De Familie van Motman 1600-2006

avatar DaoTmooibandoeng

12357641_804194496375021_908388018_n

Di Kampung Pilar, Ds. Sibanteng, Bogor, sampai sekarang masih terdapat sebuah komplek makam tua berbentuk mausoleum atas nama keluarga van Motman. Salah satu keluarga pengusaha perkebunan paling awal di wilayah Bogor.

Dulu di halaman mausoleum di ini terdapat 33 buah makam keluarga dan kerabat van Motman. Tapi sejak tahun 1970an, saat pernah terjadi perusakan dan penjarahan komplek makam, banyak makam yang rusak dan musnah. Batu2 marmer dicongkel, patung2 hiasan makam juga dicuri. Bahkan 4 jenazah yang sudah diawetkan juga hilang dari kuburnya.

Buku De Familie van Motman 1600-2006 dalam foto ini berisi riwayat keluarga dan keturunan van Motman dalam rentang yang panjang, 400 tahun. Tokoh utama dalam cerita adalah Gerrit Willem Casimir van Motman yang membangun sebuah landhuis di Dramaga. Landhuis ini sampai sekarang masih ada dan dipakai sebagai Wisma Tamu IPB.

Jenis kebun yang diupayakan keluarga ini berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan zaman. Mula-mula menanam kopi, lalu berganti tebu, sawit…

Lihat pos aslinya 27 kata lagi

Rumah Hella S. Haasse

avatar DaoTmooibandoeng

917223_424082574461475_16476739_n

Rumah masa kecil Hella S. Haasse di Bandung. Haasse adalah penulis roman legendaris tentang Preangerplanters, Heren van de Thee. Dulu terjemahan bahasa Indonesia roman ini pernah dimuat secara bersambung di HU Kompas, tapi rasanya tidak sampai dibukukan. Baru2 ini akhirnya terbit terjemahan lain dalam bentuk buku dengan judul “Sang Juragan Teh”. Dalam dua minggu ini @KomunitasAleut sudah menyelenggarakan dua program #Ngaleutyang menapaki jejak2 para Preangerplanters di Kota Bandung. Salah satu program itu bercerita banyak tentang riwayat para Preangerplanters, mulai awal kedatangannya sampai ikatan kekerabatan keluarga2 pengusaha perkebunan ini dari masa ke masa.

Satu minggu ke depan, dua program lainnya segera menyusul, bedah beberapa buku tentang Preangerplanters serta mengunjungi jejak2 tinggalannya di luar kota Bandung.

Lihat pos aslinya

Cimurah, Garut

Salah satu sudut Bamboo House di Cimurah, Garut, yang akan dikunjungi dalam tour Riwayat Preangerplanters, Minggu, 17 Januari 2016. Di dalam komplek rumah ini terdapat banyak pohon yang menyejukkan, bale2, pawon, hawu, saung2 bilik, yang dibuat secara sederhana tapi dengan semangat yang patut dipuji. Berbagai kliping foto dan tulisan menarik seputar Preangerplanters ditempel di sana-sini, … Lanjutkan membaca Cimurah, Garut

Cikuray

Gunung Cikuray, 2.812 mdpl, di Kabupaten Garut. Di sekeliling lerengnya berdiri perusahaan2 perkebunan sejak masa Hindia Belanda, salah satunya merupakan milik Karel Frederik Holle yang sebelumnya menjadi administratur Perkebunan Teh Cikajang. Kegiatan KF Holle di Cikuray tidak hanya berhubungan dengan teh, tapi juga dengan naskah2 Sunda kuno dan sebuah peta kuno yang dibicarakannya dalam tulisan … Lanjutkan membaca Cikuray

Monumen Holle

Ukiran kepala Karel Frederik Holle karya Pauline Blelaerts van Blokland-Kraijenhoff yang terdapat di dalam Kebun Teh Giri Awas. KF Holle adalah Administratur Perkebunan Teh Cikajang (1856-1862) dan administratur Kebun Teh Garut (1866-1889). Di luar bidang bidang perkebunan, Holle banyak menulis masalah bahasa dan kebudayaan Sunda, menulis buku2 tentang pertanian yang kemudian diajarkannya sendiri sambil berkeliling … Lanjutkan membaca Monumen Holle

Pabrik Pamegatan

Bekas Pabrik Teh Pamegatan yang sudah tidak beroperasi lagi sekarang. Pabrik ini dulu dikelola oleh salah satu Preangerplanters, namanya Baron Baud. Untuk cerita lebih banyak, ikuti saja tour Mengenal Riwayat Preangerplanters pada hari Minggu, 17 Januari 2016 bersama @mooibandoeng @FoBosscha @komunitasaleut @kedaipreanger, H. Kuswandi Md, Paguyuban Moka Garut, Asgar Muda, dll. Ikuti juga pengenalan tradisi … Lanjutkan membaca Pabrik Pamegatan

Jalur Teh

Dua tahun lalu, @komunitasaleut mengadakan perjalanan panjang bermotor dengan judul "Jejak Teh Priangan" yang berlangsung 3 hari 2 malam. Perjalanan dimulai dengan jalur yang tidak umum, lewat Ibun, Majalaya, lalu ke Cibeureum, Samarang, Garut, Bayongbong, sampai Cikajang. Sebelum Cikajang, suasana perkebunan teh sudah sangat terasa. Hamparan pohonan yang luas dalam kabut dan gerimis bergantian. Lalu … Lanjutkan membaca Jalur Teh

De Familie van Motman 1600-2006

Di Kampung Pilar, Ds. Sibanteng, Bogor, sampai sekarang masih terdapat sebuah komplek makam tua berbentuk mausoleum atas nama keluarga van Motman. Salah satu keluarga pengusaha perkebunan paling awal di wilayah Bogor. Dulu di halaman mausoleum di ini terdapat 33 buah makam keluarga dan kerabat van Motman. Tapi sejak tahun 1970an, saat pernah terjadi perusakan dan … Lanjutkan membaca De Familie van Motman 1600-2006

Rumah Hella S. Haasse

Rumah masa kecil Hella S. Haasse di Bandung. Haasse adalah penulis roman legendaris tentang Preangerplanters, Heren van de Thee. Dulu terjemahan bahasa Indonesia roman ini pernah dimuat secara bersambung di HU Kompas, tapi rasanya tidak sampai dibukukan. Baru2 ini akhirnya terbit terjemahan lain dalam bentuk buku dengan judul "Sang Juragan Teh". Dalam dua minggu ini … Lanjutkan membaca Rumah Hella S. Haasse

#InfoAleut: Napak Tilas Perkebunan Teh Tua di Garut (17/01/2016)

Hari Minggu, 17 Jan 2016, Komunitas Aleut dan Mooi Bandoeng, bekerjasama dengan dengan beberapa kelompok lain mengadakan satu kegiatan napak tilas ke perkebunan teh tua di Cikajang, Garut. Ada kunjungan pabrik, teawalk, dan bincang2 sejarah teh dan keluarga2 Preangerplanters di Priangan. Selain ke Cikajang, peserta juga akan diajak ke Kampung Cimurah, Garut, melihat sebuah rintisan … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Napak Tilas Perkebunan Teh Tua di Garut (17/01/2016)

#InfoAleut Dabrul Sabtuan: Bedah Buku Preangerplanters (16/01/2016)

Dabrul Sabtuan bersama Eka Budianta, H. Kuswandi Md, dan Ridwan Hutagalung tentang beberapa buku yang membicarakan kiprah Preangerplanters di Priangan tempo dulu. Ada buku "Sang Juragan Teh" karya Hella S. Haasse, ada "Kisah Para Preangerplanters" karya Her Suganda, dan "Bamboo House" karya H. Kuswandi Md. Tempat di Auditorium IFI Bandung. Jl.Purnawarman No.32 Pukul 09.00-14.00. Wajib … Lanjutkan membaca #InfoAleut Dabrul Sabtuan: Bedah Buku Preangerplanters (16/01/2016)

Sang Juragan Teh

Oleh : Hevi Fauzan* (@hevifauzan) Buku ini menceritakan perjuangan seorang petani teh, Rudolf Eduard Kerkhoven, yang berhasil membuka lahan di Gambung, sebuah daerah di sebelah selatan kota Bandung. Mula-mula terbit tahun 1992. Dalam bahasa Belanda, buku ini diberi judul “Heren Van de Thee”. Buku biografi ini disusun berdasarkan surat-surat koresponden sekitar pelaku utama, keluarga, dan … Lanjutkan membaca Sang Juragan Teh

Mengenal Riwayat Preangerplanters

Nah, ini kegiatan @mooibandoeng terbaru. Lengkapnya sebetulnya ada 4 mata acara, 2 kali Ngaleut Jejak Preangerplanters di Bandung yang sudah terlaksana pada hari Minggu tanggal 3 dan 10 Januari 2016 yang lalu dan 2 kegiatan lain pada akhir pekan ini. Masing-masing adalah: 1) hari Sabtu tanggal 16 Januari 2016 berupa Bedah Buku Preangerplanters yang diadakan … Lanjutkan membaca Mengenal Riwayat Preangerplanters

#InfoAleut: Ngaleut Riwayat Preangerplanters (10/01/2016)

Ngaleut Riwayat Preangerplanters. Minggu, 10 Jan 2016. Kumpul di halaman barat Gedung Merdeka (Jl. Sukarno), pukul 07.00. Ngaleut kali ini akan jadi program kedua dalam rangkaian kegiatan seputar Preangerplanters. Program pertama sudah berlangsung minggu lalu, 3 Jan 2016, dengan judul "Ngaleut Jejak Preangerplanters di Kota Bandung". Kegiatan ke-3 akan berlangsung hari Sabtu, 16 Jan 2016 … Lanjutkan membaca #InfoAleut: Ngaleut Riwayat Preangerplanters (10/01/2016)

Sumenep, Permata di Ujung Timur Pulau Garam

Oleh: Moch. Fathonil Aziz (@aziztony) Sumenep yang merupakan kabupaten paling timur di pulau garam memang menyimpan banyak peninggalan sejarah. Ditempuh kurang lebih selama 4 jam dari ibukota provinsi Jawa Timur, yaitu Kota Surabaya dengan melewati ikon fenomenal Jawa Timur yaitu Jembatan Nasional Suramadu. Sama seperti kota-kota di Jawa pada umunya, Sumenep menganut sistem tata kota … Lanjutkan membaca Sumenep, Permata di Ujung Timur Pulau Garam