Membedah “Based on a True Story” di #KelasLiterasi Edisi Ke-48

Oleh: Ramadita Alya Azizah (ROI-Radio)

Ada pengalaman seru pas kemarin menghabiskan waktu menunggu adzan maghrib. Ngabuburit hari Sabtu (18/6) kemarin lebih bermanfaat ketimbang momotoran di flyover Pasupati, soalnya Komunitas Aleut Bandung bikin acara #KelasLiterasi ke-48. Kali ini Komunitas Aleut mengadakan bedah buku Based on a True Story, sebuah biografi Pure Saturday, dengan pembicaranya yaitu penulis buku itu sendiri, Kang Idhar Resmadi.

Buku ini telah terbit pada tahun 2013 lalu, namun karena Pure Saturday ini adalah band pentolan dari Bandung, maka Komunitas Aleut ingin mengangkat buku ini sebagai salah satu bahasan kelas literasi konteks urban. Acara yang bertempat di markas barudak Aleut, Kedai Preanger, Jalan Solontongan 20D, ini dimulai pukul 3 sore, dengan moderatornya gegedug Purepeople, Kang Anggi Cau. Di sini Kang Idhar menceritakan proses kreatifnya dan perjalanan penulis semasa penulisan buku yang dilakukan sekitar 1,5 tahun.

Berawal dari Kementerian Budaya yang meminta Kang Idhar untuk menulis profil sukses figur kreatif. Sempat bingung siapa subjeknya, namun dengan tekad beliau menulis tentang Pure Saturday dengan alasan subjektif: musik PS-lah yang menemani perjalanan hidupnya, dimulai dari bangku Sekolah Dasar sampai sekarang, dari album Utopia sampai Grey. Pada akhirnya Dendy Darman (UNKL 347) meminta Kang Idhar dan Anto Arief (70’s Orgasm Club) untuk membukukan suatu perjalanan kisah suatu band. Sebelumnya om Dendy menawarkan untuk menulis biografi band Shaggy Dog, Superman is Dead, dan Pure Saturday. Karena sebelumnya Kang Idhar pernah menulis tentang kisah sukses Pure Saturday, maka dibuatlah buku tentang perjalanan klise yang sangat biasa saja tentang Pure Saturday, sebagaimana dikisahkan Kang Idhar.

Klise, biasa aja. Itulah yang Kang Idhar rasakan ketika mendengar cerita dari semua personel Pure Saturday. Konflik yang umum dari semua personel band yang ada, antara harus memilih kuliah, kerja, atau nge-band. Semua musisi akan merasakan dilema seperti itu. Namun, Kang Idhar sebagai penulis melibatkan emosi dari setiap kisah itu sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk membuat angle cerita yang menarik untuk dibaca. Diakui penulis terinspirasi dari buku biografi Alex James, bassist Blur, yang jalan ceritanya pun sama: klise, tentang perjalanan hidup yang biasa aja. Namun dengan teknik menulis biografi yang melibatkan suatu konflik dan emosi, jadilah buku singkat yang katanya bisa dibaca sehari aja.

Pada bedah buku ini, Kang Idhar menceritakan bagaimana proses wawancara dengan personel PS yang anti-rockstar syndrome, dan sangat humble padahal diyakini anak muda indie kalau PS memang pionir band indie di Bandung. Santun euy. Personel PS yang basic-nya adalah penyuka genre metal ini malah terjerumus ke genre britpop. Ya, selanjutnya Purepeople bisa baca di buku Based on a True Story.

Banyak cerita yang tentunya Purepeople belum ketahui. Coba aja kemarin dateng ke Solontongan. Jadi, beli, gih, bukunya pakai uang THR, harganya 75ribu aja bisa dibeli di toko-toko buku kesayangan. Terima kasih, Komunitas Aleut. Semoga kita bertemu di #KelasLiterasi selanjutnya. Saya yang kemarin pakai kerudung abu hehehe.

 

Foto: Rheza Firmansyah

*Terima kasih kepada Kang Idhar atas koreksinya untuk nama-nama yang terlibat dalam proses pembuatan buku

Tautan asli: http://roi-radio.com/membedah-based-on-a-true-story-di-kelasliterasi-edisi-ke-48/

Iklan

Satu pemikiran pada “Membedah “Based on a True Story” di #KelasLiterasi Edisi Ke-48

  1. Ngabuburit, enak itu, hikhiik.
    Iya ya mas, banyak anak kuliahan yang main band dan ketika gropnya mulai terkenal… mereka pada bingung memilih antara terus lanjutin kuliah apa main band. Jika dua-duanya bisa dijalanin bersama bisa ok banget itu kuliah and ngeband.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s