, saya berpikir bahwa ukuran plakat ini terlalu besar, lalu saya … Lanjutkan membaca E. Dunlop & Co.

#InfoAleut: Potret Braga: Dulu dan Sekarang

#InfoAleut Hari Minggu (24/05/2015) kita akan... "Ngaleut Potret Braga: Dulu dan Sekarang". Mari bersama-sama melihat Braga dan sekitarnya dari dua masa yang berbeda. Dalam ngaleut ini, kita akan foto banyak bangunan di sekitaran Braga dan disandingkan dengan kondisi masa lalunya. Apakah terjadi banyak perubahan? Mari cari tahu bersama! 😀 Tertarik untuk bergabung? Langsung saja kumpul … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Potret Braga: Dulu dan Sekarang

Penelusuran Belum Usai (5)

Lanjutan kisah Roman Rasia Bandoeng oleh Lina Nursanty. SATU per satu tokoh dalam novel roman Rasia Bandoeng terungkap. Setelah hampir satu abad sejak pertama kali novel itu diterbitkan pada awal abad 20, cucu dan cicit para tokoh bermunculan. Mereka mencari asal usul leluhurnya melalui kepingan cerita dalam novel. Dendam lama yang diceritakan dalam novel pun … Lanjutkan membaca Penelusuran Belum Usai (5)

Romeo Juliet dari Citepus (4)

Lanjutan kisah Roman Rasia Bandoeng oleh Lina Nursanty. SERAYA berseloroh, Charles Subrata menyebut kisah cinta antara Tan Gong Nio dan Tan Tjin Hiauw dalam novel roman Rasia Bandoeng yang terbit pada awal abad ke-20 di Kota Bandung sebagai “Kisah Romeo-Juliet dari Citepus.” Penyebutan itu terilhami dari kisah perjuangan cinta antara keduanya yang sangat berat karena … Lanjutkan membaca Romeo Juliet dari Citepus (4)

Gunung Cai Gg. Kina

Gunung Cai Gg. Kina Hari ini saya berkesempatan mengunjungi dan memeriksa suatu jaringan air peninggalan Hindia Belanda yang terletak di belakang Pabrik Kina. Informasi ini saya dapatkan dari rekan instagram, @dienzfight yang kebetulan berkantor di dekat lokasi jaringan. Ternyata @dienzfight berteman baik dengan Yanti @adetotat yang belakangan ini cukup aktif di Komunitas Aleut. Jadi tadi … Lanjutkan membaca Gunung Cai Gg. Kina

Komunitas Aleut: Mikawanoh Bandung, Mikawanoh Maneh

Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Utamana jalma kudu réa batur, keur silih tulungan, silih nitipkeunna diri, budi akal lantaran tipada jalma. Kapan ogé lain ari nu ngarana silaturahmi téh bakal manjangkeun rezeki jeung manjangkeun umur. Aya deui hiji mangpaat ceuk sobat kuring mah, “loba ngilu komunitas, bakal ngabuka loba panto ogé pikeun beubeunangan”. Enya da gening karumasaan … Lanjutkan membaca Komunitas Aleut: Mikawanoh Bandung, Mikawanoh Maneh

Kakarěn KAA 2015

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Tina runtuyan acara Konpěrěnsi Asia Afrika (satuluyna ditulis KAA), tanggal 24 April 2015 minangka puncakna acara. Dina prak-prakanna kaběh kepala nagara jeung para delegasina miěling KAA nu munggaran ku cara Historical Walk anu hartina leumpang bersejarah. Kajadian ěta nu kungsi dilakonan ku Prěsiden Soekarno jeung kepala nagara nu sějěnna, dimimitian ti … Lanjutkan membaca Kakarěn KAA 2015

Bandung as a Gimmick City

Oleh: M. Ryzki Wiryawan (@SadnessSystem) Gimmick : A trick or device intended to attract attention, publicity, or trade (oxforddictionaries.com) Beberapa waktu yang lalu, Walikota Bandung sempat dikritik karena dianggap hanya menjalankan gimmick untuk menunjukan kesuksesannya. Gimmick yang dimaksud adalah kebijakan-kebijakan yang bersifat penampakan luar, bukan bersifat esensial. Hal ini menarik untuk dicermati, karena di era … Lanjutkan membaca Bandung as a Gimmick City

Beda Nasib Observatorium Mohr dan Observatorium Bosscha

Oleh: Kedai Preanger (@KedaiPreanger) Gambar di atas merupakan observatorium abad ke-18 milik Tuan Mohr di Glodok yang berlokasi di dekat Klenteng Ji Den Yuen, Petak Sembilan, Batavia. Ketika Kapten Cook memperbaiki Kapalnya Endeavour di Pulau Onrust, Batavia, dia mencatat mengenai Observaturium Johan Mauritz Mohr ini. Lewat Observatorium miliknya, Pastor Mohr mengamati Transit Venus. Misi yg sama juga diemban oleh James Cook, … Lanjutkan membaca Beda Nasib Observatorium Mohr dan Observatorium Bosscha