Oleh: Aditya Wijaya Awal bulan Desember 2023, saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke SLB Negeri Cicendo Kota Bandung. Ini kesempatan langka, berkat Komunitas Aleut rasanya saya bisa berkunjung ke berbagai tempat yang aksesnya sulit dan terbatas. Sayang rasanya bila pengalaman ini tidak saya tuliskan. Sesaat setelah memasuki parkiran motor sekolah, seorang rekan Aleut memberi tahu … Lanjutkan membaca Berkunjung ke Doofstommen-Instituut Bandung
K.A.R. Bosscha
Pendirian Lembaga PSBN Wyata Guna
Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Foto dari http://collectie.wereldculturen.nl Pada tahun 1902, K.A.R. Bosscha mendonasikan lahan seluas tiga bahu yang terletak di Burgemeester Coopsweg (kini Jl. Pajajaran) kepada yayasan untuk tuna netra bernama Blinden Instituut en de Werk Inrichting voor Blinde Inlanders te Bandoeng. Kemudian dibangunlah sebuah komplek rumah buta di lahan tersebut. Baru pada tahun 1903, … Lanjutkan membaca Pendirian Lembaga PSBN Wyata Guna
Melihat Langsung Proses Pembuatan Teh di Pabrik Teh Malabar
Oleh: Erna Sunariyah (@ernasunariyah) Masih tentang tour Mengenang K.A.R Bosscha bersama Mooi Bandoeng beberapa waktu lalu. Kali ini, saya ingin berbagi tentang satu tempat yang bisa dibilang jantungnya perkebunan teh di Malabar. Yaitu pabrik teh Malabar atau dulu dikenal dengan nama Pabrik teh Tanara. Di tempat inilah, daun teh dari seantero perkebunan di wilayah Malabar … Lanjutkan membaca Melihat Langsung Proses Pembuatan Teh di Pabrik Teh Malabar
Berziarah ke Makam RE Kerkhoven
Oleh: Hevi Fauzan (@hevifauzan) Rabu, 1 Maret 2017, untuk pertama kali, saya berkesempatan berziarah ke makan Kerkhoven di Gambung. Di sana, terdapat 3 makam, yaitu makam Rudolph Eduard Kerkhoven, Jenny, dan satu makam lagi yang kemungkinan sebagai tempat peristirahat pengasuh anak-anak mereka. Perjalanan ini terwujud bersama rekan-rekan dari Komunitas Aleut. Perkebunan teh Gambung berada di Desa … Lanjutkan membaca Berziarah ke Makam RE Kerkhoven
Catatan Perjalanan: Mengumpulkan Kejutan-Kejutan Kecil di Sepanjang Jalur Pantai Selatan
Oleh: Hendi "Akay" Abdurahman (@akayberkoar) Pantai Bubujung, Cipatujah. Dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC), ada adegan di mana Cinta membacakan puisi buatan Rangga yang diiringi petikan gitar di sebuah cafe. Dalam puisinya, “Aku” sedang dalam kebimbangan. Bosan dengan kepenatan, kesepian, dan kesendirian. Di akhir puisi, “Aku” seolah menyerah dengan menunjuk hutan dan pantai sebagai … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan: Mengumpulkan Kejutan-Kejutan Kecil di Sepanjang Jalur Pantai Selatan