Telusur Buku, Telusur Sejarah

Oleh: Dyah Setyowati Anggrahita  Aleut edisi 19/02/12 adalah edisi spesial. Selain karena temanya adalah menelusuri toko buku tempo dulu yang pernah ada di Bandung, saya pribadi kedatangan beberapa tamu istimewa. Mereka yang pernah satu SD, satu SMP, hingga satu SMA dengan saya mengiringi jalan-jalan saya kali ini. Dengan demikian saya tidak terlalu menghayati ngaleut kali … Lanjutkan membaca Telusur Buku, Telusur Sejarah

Pasar Baru, Ada Apa Dengan Pasar yang Lama?

Oleh:Arya Vidya Utama Hampir semua orang tahu Pasar Baru Bandung saat ini, bahkan gaungnya sudah sampai ke negeri tetangga, Malaysia. Pasar ini terkenal dengan barang yang murah namun berkualitas tinggi. Pada hari biasa pun kita bisa melihat bagaimana sibuknya pasar ini, dan bisa dua kali lipat keramaiannya di akhir pekan dan hari libur nasional. Mungkin … Lanjutkan membaca Pasar Baru, Ada Apa Dengan Pasar yang Lama?

Braga Pernah Jadi Saksi Pertempuran Mode

Oleh:Arya Vidya Utama Braga, sekarang ini dikenal sebagai kawasan wisata kota tua di Bandung, walaupun sebenarnya kondisinya sedikit jauh dari layak. Jalanan yang diganti dari aspal menjadi batu andesit malah membuat jalan menjadi rapuh, pembangunan hotel di bekas Toko Bunga Abudantia membuat semakin parahnya kerusakan jalan, dan beberapa bangunan bersejarah yang terkesan (atau mungkin sengaja) tidak … Lanjutkan membaca Braga Pernah Jadi Saksi Pertempuran Mode

Sejarah Di Antara Halaman Buku

 Oleh : Nia Janiar Langit mendung rupanya tidak membuat 59 pegiat Aleut malas atau patah semangat menyusuri sejarah toko buku lama (juga percetakan) yang ada sepanjang Jalan Braga dan sekitarnya. Sembari makan roti atau minum kopi untuk menghangatkan diri, mereka duduk-duduk di pelataran Landmark--tempat yang terkenal sering mengadakan pesta buku atau pameran elektronik--sambil menunggu yang … Lanjutkan membaca Sejarah Di Antara Halaman Buku

Desas-Desus Bawah Tanah

Oleh: Nia Janiar Kau tahu, rasanya berisik betul saat kau dan teman-teman kau itu melewati kami. Kaki-kaki kalian membuat tanah berdebam, menggetarkan dari kepala hingga kaki, membikin tulang-tulangku semakin keropos saja. Belum lagi, ada yang berisik, ada pula satu orang yang berkata keras-keras (seperti sedang berpidato atau orasi), belum lagi ada yang duduk di atas … Lanjutkan membaca Desas-Desus Bawah Tanah

Tak Sekadar Makam – Menilik Makam Pandu bersama Aleut

Oleh: Dyah Setyowati Anggrahita Saat itu sekitar jam setengah delapan pagi pada hari Minggu ketika saya dan Ayunina berada di kawasan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Tanpa arah yang pasti menuju Jalan Otten, kami bertanya untuk ketiga kalinya pada seorang pria di tepi jalan. Dengan penuh perhatian, pria itu menguraikan jalan dan arah yang … Lanjutkan membaca Tak Sekadar Makam – Menilik Makam Pandu bersama Aleut

ESENSI TAMAN KOTA : MENGEMBALIKAN BANDUNG SEBAGAI KOTA TAMAN

Oleh : M.Ryzki Wiryawan Taman kota adalah salah satu unsur penting dalam konsep Kota Taman (Garden City), yaitu  sebagai ruang publik yang memiliki peranan utama dalam menyelaraskan pola kehidupan masyarakatnya (Tibbalds, 2002:1). Dalam sejarahnya Pemerintah Kota Bandung sejak jaman Belanda menyadari hal tersebut sehingga mendasari mereka untuk mendesain Bandung sebagai  kota Taman. Saat itu, Taman-taman kota di Bandung sengaja … Lanjutkan membaca ESENSI TAMAN KOTA : MENGEMBALIKAN BANDUNG SEBAGAI KOTA TAMAN

Soerjopranoto si Raja Mogok

Oleh : Indra Pratama Dalam novel "Sang Priyayi", penulis Umar Kayyam memaparkan kompleksitas kehidupan para priyayi Jawa. Dalam setting waktu 1900-awal hingga 1960-akhir, kehidupan kaum yang satu ini digambarkan tidak pernah lepas dari kerudetan yang haya berganti rupa. Meski mungkin di zaman sekarang semua itu sudah jadi kenangan belaka. Kepercayaan akan adiluhungnya warisan kebudayaan Majapahit, … Lanjutkan membaca Soerjopranoto si Raja Mogok

Taman: di Balik Fungsi dan Cerita

Oleh : Nia Janiar Tiga buah kubus terlihat di sebuah taman yang berada di kampus yang berada di bilangan Jalan Ganesha. Dengan tempat duduk setengah lingkaran serta landainya pepohonan rambat yang meneduhkan, bangunan kampus yang didirikan pada tahun 1920 berdiri kokoh di sebelah utara. Sementara itu di sebelah selatannya terdapat Taman Ganesha yang dulunya bernama … Lanjutkan membaca Taman: di Balik Fungsi dan Cerita

Ngaleut Malam Tahun Baru Imlek 2563 KE/4709 HE

Asep Suryana.Tahun Baru Imlek yang tahun ini bertepatan dengan 23 Januari 2012 adalah tahun ke 2563 KE (Kongzi Era) atau 4709 HE (Huangdi Era). Mengapa sampai timbul dua angka tahun tersebut? Tahun 4709 dihitung dari kelahiran Kaisar Huang Di atau Kaisar  Kuning yang membuat kalender tersebut. Sedangkan 2563 dihitung dari kelahiran Kong Hu Cu (551-479 … Lanjutkan membaca Ngaleut Malam Tahun Baru Imlek 2563 KE/4709 HE

Raden Dewi Sartika

 Oleh : Anggraini Lestari Bagaimana caranya agar bangsa kita bertambah maju? Hal itu oleh para pembesar sudah dipikirkan, yaitu kaum wanitanya harus maju pula, pintar seperti kaum laki-laki, sebab kaum wanita itu akan menjadi ibu. Merekalah yang paling dahulu mengajarkan pengetahuan kepada manusia, yaitu kepada anak-anak mereka, laki-laki maupun perempuan. (R. Dewi Sartika, 1911) ..Yang … Lanjutkan membaca Raden Dewi Sartika

Kempeitai dan Penyiksaan

Penjajahan Jepang merupakan mimpi buruk bagi orang Belanda di Nusantara. Yang paling kejam dari mereka adalah dinas rahasia Jepang yang dikenal sebagai Kempeitai. Markas mereka di Bandung terletak di salah satu gedung sekolah di Jalan Sultan Agung. Kondisi penyiksaan yang dialami orang Belanda tergambar dari kisah berikut : Seorang pendeta dari Bandung, tertuduh menyimpan senjata-senjata, … Lanjutkan membaca Kempeitai dan Penyiksaan

Kopi Purwaceng

Dalam Geotrek Indonesia – Dieng Plateau kemarin, selalu ada obrolan ancur-ancuran tentang Purwaceng, yaitu sejenis minuman jamu khas dari Dieng. Minuman ini dipercaya dapat meningkatkan stamina dan kebugaran tubuh. Umumnya terdapat tiga macam rasa, kopi, kopi susu, dan herbal. Yang paling populer tentunya Kopi Purwaceng. Gambar sebelah kanan bawah itu adalah daunan dan batang purwaceng … Lanjutkan membaca Kopi Purwaceng

Menara Eiffel di Tasikmalaya?.

Tebaklah di mana lokasi Menara ini berdiri... Apabila anda menyebut Paris, maka anda salah besar... Bangunan menara Eiflel ini didirikan oleh sekelompok insinyur Belanda di kota kecil Tasikmalaya (Priangan) pada tahun 1898 dalam rangka perayaan penobatan ratu Belanda. Menara Eiffel setinggi tiga puluh meter ini terbuat rangkaian bambu yang diikat dengan tali ijuk, dan tanpa … Lanjutkan membaca Menara Eiffel di Tasikmalaya?.