Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Wilayah Kabupaten Bandung akan semakin mengecil. Dimulai dengan kelahiran Kotamadya Bandung, lalu Kota Cimahi dan terakhir Kabubaten Bandung Barat, dalam waktu dekat akan segera berdiri Kabupaten Bandung Timur. Pada 1 April 1906, pemerintah Hindia Belanda menetapkan kelahiran Kota Bandung yang diberi status sebagai gemeente atau kotapraja. Hampir seratus tahun kemudian, tepatnya pada … Lanjutkan membaca Sejarah Terbaginya Bandung dan Wacana Kab. Bandung Timur
Priangan
Mengenal Willem Gerard Jongkindt Coninck
Nisan W.G. Jongkindt Coninck/foto oleh Asep Suryana Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada bulan Juni 1934, sebuah perayaan spesial untuk Tuan W.G. Jongkindt Coninck diselenggarakan di Kertamanah. Banyak telegram, karangan bunga, serta bingkisan diterima oleh panitia perayaan di Kertamanah. Saking spesialnya perayaan ini, banyak artikel koran Belanda yang merekam peristiwa ini. Tapi siapa sih Tuan Jongkindt … Lanjutkan membaca Mengenal Willem Gerard Jongkindt Coninck
Sejarah Bahasa Sunda dalam Kebudayaan Cetak
Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh) Perkembangan bahasa Sunda sampai bentuknya yang sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari peran orang-orang Belanda. Atau, menurut Mikihiro Moriyama dalam buku Semangat Baru; Kolonialisme, Budaya Cetak, dan Kesastraan Sunda Abad ke-19, bahasa Sunda dalam sejarahnya “ditemukan”, “dimurnikan”, dan “didayagunakan” oleh orang kolonial. “Kaum cendekiawan Belanda yang berstatus pejabat pemerintah kolonial, penginjil, dan partikelir … Lanjutkan membaca Sejarah Bahasa Sunda dalam Kebudayaan Cetak
John Berger atau Seni Momotoran ala Komunitas Aleut
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Riding has become a pas de deux. Rider and road are partners dancing. It can even happen that you fall in love. John Berger Kalau bulan bisa ngomong, dan motor bisa nulis. Sayangnya tidak. Kalau saja saya bisa merenungkan dan merumuskan pengalaman dan menuliskannya sebaik John Berger. Sayangnya belum. Tapi kalau … Lanjutkan membaca John Berger atau Seni Momotoran ala Komunitas Aleut
Gunung Lumbung
Dalam disertasinya tentang naskah-naskah Dipati Ukur, Edi Suhardi Ekadjati menyebutkan bahwa catatan tertua tentang tokoh ini mungkin yang ditulis oleh Salomon Muller dan P. van Oort dan diterbitkan dalam Verhandelingen van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen tahun 1836. Salomon Muller dan van Oort adalah anggota des Genootschaps en Natuurkundige Komissie in Nederlands Indie … Lanjutkan membaca Gunung Lumbung
Gunung Putri, Bertukar Ingat dengan Lupa
Oleh: Hevi Fauzan (@hevifauzan) “Berbagi waktu dengan alam, kau akan tau siapa dirimu sebenarnya” Hanya sepotong bait lagu OST-nya film Soe Hok Gie yang melintas saat saya menaiki Gunung Putri, sebuah bukit di sekitaran Lembang. Sabtu malam, 6 Agustus 2016, setelah kekalahan Persib dari Perseru 1-0. Tanggal tersebut bertepatan dengan Hari Keantariksaan. Kami, dari Komunitas … Lanjutkan membaca Gunung Putri, Bertukar Ingat dengan Lupa
Purwakarta Menyapa Dengan Senyum yang Menggoda
Oleh: Hendi Abdurahman (@akayberkoar) Saya sempat melihat perempuan itu di tempat yang tidak begitu ramai, orang mengenalnya dengan nama Citra. Beberapa kali kami berpapasan di tengah jalan ketika saya hendak pergi ke arah timur. Saat itu, tidak pernah terlintas dipikiran saya untuk sekedar say hi dengannya, paling hanya senyum-senyum kecil. Di mata saya, Citra adalah seorang … Lanjutkan membaca Purwakarta Menyapa Dengan Senyum yang Menggoda
Rias Muka Ala Purwakarta
Oleh: Irfan Noormansyah (@fan_fin) Otot kawat tulang baja julukannya, bertengger Sabtu pagi di Stasiun Purwakarta. Tak lain dan tak bukan adalah Gatot Kaca, putra dari Bima. Tokoh yang terkenal bisa melayang di angkasa ini menyambut gagah kedatangan para tamu yang singgah di Purwakarta lewat kereta. Seringai wajahnya menunjukkan wibawa, seolah menjadi penjaga kota. Stasiun Purwakarta … Lanjutkan membaca Rias Muka Ala Purwakarta
10 Hal yang Diingat dari Aleut
Oleh: Candra Asmara (@candrasmarafaka) Ada beberapa hal yang saya ingat tentang Aleut. Saya batasi sampai 10 saja, biar sama dengan angka ulang tahun Aleut. Berikut 10 hal yang diingat dari Aleut versi on the brot: 1. Aceng Bukan nama pegiat ataupun nama pemain Persib. Aceng adalah nama asbak berbentuk kura-kura milik mantan kordinator Aleut, M. … Lanjutkan membaca 10 Hal yang Diingat dari Aleut
Pabrik Teh Sedep
Oleh: Mooibandoeng (@mooibandoeng) Pabrik Teh Sedep di lingkungan pergunungan yang bener-bener sedep. Selain pabrik, bangunan-bangunan sekitarnya yang selalu menggoda itu, akhirnya dapat terkunjungi juga. Di dalam rumah Hoofdadministrateur ada plakat yang menyebutkan angka tahun 1930 untuk pabriknya, tetapi cap pada barang-barang rumah tangga menyebutkan angka tahun 1929. Sedangkan palakat khusus untuk hoofdaministrateur menyebut angka tahun … Lanjutkan membaca Pabrik Teh Sedep
Kliping Riwayat Preangerplanters
Lima artikel yang dimuat di HU Pikiran Rakyat, rubrik Selisik, Senin, 22 Februari 2016. Salinan artikelnya menyusul.
Kendan, Limbangan, Kareumbi, Bagian 1
Kepada rekan yang terakhir, sekali lagi pria ini berpesan agar kami benar2 berhati2 dalam perjalanan.
Stasiun Cikajang +1.530
Di ruang depan kasur tanpa seprai menggeletak begitu saja, kain-kain serta pakaian bertebaran, sebuah lemari sederhana berdiri miring seperti menunggu runtuh.
Abdul Muis
Dari informasi yang terkumpul, Abdul Muis memang pernah tinggal di sebuah rumah kecil di Jl. Pungkur, tak jauh dari persimpangan dengan Jl. Ciateul.
Gugum Gumbira
Kecantikan dan kemolekan mojang Priangan betul-betul ditunjukkan melalui busana tarinya.