Perayaan Tahun Baru Cina di Bandung era 50-an

Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Tentu kita bertanya-tanya seperti apa Chinese Nieuwjaar atau Tahun Baru Cina di Bandung pasca kemerdekaan? Apakah saja yang warga etnis Tionghoa lakukan saat itu? Kali ini, saya akan menceritakan hal-hal yang ditemukan di koran-koran lama. Foto Peresmian Bank Commercial Tionghoa di Bandung Pintu Kemakmuran di Ujung Tahun Sebagian orang Tionghoa melihat pergantian tahun … Lanjutkan membaca Perayaan Tahun Baru Cina di Bandung era 50-an

Tan Sim Tjong (3)

Bagian ketiga: Pencarian Makam Tan Sim Tjong SEMASA hidupnya, Tan Sim Tjong dikenal sebagai saudagar kaya yang memiliki tanah luas yang tersebar di antara Cibadak, Jalan Raya Barat (Jenderal Sudirman sekarang, RED), dan sekitar Kali Citepus. Selain sebuah rumah gedong besar, keluarga Tan Sim Tjong juga memiliki kebun yang ditanami pohon bambu Cina dan pohon … Lanjutkan membaca Tan Sim Tjong (3)

Tan Sim Tjong (1)

Berikut ini serial penelusuran tokoh Tan Sim Tjong yang ditulis oleh rekan saya dan sudah dimuat bersambung di HU Pikiran Rakyat Bagian Pertama: Telusur Silsilah Melalui Roman MENJELANG Imlek lalu, Pikiran Rakyat mengulas sebuah roman Tionghoa yang menceritakan perkawinan satu marga (she) di Bandung pada tahun 1917. Roman berjudul Rasia Bandoeng yang ditulis oleh Chabbaneau … Lanjutkan membaca Tan Sim Tjong (1)

Catatan Ngaleut Imlek – Part 3 : Sejarah Singkat Orang Tionghoa di Bandung

Oleh: Muhammad Ryzki Wiryawan Entah kapan tepatnya orang-orang Tionghoa pertama kali membentuk komunitas di Bandung. Namun tampaknya baru terjadi di awal abad 19 karena sebelumnya VOC melalui keputusan tanggal 6 April 1764 menutup Priangan dari para pendatang, utamanya orang Tionghoa. Larangan tersebut dikeluarkan untuk melindungi usaha monopoli Kompeni dari gangguan saudagar-saudagar Tionghoa.  Dalam praktiknya, Peraturan … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut Imlek – Part 3 : Sejarah Singkat Orang Tionghoa di Bandung

Catatan Ngaleut Imlek – Part 2 : Keunikan Cap Go Meh Tempo Doeloe

Oleh: Muhammad Ryzki Wiryawan Masih dalam rangka ngebahas Imlek, ada beberapa hal menarik yang khas terjadi seiring diadakannya perayaan tersebut di masa lalu. Salah satunya adalah tradisi memberi ikan Bandeng kepada pihak mertua. Semakin besar  ikan bandeng yang diberikan seorang calon menantu kepada mertuanya,maka semakin tinggi derajatnya di hadapan sang mertua.  Sebaliknya barang siapa yang … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut Imlek – Part 2 : Keunikan Cap Go Meh Tempo Doeloe

Catatan Ngaleut-Part 1

Oleh : Muhammad Ryzki Wiryawan Malam itu adalah kedua kalinya Komunitas Aleut mengadakan “Ngaleut  Imlek di Bandung” yang khusus diadakan di malam perayaan Imlek. Seperti biasa, ngaleut kali ini berhasil menggaet antusiasme pegiat yang cukup besar. Hampir 90 orang pegiat mengikuti acara ngaleut Imlek kemarin. Rangkaian tulisan ini disusun untuk melengkapi materi yang telah disampaikan … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut-Part 1

Kue Keranjang

Oleh : Reza Ramadhan Kurniawan (@kobopop) Kue keranjang memiliki nama asli Nien Kau atau Nian Gao atau Ni kwee yang berarti kue tahunan karena sering dibuat hanya satahun sekali saat perayaan Imlek. Kata Nian sendiri berarti Tahun dan Gao berarti kue, juga terdengar seperti tinggi atau bertingkat. Semakin tinggi keatas makin kecil ukuranya yang bisa diartikan sebagai pengharapan akan peningkatan rezeki atau kemakuran. Bentuk kue … Lanjutkan membaca Kue Keranjang