#PojokKAA2015: Riasan khas KAA di Jalan Dalem Kaum

Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi)

Dia belok kanan dari Jalan Otto Iskandar dinata. “Ada yang aneh dengan jalan ini,” dalam benaknya. Tidak ada tukang sate dan soto langganan dia. Ada lampu berwarna hitam yang tidak ia kenal. Dia tidak mengenal kembali jalan yang sering ia lewati 60 tahun lalu. Jalan yang ia tidak kenal adalah Jalan Dalem Kaum.

 

Riasan jalan bernama paving block

Jalan Dalem Kaum beberapa bulan lalu agak berantakan. Jika melihat beberapa bulan lalu, Jalan Dalem Kaum masih diisi dengan motor yang memadati sisi jalan. Selain itu, pedagang kaki lima masih berjualan di jalan dengan perasaan cemas ditangkap Satpol PP.C360_2015-04-10-13-20-23-989

Menjelang Konferensi Asia Afrika, Jalan Dalem Kaum mulai dibenahi oleh Pemkot. Pedagang kaki lima yang sering berada di pinggir jalan mulai diberi satu ruang khusus. Motor yang sering membuat macet dilarang parkir di sisi Jalan Dalem Kaum.

Selain motor dan pedagang kaki lima, Jalan Dalem Kaum mulai dirias dengan riasan jalan bernama paving block. Sekarang, paving block telah menggantikan aspal Jalan Dalem Kaum. Menurut buruh yang mengerjakan jalan, paving block telah dipasang sejak bulan Maret.C360_2015-04-10-13-21-26-891

Setelah paving block, Jalan Dalem Kaum mulai dipasang lampu berwarna hitam. Lampu tersebut telah dipasang sekitaran Jalan Merdeka dan Jalan Asia Afrika. Sekitar 20 – 30 lampu yang memiliki hiasan harimau akan dipasang sekitaran Jalan Dalem Kaum.

Efek Riasan Jalan Dalem Kaum Setelah Konferensi Asia Afrika

Terdapat rencana pada Jalan Dalem Kaum yang telah dipasang paving block. Rencana tersebut adalah festival kuliner di sepanjang Jalan Dalem Kaum. Menurut pemilik Toko Pisang Goreng Simanalagi, festival kuliner yang di Jalan Dalem Kaum akan seperti di Jalan Braga.

Selain rencana festival kuliner, terdapat rencana larangan parkir motor di Jalan Dalem Kaum. Motor hanya boleh parkir di Jalan Dalem Kaum dari pagi hingga sore hari. Setelah jam 6 sore, Jalan Dalem Kaum dipakai untuk festival kuliner.

Semoga rencana festival kuliner tersebut berhasil dijalankan. Karena bisa terbayang meriahnya Jalan Dalem Kaum saat festival kuliner. Mungkin sepanjang Jalan Otto Iskandar Dinata akan dipenuhi motor yang parkir. Tapi, itu kan rencana dan mungkin. Belum tentu terjadi juga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s