#InfoAleut: Ngaleut Kedokteran (24/01/2016)

#InfoAleut Hari Minggu (24/01/2016) kita akan "Ngaleut Kedokteran". Mari mengenal beberapa dokter dari nama jalan di daerah utara Kota Bandung 😀 Tertarik untuk bergabung? Konfirmasikan kehadiranmu ke nomor 0896-8095-4394 (SMS/WA) dan langsung saja kumpul di Indomaret Jl. Eyckman (totogan Jl. Rumah Sakit) pukul 07.00 WIB. Ingat, konfirmasi kehadiran itu hukumnya WAJIB yah. Sekali lagi, WAJIB … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Ngaleut Kedokteran (24/01/2016)

Risa Sarasvati

Risa tidak banyak bicara, hanya sesekali membuat foto2, dan cenderung dapat menghilang tak terperhatikan. Di bagian akhir perjalanan, baru saya tahu dari ceritanya sendiri, Risa "dapat melihat" yang tak terlihat. Mungkin karena itu Risa sibuk dengan dunianya.

Pembangkit Listrik Malabar

Pembangkit listrik tua di Malabar, angka tahunnya sebelum 1900, letaknya agak di perdalaman yang harus ditempuh melewati punggungan gunung dan hutan. Secara jarak sebetulnya tidak terlalu jauh dari rumah tinggal pendirinya, KAR Bosscha, tapi akses jalan yang sulit membuatnya terkesan sangat terpencil, apalagi letaknya di dasar sebuah lembah yang sempit. Yang sehari2 tinggal menjaga di … Lanjutkan membaca Pembangkit Listrik Malabar

Proses Teh

Pak Sudarsa menjelaskan istilah2 dan proses2 yang berhubungan dengan produksi teh, mulai dari istilah2 untuk jenis daun, lalu pemetikan sampai proses akhir saat teh sudah siap diseduh dan diminum. Foto ini saat para peserta berada di ruang pelayuan di lantai 2 pabrik. Ternyata sebagian peserta menikmati sekali penjelasan tentang proses2 yang dilakukan di dalam pabrik. … Lanjutkan membaca Proses Teh

Jalur Rel Cimurah

Pemandangan dari samping Rumah Bambu Cimurah, persawahan luas, sebuah kampung, dan gunung yang tertutup awan. Seorang rekan penggemar kereta api yang penasaran oleh perhitungannya sendiri, berjalan jauh ke arah kampung dan berhasil menemukan jejak rel kereta api. Ternyata memang pernah ada jalur kereta api di situ, jurusan Garut-Cibatu yang sudah tidak beroperasi sejak tahun 1983. … Lanjutkan membaca Jalur Rel Cimurah

Ngaleut Cianjur

Berbarengan dengan kegiatan @sahabatbosscha @mooibandoeng @KomunitasAleut berupa tour Riwayat Preangerplanters ke Garut-Cikajang, hari Minggu, 17 Januari 2016 lalu, sebetulnya @KomunitasAleut juga menjalankan dua kegiatan lain di kota berbeda. Yang pertama adalah Ngaleut Cianjur atau Sejarah Kota Tua Cianjur, untuk ini kami pilih nama Keluyur Cianjur dengan penggerak Rendi Marliyadi. Pendaftaran dibuka beberapa hari saja sebelum … Lanjutkan membaca Ngaleut Cianjur

Tour Preangerplanters

Artikel di koran PR tentang dua kegiatan @sahabatbosscha dan @mooibandoeng pada akhir pekan lalu. Masing-masing, Sabtu 16 Januari 2016, Bedah Buku Preangerplanters di Institut Francais Indonesia Bandung, Jl. Purnawarman No.32, dan Minggu 17 Januari 2016, Tour Preangerplanters ke Cimurah, Garut dan Pabrik Teh Cisaruni, Cikajang. Kedua kegiatan sudah terlaksana dengan lancar dan menyenangkan.

Keluyur Cianjur

Berbarengan dengan kegiatan @sahabatbosscha @mooibandoeng @KomunitasAleut berupa tour Riwayat Preangerplanters ke Garut-Cikajang, hari Minggu, 17 Januari 2016 lalu, sebetulnya @KomunitasAleut juga menjalankan dua kegiatan lain di kota berbeda. Yang pertama adalah Ngaleut Cianjur atau Sejarah Kota Tua Cianjur, untuk ini kami pilih nama Keluyur Cianjur dengan penggerak Rendi Marliyadi. Pendaftaran dibuka beberapa hari saja sebelum … Lanjutkan membaca Keluyur Cianjur

Jaringao

Entah apa arti kata Jaringao, yang jelas di Sukabumi Selatan ada nama tempat seperti itu, tak jauh dari hutan perburuan kuno yang disebut Cikepuh. Kawasan hutan buru ini juga populer bagi koloni Belanda yang tinggal di Batavia, bahkan sebagian Preangerplanters juga menjadikannya sebagai kawasan hutan buru favorit. Syahdan pada masa pembukaan kawasan perkebunan di Deli, … Lanjutkan membaca Jaringao

Riwayat Preangerplanters

Kunjungan ke Pabrik Teh Cisaruni hari Minggu, 17 Januari 2016 kemarin adalah ujung rangkaian kegiatan "Mengenal Riwayat Preangerplanters" yang sudah kami laksanakan dalam 2 minggu ini. Dua kegiatan pertama berupa #Ngaleut dari @komunitasaleut pada tanggal 3 & 10 Januari 2016 dengan judul "Jejak Preangerplanters di Kota Bandung". Dari kegiatan ini terkumpul 24 bangunan dan lokasi … Lanjutkan membaca Riwayat Preangerplanters

Cimurah, Garut

avatar DaoTmooibandoeng

12534112_432399326964972_454091360_n

Salah satu sudut Bamboo House di Cimurah, Garut, yang akan dikunjungi dalam tour Riwayat Preangerplanters, Minggu, 17 Januari 2016.

Di dalam komplek rumah ini terdapat banyak pohon yang menyejukkan, bale2, pawon, hawu, saung2 bilik, yang dibuat secara sederhana tapi dengan semangat yang patut dipuji.
Berbagai kliping foto dan tulisan menarik seputar Preangerplanters ditempel di sana-sini, termasuk beberapa kunjungan dari para keturunan Preangerplanters yang sampai sekarang masih sering datang bernostalgia, atau ziarah, sampai untuk keperluan menulis buku2 seputar perkebunan teh tempo dulu.

Lihat pos aslinya

Cikuray

avatar DaoTmooibandoeng

12547142_1677963192460132_1131282353_n

Gunung Cikuray, 2.812 mdpl, di Kabupaten Garut. Di sekeliling lerengnya berdiri perusahaan2 perkebunan sejak masa Hindia Belanda, salah satunya merupakan milik Karel Frederik Holle yang sebelumnya menjadi administratur Perkebunan Teh Cikajang.

Kegiatan KF Holle di Cikuray tidak hanya berhubungan dengan teh, tapi juga dengan naskah2 Sunda kuno dan sebuah peta kuno yang dibicarakannya dalam tulisan “De Kaart van Tjiela of Timbanganten”. Peta kuno ini tergambar pada sehelai kain boeh dan diperkirakan berasal dari akhir abad ke-16. Isinya menggambarkan nama2 tempat, sungai, dan gunung di Jawa Barat yang ditulis dalam aksara Sunda.

Nama pada lokasi Jakarta sekarang disebut dengan Nusa Kalapa dan di sebelah selatannya terletak kota Pajajaran, di antara Ciliwung dan Cisadane.

Untunglah Holle sempat menyalin isi peta asli dan menambahkan beberapa keterangan lain, juga dengan huruf Sunda, karena ternyata pada tahun 1975 diketahui telah hilang. Yang masih tersisa sekarang ini hanyalah salinan oleh Holle itu saja.

Lihat pos aslinya

Monumen Holle

avatar DaoTmooibandoeng

12543095_1000156333379878_564770357_n

Ukiran kepala Karel Frederik Holle karya Pauline Blelaerts van Blokland-Kraijenhoff yang terdapat di dalam Kebun Teh Giri Awas. KF Holle adalah Administratur Perkebunan Teh Cikajang (1856-1862) dan administratur Kebun Teh Garut (1866-1889).

Di luar bidang bidang perkebunan, Holle banyak menulis masalah bahasa dan kebudayaan Sunda, menulis buku2 tentang pertanian yang kemudian diajarkannya sendiri sambil berkeliling menemui masyarakat, dan membuka sekolah pendidikan guru di Kota Bandung. Selain itu, tentunya minat tinggi pada sejarah Sunda. Salah satu karyanya adalah artikel tentang sebuah peta kuno yang ditemukannya di Ciela: De Kaart van Tjiela Timbanganten.

Untuk cerita lebih banyak, ayo bergabung dalam tour Mengenal Riwayat Preangerplanters, hari Minggu, 17 Januari 2016. Berangkat dari Kedai Preanger, Jl. Solontongan 20-D, Buahbatu, Bandung 40264, pukul 07.00.

Biaya kesertaan Rp.250rb. Pendaftaran ke 0896-8095-4394.

Lihat pos aslinya

Pabrik Pamegatan

avatar DaoTmooibandoeng

12547584_1697321483847572_2072058530_n

Bekas Pabrik Teh Pamegatan yang sudah tidak beroperasi lagi sekarang. Untuk cerita lebih banyak, ikuti saja tour Mengenal Riwayat Preangerplanters pada hari Minggu, 17 Januari 2016 bersama @mooibandoeng @FoBosscha @komunitasaleut @kedaipreanger, H. Kuswandi Md, Paguyuban Moka Garut, Asgar Muda, dll.

Ikuti juga pengenalan tradisi nyaneut di Priangan yang sudah langka ditemui. Biaya kesertaan Rp.250rb.

Info dan pendaftaran 0896-8095-4394 Berangkat pukul 07.00 dari Kedai Preanger, Jl. Solontongan 20-D, Buahbatu, Bandung 40264

Lihat pos aslinya

Jalur Teh

avatar DaoTmooibandoeng

12424557_1700206730191504_1723684084_n

Dua tahun lalu, @komunitasaleut mengadakan perjalanan panjang bermotor dengan judul “Jejak Teh Priangan” yang berlangsung 3 hari 2 malam.

Perjalanan dimulai dengan jalur yang tidak umum, lewat Ibun, Majalaya, lalu ke Cibeureum, Samarang, Garut, Bayongbong, sampai Cikajang. Sebelum Cikajang, suasana perkebunan teh sudah sangat terasa. Hamparan pohonan yang luas dalam kabut dan gerimis bergantian. Lalu Leuweung Gelap, sampai Cisompet dan Pameungpeuk, melewati kebun2 karet.

Berikutnya adalah jalur pantai selatan Jawa bagian barat. Lebih dari 10 lokasi pantai wisata yang cantik semuanya tampak kesepian, shelter2 yang ditinggalkan dan nelayan yang yang sibuk tidak pedulikan rombongan yang lewat. Pantai paling barat adalah Rancabuaya.

Dari sini perjalanan berbelok mengutara menuju Pakenjeng-Bungbulang dan selanjutnya Cisewu. Lagi2 kebun-kebun teh yang luas, dan mungkin ratusan air terjun tanpa pengunjung berjajar di tebing2 pergunungan. Cukul, Pasirmalang, Malabar, sudah serupa kampung halaman yang saban waktu didatangi, entah untuk beristirahat sebentaran atau membawa kelompok wisatawan dari sana-sini.

Lagi-lagi perkebunan…

Lihat pos aslinya 75 kata lagi