Bangunan St.Aloysius : Sebuah Saksi Bisu


Hari minggu kemarin (28/11/10) Aleut! menapaki jalur2 pendidikan di Bandung, salah satunya bangunan Aloysius yang pernah digunakan Dinas Rahasia Jepang (Kenpeitai) di masa penjajahan Jepang. 

Di bangunan ini pernah terjadi peristiwa bersejarah pada tanggal 10 Oktober 1945, yaitu saat sepasukan pemuda yang sebenarnya “di luar koordinasi” melakukan penyerbuan terhadap pasukan Jepang dari kesatuan Okano Butai di tempat tersebut.

Pan Schomper seorang Belanda yang menjadi saksi peristiwa tersebut, menyebutkan peristiwa tersebut dalam bukunya sebagai berikut :
“…Pada suatu ketika mereka berbaris berbondong2 dari air terjun Dago melalui jalan Dago ke Kempetai di jalan Heetjan untuk menyerbu gedung itu… Dari gedung kempetai kendaraan-kendaraan tank bersenjata lengkap menyambut para pemuda, senapan mesin diarahkan pada orang2 fanatik yang bersenjatakan bambu runcing. Senapan2 mesin memuntahkan pelurunya tanpa henti sampai pejuang kemerdekaan terakhir tewas. Maut dan kehancuran tela disebarkan…”

Kegagalan koordinasi dan strategi yang menimbulkan banyak korban dalam peristiwa “Heetjansweg” inilah yang kemudian memunculkan kelakar “Peyeum Bol” bagi perjuangan pemuda Bandung oleh kawan2 di Surabaya…

oleh : M.Ryzki Wiryawan
Iklan

Satu pemikiran pada “Bangunan St.Aloysius : Sebuah Saksi Bisu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s