Mengintip Isi Kamar Pandit Jawaharlal Nehru Di Savoy Homann Bandung

homann

Kamar 144 Savoy Homann yang pernah ditempati PM Nehru

Oleh: Irfan Arfin (@Fan_Fin)

Cerita soal nomor kamar keramat di sebuah hotel seringkali menjadi bahan incaran para sineas untuk ide pembuatan filmnya. Setelah film 1408 yang dibintangi John Cusack sukses di Hollywood sana pada 2007 lalu, perfilman Indonesia pun tak mau kalah dengan merilis film berjudul 308 yang dibintangi Shandy Aulia. Saya pun berkesempatan berkunjung ke sebuah kamar keramat di Hotel Bidakara Savoy Homann Bandung yaitu kamar 144, namun walaupun disebut keramat, kamar yang satu ini tidak berhubungan dengan hal-hal yang berbau mistis. Kamar ini menjadi kamar keramat karena pernah ditempati oleh Perdana Menteri pertama India yaitu Pandit Jawaharlal Nehru pada Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Baca lebih lanjut

#PojokKAA2015: Enam Alinea untuk Alina *)

Oleh: Irfan Teguh Pribadi (@irfanteguh)

Alina sayang, apa kabar? Dari depan Rathkamp, sore ini aku ingin mengirimmu beberapa alinea. Kata, sebagaimana kau tahu, selalu lebih berhasil menarik minatku. Kini, di sini, di tepi Jalan Asia-Afrika yang tengah ramai oleh pengendara dan pejalan kaki, aku mencoba merekamnya dalam redup dan remang bahasa; untukmu. Aku sengaja tidak mengerat dan memotong beberapa gambar, untuk apa? Orang-orang sudah terlampau banyak mengantongi rupa; di depan Gedung Merdeka, tepi Jalan Cikapundung Timur, pinggir sungai yang keruh itu, sekitar monumen Dasasila Bandung, di depan kantor Harian Pikiran Rakyat, dan masih banyak lagi. Mereka mencoba mengawetkan semesta dirinya dalam dekapan yang mulia kamera. Tidak Alina, aku tidak mau mengirimmu keriuhan yang banal itu lewat gambar. Aku ingin mendekatimu dengan kata.

Selepas hujan sore ini, mentari masih malu-malu menampakan diri. Sementara orang-orang justru girang memenuhi ruas trotoar dan sebagian bahu jalan. Arus lalu-lintas tersendat, sesekali klakson bersahutan. Hotel Savoy Homann, de Vries, Visser, dan Gedung Merdeka mulai tersaput temaram. Beberapa saat lagi adzab maghrib akan berkumandang dari Masjid Agung. Menjelang sore dijemput malam, keramaian semakin riuh. Tua-muda, laki-laki perempuan, semuanya menyesaki trotoar yang sudah dipercantik. Baca lebih lanjut

#PojokKAA2015: Jalan Asia Afrika Tidak Hanya Gedung Asia Afrika (Bagian 2)

Oleh: Adrian Chandra Faradhipta (@adrianchandraf)

Sedikit berjalan menjauh dari De Vries kita akan menemukan salah satu hotel mewah legendaris yang masih difungsikan sampai dengan saat ini yaitu Hotel Savoy Homan.

 

Hotel Homann

Hotel Homann

Gedung ini awalnya dimiliki keluarga Homann, keluarga asal Jerman. Homann termasuk hotel yang paling awal berdiri di Jalan Raya Pos (Groote Postweg). Selain terkenal dengan sajian rijstafel yang memanjakan lidah, hotel ini juga adalah hotel pertama yang menyediakan kolam renang bagi pengunjungnya. Kolam renang Hotel Homann tidak berada di dalam hotel, namun berada di Jl. Cihampelas. Ya, Kolam Renang Cihampelas yang dulu pernah kesohor itu adalah kolam milik Nyonya Homann.

Di salah satu sisi hotel bergaya art deco streamline ini masih terlihat sebuah mobil tua yang masih terlihat mewah, terparkir dengan anggun menambah kenangan pada masa lalu. Gedung ini juga dimanfaatkan sebagai tempat menginap para kepala negara dan pemerintahan serta delegasi ketika Konferensi Asia Afrika pertama kali dilaksanakan.

 

(berlanjut ke bagian tiga…)