Bandoengsche Kunstkring, Bagian 2: Lingkar Seni Bandung

Irfan Pradana Pasang Surut Pasang Bandoengsche Kunstkring mengalami hiatus selama lima tahun, semenjak tahun 1907 hingga 1912. Tahun-tahun itu organisasi ini tidak menggelar kegiatan. Kepengurusan pun mengalami kekosongan setelah terakhir diketuai oleh Schaik. Lima tahun masa kekosongan itu berakhir di tahun 1912, saat kepemimpinan Kunstkring berada di tangan Dr. M.H. Damme, seorang insinyur di Jawatan … Lanjutkan membaca Bandoengsche Kunstkring, Bagian 2: Lingkar Seni Bandung

Pajagalan; Rumah Potong Hewan Lama di Bandung

 Oleh: Muhammad Naufal Fadilah Perjalanan ngaleut di kawasan Pajagalan menyisakan sebuah cerita yang berkesan. Sudah sejak kecil saya diperkenalkan dengan jalan Pajagalan, namun tidak pernah terbersit sama sekali mengapa jalan ini diberi nama tersebut. Berdasarkan hasil diskusi bersama rekan-rekan Aleut, nama pajagalan besar kemungkinan diambil dari keberadaan rumah potong hewan di salah satu sudut jalan … Lanjutkan membaca Pajagalan; Rumah Potong Hewan Lama di Bandung

Cerita Awal Toko Swarha

Oleh: Komunitas Aleut De Preanger-bode edisi 16 Oktober 1959, dari arsip delpher.nl Cukup mengejutkan juga berita yang ditulis oleh Deventer Daglad edisi 16 Oktober 1959 yang sudah diceritakan di sini, disebutkan bahwa pada saat itu SWARHA merupakan gedung perkantoran yang tertinggi di Indonesia. Tidak ada keterangan jelas seberapa tinggi bangunan Gedung SWARHA, hanya disebutkan bahwa … Lanjutkan membaca Cerita Awal Toko Swarha

Mengenal Willem Gerard Jongkindt Coninck

Nisan W.G. Jongkindt Coninck/foto oleh Asep Suryana Oleh: Vecco Suryahadi (@Veccosuryahadi) Pada bulan Juni 1934, sebuah perayaan spesial untuk Tuan W.G. Jongkindt Coninck diselenggarakan di Kertamanah. Banyak telegram, karangan bunga, serta bingkisan diterima oleh panitia perayaan di Kertamanah. Saking spesialnya perayaan ini, banyak artikel koran Belanda yang merekam peristiwa ini. Tapi siapa sih Tuan Jongkindt … Lanjutkan membaca Mengenal Willem Gerard Jongkindt Coninck