Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 2

Oleh : Sri Evi Rezeki (@evisrirezeki) Petualangan Susur Jejak Spoorwegen bagi saya pengalaman menembus zaman. Seolah sedang menaiki mesin waktu Doraemon. Mengaduk-aduk perasaan, menyita kekuatan. Baca juga Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 1. Istirahat di Pasirjambu Tak terasa hari sudah siang. Perut kami mulai keroncongan. Seperti dapat membaca hasrat … Lanjutkan membaca Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 2

Rasia Bandoeng: Romeo & Juliet dari Citepus

James T. Siegel melihat melalui roman ini bahwa orang-orang Tionghoa juga berkontribusi pada pergerakan nasional. Kemampuan bahasa untuk menerjemahkan isi buku atau surat kabar yang dimiliki Hilda dan Tan Tjin Hiauw sebagai kalangan terdidik berperan untuk mempercepat proses penyebaran ide revolusi di kalangan kaum muda.

Tour Preangerplanters

Artikel di koran PR tentang dua kegiatan @sahabatbosscha dan @mooibandoeng pada akhir pekan lalu. Masing-masing, Sabtu 16 Januari 2016, Bedah Buku Preangerplanters di Institut Francais Indonesia Bandung, Jl. Purnawarman No.32, dan Minggu 17 Januari 2016, Tour Preangerplanters ke Cimurah, Garut dan Pabrik Teh Cisaruni, Cikajang. Kedua kegiatan sudah terlaksana dengan lancar dan menyenangkan.

Lacak Jejak Inggit Garnasih, Minggu, 14 April 2013

13 April adalah tanggal wafatnya Ibu Inggit Garnasih, seorang tokoh perempuan dari Bandung yang ikut mewarnai sejarah nasional mendampingi suaminya, Ir. Sukarno, yang kelak menjadi presiden pertama Republik Indonesia.Inggit Garnasih berada di samping Sukarno sejak Sukarno masih menjadi mahasiswa di THS (ITB) di Bandung, membantu membiayai perkuliahannya, mengikuti setiap langkah perjuangannya mencapai kemerdekaan Indonesia, mendampingi … Lanjutkan membaca Lacak Jejak Inggit Garnasih, Minggu, 14 April 2013