Oleh: Dongeng Bandung Perpustakaan dan Toko Buku “Rasia Bandoeng”, Minggu, 22 Juni 2025 Dongeng Bandung #02 Riwayat Alun-alun-1Dongeng Bandung #02 Riwayat Alun-alun-2Dongeng Bandung #02 Riwayat Alun-alun-3Dongeng Bandung #02 Riwayat Alun-alun-4Dongeng Bandung #02 Riwayat Alun-alun-5 Ariyono Wahyu alias Alex Ari alias Alek membuka cerita hari ini dengan beberapa kutipan dari buku legendaris karya Haryoto Kunto, Semerbak … Lanjutkan membaca Dongeng Bandung #2: Riwayat Alun-alun Bandung
Kota Bandung
Pendirian Lembaga untuk Orang Buta di Bandung (Het Blinden-Instituut/Wyata Guna)
Oleh: Aditya Wijaya Tulisan ini untuk melengkapi apa yang sudah pernah ditulis oleh rekan-rekan saya terdahulu di Komunitas Aleut. Dapat dibaca di sini dan di sini. Vereeniging tot verbetering van het Lot der Blinden in Nederland en zijne Koloniën Jauh sebelum tahun 1900 di Amsterdam, Belanda, sudah ada sebuah perkumpulan yang hirau pada keadaan orang … Lanjutkan membaca Pendirian Lembaga untuk Orang Buta di Bandung (Het Blinden-Instituut/Wyata Guna)
Dari Eldert Verschooff ke Francois Soesman
Aditya Wijaya. Komunitas Aleut. Ada dua tulisan belakangan ini yang baru saja kami sadari ternyata memiliki keterkaitan. Yang pertama tentang seorang tokoh Bandung, F.J.H. Soesman yang ditulis oleh Aditya Wijaya dan yang kedua tentang Apotek Preanger ditulis oleh Irfan Pradana. Dalam tulisan tentang Apotek Preanger, sudah diceritakan bahwa seorang apoteker dalam dinas militer bernama Eldert … Lanjutkan membaca Dari Eldert Verschooff ke Francois Soesman
Bandoengsche Kunstkring, Bagian-4: Rabindranath Tagore
Oleh Irfan Pradana Rabindranath Tagore (Les Prix Nobel 1913) Kedatangannya kala itu menjadi perbincangan luas, khususnya di kalangan para Nasionalis. Perjumpaannya dengan Ki Hajar Dewantara disebut-sebut sebagai momen bersejarah bagi perkembangan pendidikan di Hindia Belanda. Ia adalah Rabindranath Tagore, pemenang penghargaan Nobel di bidang sastra tahun 1913. Tagore mengunjungi Hindia Belanda di tahun 1927 atas … Lanjutkan membaca Bandoengsche Kunstkring, Bagian-4: Rabindranath Tagore
Bandoengsche Kunstkring, Bagian-3: Anna Pavlova, The Dying Swan
Irfan Pradana Terlalu ceroboh jika melewatkan nama ini dalam riwayat perjalanan Bandoengsche Kunstkring. Kebesaran namanya kala itu menjadi incaran berbagai negara. Tiket pertunjukannya di Eropa selalu habis meskipun dibandrol dengan harga mahal. Anna Pavlova adalah sosok yang namanya begitu melekat dalam dunia balet, seorang legenda yang mengubah wajah seni tari di zaman modern. Dalam catatan … Lanjutkan membaca Bandoengsche Kunstkring, Bagian-3: Anna Pavlova, The Dying Swan
Bandoengsche Kunstkring, Bagian 2: Lingkar Seni Bandung
Irfan Pradana Pasang Surut Pasang Bandoengsche Kunstkring mengalami hiatus selama lima tahun, semenjak tahun 1907 hingga 1912. Tahun-tahun itu organisasi ini tidak menggelar kegiatan. Kepengurusan pun mengalami kekosongan setelah terakhir diketuai oleh Schaik. Lima tahun masa kekosongan itu berakhir di tahun 1912, saat kepemimpinan Kunstkring berada di tangan Dr. M.H. Damme, seorang insinyur di Jawatan … Lanjutkan membaca Bandoengsche Kunstkring, Bagian 2: Lingkar Seni Bandung
Bandoengsche Kunstkring, Bagian 1: Lingkar Seni Bandung
Irfan Pradana Kop Bandoengsche Kunstkring dalam brosur aturan keanggotaan. Diterbitkan secara mandiri pada tahun 1910 “Dapatkah kita membayangkan hidup tanpa seni? Tentu saja sebagian besar dari kita tidak akan mampu melakukannya, karena seni telah memberikan makna spiritual yang lebih dalam bagi kehidupan kita, sebagaimana yang telah terbukti selama 25 tahun terakhir.” Kalimat di atas merupakan … Lanjutkan membaca Bandoengsche Kunstkring, Bagian 1: Lingkar Seni Bandung
Harmen Westra: Eks Guru Besar THS yang menjadi Seorang Fasis
Irfan Pradana Kira-kira setahun lalu, di beranda X saya muncul sebuah video ospek mahasiswa Institut Teknologi Bandung. Dalam video itu nampak barisan mahasiswa sedang mengikuti seruan dari orang di atas panggung. Mereka mengangkat tangan seperti gestur “Roman Salute” sambil meneriakkan kalimat “Salam Ganesha”. Roman salute adalah gerakan mengangkat tangan kanan lurus ke depan dengan telapak … Lanjutkan membaca Harmen Westra: Eks Guru Besar THS yang menjadi Seorang Fasis
Bandoengsche Kunstkring dan Pentas Tribute Jaman Baheula
Irfan Pradana Selama tiga tahun belakangan, saya kerap diminta tampil dalam pertunjukan tahunan musik tribute band internasional. Saya ditugasi mengisi gitar untuk memainkan lagu-lagu band asal Amerika Serikat, The Strokes. Acara yang saya ikuti biasanya menampilkan tribute untuk beberapa band sekaligus, misalnya Arctic Monkeys, Blur, atau Oasis. Kebanyakan band yang tenar di era 90-an. Pertunjukan … Lanjutkan membaca Bandoengsche Kunstkring dan Pentas Tribute Jaman Baheula
Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 4
Sampul dan cuplikan halaman dalam buku Uitbreidingsplan Noord Bandoeng yang diterbitkan oleh N.V. Mij. Vorkink, Bandoeng, 1919. Sumber dokumen digital: delpher.nl Dengan proporsi total luas yang dibutuhkan, dalam angka bulat, diperlukan: X. Kawasan Perumahan Kecil dan Kampung. Beberapa kompleks telah ditetapkan untuk tujuan ini: Tanah yang telah disebutkan sebelumnya di sebelah Timur dan Timur Laut … Lanjutkan membaca Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 4
Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 3
Sampul dan cuplikan halaman dalam buku Uitbreidingsplan Noord Bandoeng yang diterbitkan oleh N.V. Mij. Vorkink, Bandoeng, 1919. Sumber dokumen digital: delpher.nl VII. Drainase dan Pengaliran Air. Masalah ini tentunya hanya dapat dibahas secara garis besar di sini. Harus dibuang:a. Air limbah rumah tangga (air dari pipa air minum dan sumur).b. Feses.c. Air industri.d. Air hujan.e. … Lanjutkan membaca Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 3
Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 2
Sampul dan cuplikan halaman dalam buku Uitbreidingsplan Noord Bandoeng yang diterbitkan oleh N.V. Mij. Vorkink, Bandoeng, 1919. Sumber dokumen digital: delpher.nl III. Persyaratan Umum. Persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh rencana untuk Bandung, seperti halnya setiap rencana kota lainnya, sebagian besar sudah cukup diketahui sehingga tidak perlu diperjelas lebih lanjut di sini. Ini termasuk persyaratan … Lanjutkan membaca Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 2
Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 1
Sampul dan cuplikan halaman dalam buku Uitbreidingsplan Noord Bandoeng yang diterbitkan oleh N.V. Mij. Vorkink, Bandoeng, 1919. Sumber dokumen digital: delpher.nl Uitbreidingsplan Noord Bandoeng (Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara) Beberapa waktu lalu saya membaca berita kecelakaan tentang seorang pengendara motor yang terjatuh usai menabrak beton proyek galian di sekitar Tamansari, Bandung. Akibatnya korban mengalami luka … Lanjutkan membaca Rencana Pemekaran Wilayah Bandung Utara – Bagian 1
M.A.J. Kelling dan Rumah Wijde Blik di Kromhoutweg
Oleh: Aditya Wijaya Rumah Wijde Blik (Arsip Komunitas Aleut, 2001) Rumah dalam foto di atas ini terletak di sudut antara Jalan Dayang Sumbi dan Taman Sari, Kota Bandung. Rumah ini ada di pertigaan dan dapat terlihat jelas jika sedang berkendara karena lokasinya yang strategis. Jika kita melihat foto lama rumah, di atas pintu masuk tertulis … Lanjutkan membaca M.A.J. Kelling dan Rumah Wijde Blik di Kromhoutweg
Mas Alimu dan Hukuman Gantung di Bale Bandung
Ariyono Wahyu Alun-alun biasanya menandakan lokasi ibukota sebuah kerajaan atau kabupaten (bahkan ada juga hingga tingkat kawedanaan atau kecamatan). Sebagai pusat kota, Alun-alun mempunyai fungsi sebagai pusat kegiatan administratif dan sosial-kultural khususnya bagi masyarakat pribumi. Sebagai lahan terbuka (plein) di tengah ibukota, Alun-alun sering dipergunakan untuk berbagai acara. Banyak kegiatan dilaksanakan di Alun-alun, dari mulai … Lanjutkan membaca Mas Alimu dan Hukuman Gantung di Bale Bandung