RASIA BANDOENG atawa Satu percinta-an yang melanggar peradatan “Bangsa Tiong Hoa” satu cerita yang benar terjadi di kota Bandung dan berakhir pada tahon 1917. Diceritaken oleh Chabanneau ******* Diterbitkan pertama kali oleh Gouw Kim Liong, tahun 1918 Dicetak oleh Drukkerij Kho Tjeng Bie & Co., Batavia Diterbitkan ulang dengan penambahan oleh Ultimus Disalin dan diberi … Lanjutkan membaca Rasia Bandoeng
Komunitas Aleut
Pernik KAA 2015
Pernik KAA 2015; Serba-serbi Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika 1955. Catatan Liputan Komunitas Aleut! Penyunting: Ridwan Hutagalung Nugent dalam bukunya Creative History (1967) menjawab pertanyaan mengapa kita perlu mempelajari sejarah dari dua segi, yaitu bagaimana sejarah itu dapat menolong kita untuk hidup dan bagaimana sejarah itu dapat menolong kita menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk menjawab pertanyaan … Lanjutkan membaca Pernik KAA 2015
Menantang Maut: Maribaya-Subang di Bulan Juli
Oleh: Chika Aldila (@chikaldila) Kalau dilihat-lihat lagi, judulnya cukup menyeramkan: Menantang Maut. Sebenarnya, perjalanan kali ini tidak semenyeramkan itu, tapi cukup masuk akal kalau beberapa orang, terutama orang tua saya, menyebut perjalanan tersebut sebagai kegiatan menantang maut. Kami tidak meloncat dari tebing, tidak mendaki gunung tinggi, tidak memasuki hutan lebat penuh dengan binatang buas, tidak. … Lanjutkan membaca Menantang Maut: Maribaya-Subang di Bulan Juli
Adakah yang Bisa Dituliskan dari Band Bernama Pure Saturday?
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Jika bukan kemeja, biasanya motif batik, maka pria tambun itu akan tampil di muka umum dengan atasan kaus Pure Saturday. Jika beruntung–sialnya akan selalu beruntung, saya, juga kamu, saat hari kerja bisa mendapatinya siang hari datang ke Kedai Preanger untuk mengasoh, memesan es teh manis, lalu memutar lagu-lagu dari band bergenre alternative … Lanjutkan membaca Adakah yang Bisa Dituliskan dari Band Bernama Pure Saturday?
Membedah “Based on a True Story” di #KelasLiterasi Edisi Ke-48
Oleh: Ramadita Alya Azizah (ROI-Radio) Ada pengalaman seru pas kemarin menghabiskan waktu menunggu adzan maghrib. Ngabuburit hari Sabtu (18/6) kemarin lebih bermanfaat ketimbang momotoran di flyover Pasupati, soalnya Komunitas Aleut Bandung bikin acara #KelasLiterasi ke-48. Kali ini Komunitas Aleut mengadakan bedah buku Based on a True Story, sebuah biografi Pure Saturday, dengan pembicaranya yaitu penulis … Lanjutkan membaca Membedah “Based on a True Story” di #KelasLiterasi Edisi Ke-48
Persib dan Literasi Bal-balan
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Saat rehat babak pertama laga tandang Persib yang melawat Persiba, saya menulisi akun @simamaungdengan pertanyaan retoris sok puitis: Kenapa sepi dan rindu diciptakan? Hanya tinggal mengklik tombol tweet, beruntungnya saya bukan makhluk yang kelewat iseng. Sebenarnya, enggak masalah sih sedikit jahil dengan salah satu media daring paling akrab di telinga bobotoh … Lanjutkan membaca Persib dan Literasi Bal-balan
Kliping Riwayat Preangerplanters
Lima artikel yang dimuat di HU Pikiran Rakyat, rubrik Selisik, Senin, 22 Februari 2016. Salinan artikelnya menyusul.
Rasia Bandoeng dan Ngaleut Tjerita Tjinta jang Benar Terdjadi di Bandoeng Tahon 1900-an
Oleh: Arif Abdurahman (@yeaharip) Katanya jatuh cinta membuatmu jadi orang dungu. Oh baiklah pembaca yang budiman, sebelumnya maaf hanya judulnya yang pakai Bahasa Melayu Pasar, karena saya malas dan tak punya cukup kedunguan untuk menuliskannya dalam bahasa seprimitif itu, apalagi ejaan yang setuwir itu. Entahlah, kalau sekiranya jatuh cinta, mungkin bisa saja, tapi saya tak sedungu … Lanjutkan membaca Rasia Bandoeng dan Ngaleut Tjerita Tjinta jang Benar Terdjadi di Bandoeng Tahon 1900-an
Abdul Muis
Dari informasi yang terkumpul, Abdul Muis memang pernah tinggal di sebuah rumah kecil di Jl. Pungkur, tak jauh dari persimpangan dengan Jl. Ciateul.
Lapangan Tanah Air
Hatta dan Sjahrir menumpang pesawat Catalina ke Surabaya, lalu menyambung dengan kereta api ke Jakarta, esoknya dilanjutkan dengan pengawalan ketat Polisi Hindia Belanda ke Sukabumi. Di sini Hatta dan Sjahrir menempati sebuah rumah inspektur polisi buatan tahun 1926, letaknya di dalam komplek Sekolah Polisi Sukabumi.
Pembangkit Listrik Malabar
Pembangkit listrik tua di Malabar, angka tahunnya sebelum 1900, letaknya agak di perdalaman yang harus ditempuh melewati punggungan gunung dan hutan. Secara jarak sebetulnya tidak terlalu jauh dari rumah tinggal pendirinya, KAR Bosscha, tapi akses jalan yang sulit membuatnya terkesan sangat terpencil, apalagi letaknya di dasar sebuah lembah yang sempit. Yang sehari2 tinggal menjaga di … Lanjutkan membaca Pembangkit Listrik Malabar
Tour Preangerplanters
Artikel di koran PR tentang dua kegiatan @sahabatbosscha dan @mooibandoeng pada akhir pekan lalu. Masing-masing, Sabtu 16 Januari 2016, Bedah Buku Preangerplanters di Institut Francais Indonesia Bandung, Jl. Purnawarman No.32, dan Minggu 17 Januari 2016, Tour Preangerplanters ke Cimurah, Garut dan Pabrik Teh Cisaruni, Cikajang. Kedua kegiatan sudah terlaksana dengan lancar dan menyenangkan.
Riwayat Preangerplanters
Kunjungan ke Pabrik Teh Cisaruni hari Minggu, 17 Januari 2016 kemarin adalah ujung rangkaian kegiatan "Mengenal Riwayat Preangerplanters" yang sudah kami laksanakan dalam 2 minggu ini. Dua kegiatan pertama berupa #Ngaleut dari @komunitasaleut pada tanggal 3 & 10 Januari 2016 dengan judul "Jejak Preangerplanters di Kota Bandung". Dari kegiatan ini terkumpul 24 bangunan dan lokasi … Lanjutkan membaca Riwayat Preangerplanters
Jalur Teh
Dua tahun lalu, @komunitasaleut mengadakan perjalanan panjang bermotor dengan judul "Jejak Teh Priangan" yang berlangsung 3 hari 2 malam. Perjalanan dimulai dengan jalur yang tidak umum, lewat Ibun, Majalaya, lalu ke Cibeureum, Samarang, Garut, Bayongbong, sampai Cikajang. Sebelum Cikajang, suasana perkebunan teh sudah sangat terasa. Hamparan pohonan yang luas dalam kabut dan gerimis bergantian. Lalu … Lanjutkan membaca Jalur Teh
Rumah Hella S. Haasse
Rumah masa kecil Hella S. Haasse di Bandung. Haasse adalah penulis roman legendaris tentang Preangerplanters, Heren van de Thee. Dulu terjemahan bahasa Indonesia roman ini pernah dimuat secara bersambung di HU Kompas, tapi rasanya tidak sampai dibukukan. Baru2 ini akhirnya terbit terjemahan lain dalam bentuk buku dengan judul "Sang Juragan Teh". Dalam dua minggu ini … Lanjutkan membaca Rumah Hella S. Haasse