Prasasti Raja Thailand di Curug Dago, Bandung

Pada tahun 2001 terbitlah sebuah buku dengan judul "Journeys to Java by a Siamese King" yang ditulis oleh Imtip Pattajoti Suharto. Isi buku ini sesuai judulnya, mengisahkan perjalanan Raja Siam ke Pulau Jawa.

Pangeran Paribatra di Bandung

Pada bagian ini, saya kembali lagi ke buku Wisata Bumi Cekungan Bandung seperti yang sudah saya kutip dalam tulisan sebelumnya. Pada halaman 119 ada tulisan sebagai berikut: "Di tahun-tahun itulah, tepatnya pada tahun 1902, Rama V berkunjung ke Indonesia dan mampir ke Bandung. Mungkin pada saat itu, Rama V mendapat informasi mengenai keindahan alam tatar … Lanjutkan membaca Pangeran Paribatra di Bandung

Prasasti Raja Thailand di Curug Dago

Melanjutkan kisah tentang Chulalongkorn, pada bagian ini saya akan ringkaskan perjalanannya ke Pulau Jawa, terutama pada bagian kunjungan ke Priangan. Sebelumnya, saya kutipkan beberapa paragraf dari buku Wisata Bumi Cekungan Bandung (Budi Brahmantyo & T. Bachtiar, Truedee Pustaka Sejati, Bandung, 2009) yang berkaitan dengan jejak Raja Thailand tersebut di Bandung. Bagian ini dari halaman 116-117 … Lanjutkan membaca Prasasti Raja Thailand di Curug Dago

Chulalongkorn atau Rama V

Lagi buka2 cerita tentang dua Prasasti Raja Thailand di Curug Dago, jadi teringat sebuah buku berjudul Journeys to Java by a Siamese King karangan Imtip Pattajoti Suharto. Buku ini mengkompilasi tiga catatan perjalanan yang dilakukan oleh Raja Thailand, Chulalongkorn atau Raja Rama V ke Pulau Jawa pada tahun 1871, 1896, dan 1901. Nah, siapakah Raja … Lanjutkan membaca Chulalongkorn atau Rama V

Tahura Ir. H. Djuanda dan PLTA Bengkok

Pada masa kolonial Kota Bandung dikenal sebagai kota yang asri karena memiliki sangat banyak taman sebagai penghias kotanya. Tak aneh bila saat itu Bandung populer sebagai kota taman. Di tengah kesibukan pembangunan berbagai sarana perkotaan, taman juga menjadi perhatian penting bagi pemerintah saat itu sehingga di sudut- sudut kota dibangun berbagai taman yang dirancang dengan … Lanjutkan membaca Tahura Ir. H. Djuanda dan PLTA Bengkok