RAA Martanagara (1845-1926) adalah Bupati Bandung periode 1893-1918. Karena bukan berasal dari trah Bandung, maka ia mendapat julukan Dalem Panyelang. 27 Juni 1893, seorang Patih yang bertugas di Afdeling Sukapura Kolot diangkat menjadi Bupati Bandung yang kesepuluh, Raden Adipati Aria Martanagara. Ia menggantikan Bupati Bandung kesembilan, Raden Adipati Kusumadilaga, yang wafat dua bulan sebelumnya. Pengangkatan … Lanjutkan membaca Catatan Ci Kapayang 10.11.13
Sejarah
Ngaleut Inhoftank, 01.12.13
Minggu, 1 Desember 2013, adalah hari yang cukup istimewa. Hari ini kami bersama @KomunitasAleut akan berkenalan dengan satu kawasan di bagian selatan Bandung, yaitu Inhoftank. Walaupun cukup sering melewati kawasan ini dalam berbagai kesempatan, tetapi mengunjunginya secara khusus belum pernah dilakukan. Lagipula sering terpikir, apa perlunya berkunjung ke tempat ini selain karena namanya yang unik … Lanjutkan membaca Ngaleut Inhoftank, 01.12.13
Catatan Ngaleut Kawasan Trunojoyo – Bagian 2
Catatan Ngaleut Kawasan Trunojoyo – Bagian 2: Nama-nama Jalan Poster oleh @pamanridwan. Tulisan ini adalah lanjutan dari bagian pertama CATATAN NGALEUT KAWASAN TRUNOJOYO. Bagian pertama adalah rangkaian perjalanan serta catatan sejarah ringkas dan situasi yang terlihat, sedangkan pada bagian ini saya ingin memberikan penjelasan tentang nama-nama yang hadir di kawasan ini. Tetapi sebelum melanjutkan, saya … Lanjutkan membaca Catatan Ngaleut Kawasan Trunojoyo – Bagian 2
Balitsa dan Marietje
Kalau bepergian ke Tangkubanparahu atau Subang dari arah Lembang, kita akan melewati sebuah kompleks bernama Balai Penelitian Tanaman Sayuran atau sering disingkat Balitsa, di sebelah kiri jalan. Kompleks ini terletak di Jalan Tangkubanparahu No.517, Lembang. Halaman kompleks sangat luas, di belakangnya terlihat ada banyak bangunan. Sekilas dari jalan raya saja kita bisa perhatikan bahwa kompleks … Lanjutkan membaca Balitsa dan Marietje
Braga Sebagai Kawasan Wisata Kota Tua di Bandung
Jalan Braga sebagai salah satu tujuan wisata di Kota Bandung tampaknya semakin populer belakangan ini. Di banyak situs internet berupa weblog dapat dengan mudah kita temui tulisan-tulisan ringan mengenai ruas jalan yang panjangnya hanya sekitar setengah kilometer ini. Kebanyakan tulisannya bercerita tentang kesan para penulisnya berjalan-jalan di kawasan Braga. Sebagian lain sedikit lebih serius dengan … Lanjutkan membaca Braga Sebagai Kawasan Wisata Kota Tua di Bandung
Pacet
Salah satu uwak saya sudah sangat lama tinggal di Majalaya, dari tahun 1950-an. Dia bekerja sebagai mantri gigi di Rumah Sakit Majalaya. Dulu rumah tinggal uwak adalah rumah dinas rumah sakit yang terletak di halaman belakang. Rumah bergaya kolonial yang dikelilingi halaman rumput yang luas. Di belakang rumah juga ada halaman rumput luas dan sebuah kolam. … Lanjutkan membaca Pacet
Jalan-jalan ke Bogor
Re: Tour de Buitenzorg BAGIAN 1 Catatan berikut ini saya sarikan dari tulisan tentang kunjungan sehari penuh ke Bogor bersama sejumlah teman beberapa waktu lalu. Beberapa lokasi tujuan sudah kami tentukan sebelumnya, sisanya kami kunjungi secara spontan karena kebetulan terlewati dalam perjalanan. Ini bukan tulisan lengkap tentang sejarah Bogor ataupun objek-objek wisata di Bogor, namun … Lanjutkan membaca Jalan-jalan ke Bogor
Prasasti Kawali – Situs Astana Gede
Buat yang mau jalan-jalan ke Ciamis, atau kebetulan lewat kota itu, coba mampir ke Situs Astana Gede di Kawali. Letak persisnya di kaki Gunung Sawal di Dusun Indrayasa, Kecamatan Kawali, sekitar 27 km di utara ibukota Kabupaten Ciamis. Dalam kompleks situs seluas 5 hektar ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah berupa punden berundak, menhir, prasasti, dan … Lanjutkan membaca Prasasti Kawali – Situs Astana Gede
Pemboman Radio Malabar
J.C. Bijkerk dalam bukunya “Vaarwel tot Betere Tijd” menulis bahwa pada tanggal 6 Maret 1942 para pembesar Pemerintah Hindia Belanda (Jend. Ter Poorten, G.G. Tjarda, Maj. Bakkers, dan Gubernur Jabar Hogewind) mengadakan suatu pertemuan di rumah Residen Bandung, Tacoma. Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan menjadikan Bandung sebagai kota terbuka dengan maksud agar Jepang dapat masuk Bandung … Lanjutkan membaca Pemboman Radio Malabar
Thilly Weissenborn, Perempuan Fotografer Pertama di Hindia Belanda
Hingga saat ini rasanya informasi tentang Thilly Weissenborn, perempuan fotografer pertama di Hindia Belanda ini, masih sangat sedikit tersedia. Di media internet pun tidak mudah mencari informasinya. Karya-karya fotonya memang banyak beredar, terutama di situs Tropen Museum, tapi tidak informasi yang berkaitan dengan manusianya. Dari yang sedikit itu, mungkin hanya halaman ini saja yang cukup … Lanjutkan membaca Thilly Weissenborn, Perempuan Fotografer Pertama di Hindia Belanda
Kejanggalan dalam Biografi Bung Karno; Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Bacaan ini perlu dibagikan terus nih.. Saya baru saja membaca tulisan Asvi Warman Adam, “Kasus Biografi Sukarno”, ternyata ada beberapa masalah dalam terjemahan buku biografi Bung Karno; Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams yang diterbitkan sejak tahun 1966 oleh penerbit Gunung Agung. Salah satu yang dibahas adalah penghilangan sebuah kalimat dan penambahan dua paragraf … Lanjutkan membaca Kejanggalan dalam Biografi Bung Karno; Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Sekilas Geusan Ulun (1558-1601)
Repost Gara2 diingatkan pengalaman beberapa waktu lalu berkunjung ke situs makam Dayeuhluhur di Sumedang, jadi ingat postingan ini. Pada publikasi lama cerita ini pernah diprotes oleh mereka yang punya versi cerita berbeda. Tapi saya memang tidak mempunyai pendapat apa pun dan tidak menambahkan apa pun dalam/tentang cerita ini, sepenuhnya hanya mencoba mengenalkan ulang satu tokoh … Lanjutkan membaca Sekilas Geusan Ulun (1558-1601)