Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) “Dulur maněh těh di Bandungna di mana?” “Di Kiaracondong, di Jl. Lebak” Jaman SD, ngan samet ěta kanyaho kuring ngeunaan Bandung. Ĕta gě pědah babaturan bogaeun dulur nu cenah nganjrekna di wewengkon Kiaracondong (Kircon). Jadi Kircon těh ěstuning kecap mimiti nu napel dina ingetan kuring, mun seug kabeneran aya nu … Lanjutkan membaca Leuleumpangan di Wewengkon Kiaracondong
Penulis: KomunitasAleut!
Memotret Braga: Era Kolonial vs Kekinian
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Pedati dan otomobil hilir mudik di Jalan Braga, tepat di seberang gedung Societeit Concordia, saya berdiri mematung bersama tustel format besar Graflex 4×5. Membidik cantiknya arsitektur dengan sisipan seorang juffrouw yang anggun melintas. Sungguh mereka tak berdusta, kota ini memang pantas dilabeli Parijs van Java. Dan mungkin terlalu indah untuk dilukiskan … Lanjutkan membaca Memotret Braga: Era Kolonial vs Kekinian
Wong Jawa di Bandung Tempo Dulu
datang poek teu diaku (Datang kemalaman tak dibukakan pintu) Lagi – lagi bau kopi membangunkan saya dari lamunan siang hari. Saya baru ingat bahwa ada cerita yang harus ditulis. Cerita yang berasal dari satu pertanyaan kawan saya di Komunitas Aleut. Pertanyaan tentang orang Jawa di Bandung. Babakan Surabaya, kampung wong Jawa Saya akan mulai bercerita … Lanjutkan membaca Wong Jawa di Bandung Tempo Dulu
Pak Dayat dan Pasar Buku Suci
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Tadi pagi seorang kawan mengabarkan bahwa Toko Buku Djawa yang berada di Jl. Braga tutup! Ya, bukan tutup sementara, tapi permanen. Dia melihat buku-buku diangkut ke dalam mobil, entah mau pindah ke mana. Toko buku yang dijaga si mbak yang kurang ramah ini akhirnya menyerah. Ada sekira tiga kali saya … Lanjutkan membaca Pak Dayat dan Pasar Buku Suci
Ngaleut ke Wilayah Markas Besar Kang Bahar
Oleh: M. Taufik Nugraha (@abuacho) Jika kawan-kawan sering menonton sitkom Preman Pensiun yang sekarang lagi hits, pasti tahu di mana wilayah yang menjadi markas besar Kang Bahar, namun jika tidak tahu, markas yang hanya berupa lahan terbuka yang dipenuhi ilalang tersebut, berada di wilayah Kiaracondong yang dekat dengan stasiun kereta api. Penentuan markas besar-nya sendiri … Lanjutkan membaca Ngaleut ke Wilayah Markas Besar Kang Bahar
Kenangan Masa Kecil di Pindad
Oleh: Arya Vidya Utama (@aryawasho) Ngaleut Kiaracondong kemarin sebetulnya lebih seperti nostalgia masa kecil saya. Hampir setiap titik yang didatangi merupakan jalur yang dulu sering dilewati dan mempunyai kenangan tersendiri. Tapi dari semuanya, Pindad adalah yang mempunyai kenangan paling berkesan. Sayangnya, di ngaleut kemarin kita masuk ke dalam komplek Pindad mengingat izin masuk ke dalam … Lanjutkan membaca Kenangan Masa Kecil di Pindad
Jajan di Pasar Kuěh Baseuh Buahbatu
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Poe anyeuna mah (28/2/2015) teu siga sasari, hudang sarě těh bet parait lětah. Lain pědah can ngosok huntu, ieu mah parait siga rěk gering, malah aya muriang sagala. Sanggeus nganteurkeun alo sakola ka SD Cijagra, ngadadak asa hayang kuěh balok. Kabayang amis jeung ni’matna mun seug nyaneutna sabari dibaturan ku … Lanjutkan membaca Jajan di Pasar Kuěh Baseuh Buahbatu
#InfoAleut: Ngaleut Kiaracondong
#InfoAleut Hari Minggu (29/03/2015) kita akan... "Ngaleut Kiaracondong". Mari bersama-sama mencari tahu tentang kawasan sekitar Stasiun Kiaracondong. Seperti apa keadaan Stasiun Kiaracondong? Apakah betul ada simpang rel menuju salah satu perusahaan BUMN? Seperti apa kondisi lingkungan di daerah ini? Mari kita cari tahu bersama! 🙂 Tertarik untuk bergabung? Langsung saja kumpul di Stasiun Selatan Bandung … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Ngaleut Kiaracondong
Singgahnya Kian Santang di Tumpukan Sampah
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Dari Sumedang Larang, Kian Santang memacu mobilnya melintas Jatinangor dan masuk Tol Cileunyi. Rupanya tim intel berhasil melacak keberadaan Prabu Siliwangi di sebuah bukit di daerah Baleendah. Kemacetan, jalanan terjal berbatu dan becek pun harus dilalui Kian Santang dalam perburuannya menaklukan Sri Baduga Maharaja yang keukeuh nggak mau masuk Islam. Prabu … Lanjutkan membaca Singgahnya Kian Santang di Tumpukan Sampah
Di Bukit Tegak Lurus dengan Langit *)
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Di kampung saya--di Selatan Sukabumi, tak jauh dari rumah; berjajar beberapa bukit (Sunda : pasir) yang memanjang dari Timur ke Barat. Persis di belakang rumah ada Pasir Pogor, kemudian Pasir Gundul, Pasir Hiris, dan Pasir Hanjuang, lalu di akhiri dengan sebuah bukit yang melintang dari Selatan ke Utara, yang dinamai … Lanjutkan membaca Di Bukit Tegak Lurus dengan Langit *)
Situ Sipatahunan
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) Tergolek janji berahi. Tumpur dalam keangkuhan jaman. (Juniarso Ridwan – Asap di Atas Bandung) Sebetulnya saya agak malu dengan pengetahuan saya tentang tempat wisata di Bandung Selatan. Tempat wisata di Bandung Selatan yang pernah saya kunjungi hanya di Ciwidey dan Cibuni. Saat itu, saya merasa gagal sebagai warga Bandung yang … Lanjutkan membaca Situ Sipatahunan
Cheng Beng ala Komunitas Aleut
Oleh: Hani Septia Rahmi (@tiarahmi) Cheng Beng merupakan suatu tradisi ziarah kubur etnis Tionghoa yang diselenggarakan setiap tanggal 4,5,dan 6 April. Dalam kepercayan Tionghoa pada tanggal-tanggal tersebut arwah nenek moyang mereka turun ke bumi. Para keturunan wajib berziarah mendatangi kuburan leluruhnya. Dalam tradisi tersebut, para keturunan Tionghoa datang membersihkan makam leluhur, sembahyang, sambil membawa makanan … Lanjutkan membaca Cheng Beng ala Komunitas Aleut
#InfoAleut: Ngaleut Ciparay
Hari Minggu (22/03/2015) kita akan... "Ngaleut Ciparay". Mari cari tahu mengenai beberapa situs yang ada di daerah ini. Apa saja situs yang akan kita kunjungi? Bagaimana keadaan situs tersebut? Benarkah di akhir kegiatan akan ada makan bersama? Daripada bingung, mending ikutan aja 🙂 Tertarik untuk bergabung? Langsung saja kumpul di Circle-K Buah Batu (sebelah Domino's … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Ngaleut Ciparay
Catatan Perjalanan: Makam Buniwangi yang Keramat
Oleh: Vecco Suryahadi Saputro (@veccosuryahadi) buni, teu babari katembongna, katenjona, lantaran katutupan (pengertian Buni di Kamus Basa Sunda) Sebetulnya, Bandung dan sekitarnya adalah kota yang memiliki banyak makam keramat. Makam keramat seperti makam di Caringin Tilu, Gunung Batu, dan Pageur Maneuh adalah sedikit makam keramat yang berada di Bandung. Salah satu makam keramat yang berada … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan: Makam Buniwangi yang Keramat
Kenangan Ke Cikadut-Panyandaan
Oleh: Deris Reinaldi Kenangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sesuatu yang membekas di ingatan. Mengapa kenangan itu membekas? Karena, kenangan indah bagi saya sulit dilupakan dan ketika teringat selalu tersenyum dan ingin mengulangnya kembali. Untuk masalah kenangan, saya memiliki kenangan yang menyenangkan. Kenangan ini tentunya indah dan sulit dilupakan, yaitu ketika mengikuti “Ngaleut … Lanjutkan membaca Kenangan Ke Cikadut-Panyandaan