Kisah Hotel du Pavilion – Naripan

“…Mulanya hebat, kami belum beberapa lama tinggal di situ, terjadi kebakaran di bangunan tempat cucian di mana cucian kotor hotel dicuci dan digosok dengan setrika arang, sehingga bangunannya habis terbakar.

Terjadinya sewaktu setrika arang mulai meluncur pada waktu si penatu datang ke kamar kecil. Setrika meluncur dari meja dan jatuh di keranjang pakaian, arang bara jatuh keluar dari setrika dan dalam sekejap keranjang pakaian menjadi lautan api…”

Itulah sepenggal pengalaman Pans Schomper, anak pengelola hotel Du Pavillon yang terletak di jalan Naripan. Pengalaman-pengalaman menarik lainnya bisa dibaca dalam buku “Selamat Tinggal Hindia Belanda” karyanya.

Dalam buku ini dikisahkan perjalanan hidup Pans sejak keluarganya mengelola hotel di Jakarta (Hotel Schomper), lalu pindah ke Lembang (Mengelola Hotel Montagne), dan akhirnya ke Bandung (mengelola hotel Du Pavillon dan Schomper). Selama di Bandung, Pans Schomper mengalami pahitnya masa pendudukan Jepang, serta masa revolusi yang mengharuskannya berperang melawan orang pribumi yang ‘ganas’.

Kini, Hotel du Pavilion telah tidak tersisa lagi, namun Hotel Schomper yang turut dikelola keluarganya masih berdiri, dengan nama barunya yaitu ‘Hotel Naripan’.

Oleh : M. Ryzki Wiryawan

Iklan

Satu pemikiran pada “Kisah Hotel du Pavilion – Naripan

  1. Ping balik: NEW NARIPAN HOTEL BANDUNG | ymaniarmahdi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s