Oleh : Pia Zakiyah Terima kasihku… Ku ucapkan Pada guruku yang tulus Ilmu yang berguna… selalu dilimpahkan Untuk bekalku nanti Setiap hariku... dibimbingnya Agar tumbuhlah bakatku Kan kuingat selalu... nasihat guruku Terima kasih, Ku ucapkan....... Satu lagu yang berirama merdu terlampir, ketika salah satu moment yang pas untuk lagu ini, tanggal 25 November, dimana satu … Lanjutkan membaca Pendidikan Sebagai Judul
NgAleut! Kuburan Cina dan Kuburan Kuno Panyandaan : Romantisme Yoko dan Bibi Lung
Oleh : Unang Lukmanulhakim Hayo temen2 siapa yang masih inget serial “return of the condor heroes”? pasti sebagian masih inget serial itu (bagi yang agkatannya agak lawas itu juga) hehe. kalo yang agak-agak lebih junior sih kayaknya kurang ngeh sama serial itu. terus apa hubungannya sama ngaleut kita minggu ini ya? sebenernya ada beberapa hubungan … Lanjutkan membaca NgAleut! Kuburan Cina dan Kuburan Kuno Panyandaan : Romantisme Yoko dan Bibi Lung
Catatan Perjalanan Ngaleut ke “Stairway to Heaven” Kuburan Cina Cikadut
Oleh : Asep Nendi Stairway To Heaven… Catatan Perjalanan Ngaleut ke “Kuburan Cina Cikadut” Komplek pemakaman itu bertuliskan “TPU Hindu dan Budha Cikadut”. Nama itu menggantikan nama lamanya, “Kuburan Cina Cikadut”, karena sesuatu hal dan untuk menghindari berkembangnya isu etnis di masa Orba. Lewat satu dasawarsa sudah kita menjalani masa reformasi komplek pemakaman yang sempat … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan Ngaleut ke “Stairway to Heaven” Kuburan Cina Cikadut
Kapitan Cina & Situs Panyandaan
Oleh : Bpk.Asep Suryana Saya tidak sengaja menunjukkan satu bong yang bentuknya antik, mirip dengan profil bangunan bangunan di daerah Pecinan belakang Pasar Baru Bandung. Ternyata itu adalah makam Letnan Cina yang bernama Tan Joen Liong (1859-1917) beberapa literatur menulilskan Tan Djoen Liong. Artinya pada waktu masih hidup beliau pernah memimpin orang Cina di Bandung. … Lanjutkan membaca Kapitan Cina & Situs Panyandaan
Folk.. folk tolong dibantu yaa….
Oleh : Ujanx Lukman Karena keterbatasan pengetahuan akan musik, serta "kecapean" saat menyimak acara apresiasi musik Folk maka hanya ini yg bisa saya ungkapkan....
5-1-6-4-3-1-2… 5-1-6-7-1′-2′-1’…
Oleh : Nara Wisesa 5-1-6-4-3-1-2... 5-1-6-7-1'-2'-1'... Ada yang ngeh dengan rangkaian angka di atas? hmmm, mungkin lebih mudah kalau ditulis seperti ini... Sol-Do-La-Fa-Mi-Do-Re... Sol-Do-La-Si-Do-Re-Do... Bagaimana? Mungkin teman-teman yang pernah menonton film The Sound of Music dan senang mendengarkan lagu-lagu karya Rodgers & Hammerstein yang dilantunkan oleh Julie Andrews di film tersebut, akan mengenali rangkaian … Lanjutkan membaca 5-1-6-4-3-1-2… 5-1-6-7-1′-2′-1’…
Mojang Bandung
Bandung tahun 30'an dikenal sebagai "Parijs of Java", salah satunya karena keindahan fashion yang banyak dikenakan oleh mojang2nya. Contohnya saat itu dikenal gaya rambut Gelung Chiyoda, yaitu menggulung rambut dengan dua simpul. Ada juga Gedjed Milo, yaitu mengenakan sarung ketat yang menunjukan lekuk tubuh. Selain itu ada pula gaya baju kabaya tangan-kereut-tarompet atau potongan manila.Semuanya … Lanjutkan membaca Mojang Bandung
Minggu di Pandu – 31/10/2010
Oleh : Nara Wisesa Untuk travel note NgAleut TPU Pandu hari Minggu kemarin, saya ingin bereksperimen dengan gambar-gambar dan pola 5-7-5 yang biasa digunakan untuk "Haiku", semoga berkenan... Mohon masukannya 🙂 ~ Langkahkan kaki // menuntun dua roda // teriring misa ~ ~ Perbatasankah? // rumah masa depankah? // daun bergerak ~ ~ Bahasa … Lanjutkan membaca Minggu di Pandu – 31/10/2010
Bioskop di Bandung
Tanggal 17/10/2010 tadi, Komunitas Aleut mengadakan perjalanan menyusuri jalur kejayaan Bioskop di Bandung Tempo Dulu. Dari perjalanan ini kita dapatkan bahwa bioskop tidak dapat dipisahkan dari warga Bandung walaupun dunia perfilman nasional tengah mengalami keterpurukan. Di pulau Jawa termasuk Bandung pada tahun 1937, pasaran film Bioskop dikuasai oleh Film2 Amerika (65%), Cina (12%), Perancis (4,8%), … Lanjutkan membaca Bioskop di Bandung
Wanita-wanita Perkasa dari Bandung
Bandung Lautan Api , 24 Maret 1946. Segenap warga Bandung tidak rela kotanya dikuasai oleh penjajah memilih untuk membumihanguskan tempat tinggalnya. Dalam foto terlihat wanita2 'perkasa' Bandung membimbing dan menjaga orang2 tua serta anak2 yang mengungsi. oleh : M.Ryzki Wiryawan
Peta Jalur Kereta Api tahun 1938
Jalur kereta api membawa perkembangan signifikan bagi daerah yang dilaluinya, salah satunya adalah bagi kota Bandung. Dimulai dari tgl. 17 maret 1864, dimulailah perkembangan kereta api di Jabar. Yaitu dengan dibukanya trayek Bogor-Jakarta. Selanjutnya perkembangan kereta api dibangun trayek demi trayek... Khusus utk Bandung trayek yg pertama kali dibuka antara lain, jalur Bandung - Cianjur … Lanjutkan membaca Peta Jalur Kereta Api tahun 1938
Mall Pertama di Bandung!
Apabila kita memandang ke seberang gedung merdeka sekarang, terdapat sebuah bangunan yang lagi 'bersolek' alias direnovasi, itulah bangunan yang dikenal sbg "Toko De Vries" - atau versi resminya "Maatschappy tot Voortzetting der Zaken Vorheen"... Memulai bisnis dari bangunan yang lebih sederhana (1/4 bangunan sekarang) di akhir abad-19, De Vries segera menjelma menjadi suatu emporium bisnis, … Lanjutkan membaca Mall Pertama di Bandung!
Walikota Bandung yang Pertama
Bandung kelak akan berusia 200 tahun... Lalu siapakah walikota Bandung yang pertama ? Beliau adalah B. Coops, menjadi walikota Bandung dalam periode 1913-1928.. Pertanyaannya, Kalau memang kota Bandung sudah berdiri sejak 200 tahun yang lalu, lantas mengapa baru memiliki Walikota di tahun 1913 ? Kalo gak bisa jawab, jangan ngaku jadi org Bandung.. hahaha lebay... … Lanjutkan membaca Walikota Bandung yang Pertama
Sekilas Tentang DAMRI
Entah apa jadinya nasib mahasiswa Unpad tdk mampu spt sy yang harus PP bandung-nangor tiap hari tanpa jasa DAMRI yg penuh kenangan ... Dulunya, sarana transportasi di Jawa ini dikuasai oleh Jepang, namanya Kounso Eigyosho dan Tyubu Rikuyu Shokyoku Djidosha Eigyosho (Panjang amat).. Nah stelah merdeka, kduanya ganti nama jadi Djawatan Pengankutan (D.P.) dan Djawatan … Lanjutkan membaca Sekilas Tentang DAMRI
Dr. C. Snouck Hurgronje
Dr. C. Snouck Hurgronje (1857 - 1936). Sarjana Belanda keturunan Yahudi, ahli bahasa arab dan agama Islam, penasihat jendral Van Heutsz dan pemerintah Hindia Belanda dalam usaha menguasai Aceh. Di Bandung, Tahun 1898 beliau menikah dengan Siti Sadiyah yang saat itu baru berusia 13 tahun. Sang Istri muda adalah putri dari Raden Haji Muhammad Soe'eb, … Lanjutkan membaca Dr. C. Snouck Hurgronje